Vivrelle Buka Sewa Tas Hermes Birkin Lewat Membership Privée

Lifestyle Clara Monica 24 Mei 2026 10:17 WIB 6
Vivrelle Buka Sewa Tas Hermes Birkin Lewat Membership Privée

Tas ikonik Hermes Birkin kini dapat diakses melalui cara yang tidak biasa, yakni disewa tanpa harus dibeli. Platform penyewaan tas desainer Vivrelle resmi meluncurkan layanan terbaru bernama Privée, sebuah membership eksklusif yang membuka akses ke kategori ultra-luxury. Lewat program ini, anggota dapat menyewa koleksi seperti Birkin, Kelly, hingga Constance dengan biaya mulai dari US$800 per bulan atau sekitar Rp12,8 juta.

Selain tas, layanan tersebut juga mencakup perhiasan dan jam tangan langka dari merek seperti Van Cleef & Arpels, Bvlgari, dan Cartier. Anggota dapat menukar item setiap 30 hari atau memperpanjang masa sewa sesuai kebutuhan. Vivrelle menempatkan Privée sebagai perluasan layanan bagi konsumen yang ingin merasakan akses barang mewah dengan fleksibilitas lebih besar.

Privée Buka Akses Birkin

Melalui Privée, Vivrelle menghadirkan pilihan yang selama ini identik dengan kalangan terbatas. Tas Hermes Birkin, yang dikenal memiliki daftar tunggu panjang di butik, kini bisa dipakai lewat skema sewa bulanan.

Layanan ini juga mencakup model Hermes Kelly dan Constance, dua nama lain yang sama-sama populer di pasar tas mewah. Skema tersebut ditujukan bagi anggota yang ingin berganti item tanpa harus melakukan pembelian penuh.

Biaya langganan mulai dari US$800 per bulan menjadi pintu masuk untuk akses ke koleksi ultra-luxury tersebut. Dengan model ini, Vivrelle menawarkan pengalaman berbeda bagi konsumen yang mengutamakan fleksibilitas dan variasi.

Konsep sewa ini sekaligus menggeser cara sebagian pelanggan menikmati barang premium. Alih-alih membeli, mereka dapat menggunakan barang ikonik untuk periode tertentu dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pribadi.

Koleksi Mewah di Privée

Privée tidak hanya berfokus pada tas tangan, tetapi juga memperluas portofolionya ke perhiasan dan jam tangan. Koleksi yang disediakan mencakup merek-merek mewah seperti Van Cleef & Arpels, Bvlgari, dan Cartier.

Ragam pilihan itu memberi nilai tambah bagi anggota yang ingin mengakses barang prestisius dalam satu platform. Vivrelle menempatkan kurasi sebagai elemen penting agar koleksi yang ditawarkan tetap relevan dan eksklusif.

Untuk mendukung variasi tersebut, Vivrelle bekerja sama dengan jaringan kurator global. Mitra yang dilibatkan meliputi rumah lelang dan reseller agar stok yang tersedia semakin beragam.

Anggota juga mendapat opsi untuk membeli item yang mereka sukai setelah masa sewa berjalan. Fitur ini membuat Privée tidak hanya menjadi layanan sewa, tetapi juga jalur menuju kepemilikan barang tertentu.

Benefit Tambahan Untuk Anggota

Vivrelle membekali Privée dengan benefit tambahan di luar akses produk mewah. Anggota mendapat pengalaman dining dan hospitality melalui kerja sama dengan ResX serta Marriott Bonvoy.

Fasilitas tersebut menunjukkan bahwa layanan ini dirancang sebagai paket gaya hidup, bukan sekadar penyewaan barang. Dengan demikian, pengalaman yang ditawarkan menjadi lebih menyeluruh bagi para member.

Co-founder sekaligus CEO Vivrelle, Blake Geffen, mengatakan layanan ini lahir dari banyaknya permintaan member. Ia menilai aksesibilitas menjadi inti dari Vivrelle dan Privée merupakan langkah alami menuju masa depan retail.

Pernyataan itu menegaskan arah bisnis perusahaan yang ingin memperluas definisi kemewahan. Dalam pendekatan ini, kemewahan tidak selalu berarti memiliki, tetapi juga menikmati akses yang terkurasi.

Akses Privée Masih Terbatas

Meski membuka peluang baru bagi pecinta barang mewah, Privée belum tersedia untuk publik secara luas. Saat ini, akses hanya diberikan kepada member Vivrelle yang sudah ada melalui undangan khusus.

Seleksi untuk undangan tersebut sepenuhnya ditentukan oleh tim internal perusahaan. Dengan mekanisme ini, Privée tetap mempertahankan karakter eksklusif yang menjadi daya tarik utamanya.

Model undangan juga menjaga agar layanan tidak kehilangan nilai kelangkaan di mata anggota. Pada saat yang sama, Vivrelle dapat mengontrol kualitas pengguna yang masuk ke dalam program.

Strategi tersebut membuat Privée berada di persimpangan antara kemewahan, aksesibilitas, dan eksklusivitas. Bagi pasar barang mewah, langkah ini menandai perubahan cara brand dan platform melayani konsumen kelas premium.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!