Virzha Berduka, Ayah Meninggal Dunia di Usia 69 Tahun

Lifestyle Nadia Safira Putri 27 Mei 2026 20:20 WIB 2
Virzha Berduka, Ayah Meninggal Dunia di Usia 69 Tahun

Kabar duka menyelimuti penyanyi Virzha setelah ayahnya, Rudianto, meninggal dunia pada Jumat, 22 Mei 2026, di rumah sakit. Almarhum wafat pada usia 69 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat sejumlah komplikasi penyakit yang dideritanya dalam beberapa waktu terakhir. Virzha menyampaikan bahwa keluarga telah berupaya maksimal untuk memberikan penanganan medis terbaik. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di TPU kawasan Tangerang Selatan.

Virzha mengungkapkan, kondisi kesehatan ayahnya sempat menurun tajam setelah beberapa kali mengalami serangan mendadak. Upaya perawatan dilakukan secara intensif, termasuk rawat inap dan rawat jalan, sebelum keadaan almarhum kembali memburuk. Menurut Virzha, sang ayah mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.28 WIB. Kepergian itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat dekat.

Virzha Kenang Sosok Ayah

Virzha mengenang ayahnya sebagai sosok penting dalam perjalanan hidup dan karier bermusiknya. Ia menyebut Rudianto sebagai guru pertama yang mengenalkan nilai disiplin dan kecintaan terhadap musik. Kehadiran sang ayah disebut selalu memberi dorongan moral bagi dirinya dalam berkarya. Karena itu, kehilangan tersebut terasa sangat berat bagi keluarga.

Di rumah duka kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Virzha tampak menerima ucapan belasungkawa dari keluarga dan sahabat. Sejumlah rekan musisi juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Suasana duka terlihat menyelimuti kediaman keluarga sepanjang prosesi berlangsung. Virzha pun berusaha tegar saat menyampaikan kondisi terakhir sang ayah kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa sang ayah telah berjuang melawan penyakit dengan ketabahan yang besar. Meski kondisi fisiknya menurun, keluarga tetap mendampingi almarhum hingga akhir hayat. Bagi Virzha, perjuangan itu menjadi kenangan yang tidak akan dilupakan. Ia menilai sang ayah telah memberi contoh tentang keteguhan dalam menghadapi ujian hidup.

Riwayat Penyakit Almarhum

Virzha menyebut sang ayah memiliki riwayat penyakit yang cukup rumit. Rudianto diketahui mengidap stroke dan sempat menjalani berbagai upaya pengobatan. Keluarga juga membawa almarhum untuk terapi akupuntur sebagai bagian dari ikhtiar pemulihan. Namun, kondisi kesehatan ayah Virzha terus mengalami penurunan.

Menurut penuturannya, almarhum sempat mengalami empat serangan mendadak yang cukup parah. Serangan itu membuat kondisi tubuhnya semakin lemah dari waktu ke waktu. Setelah itu, keluarga membawa Rudianto ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Meski sempat menunjukkan perbaikan, kondisi tersebut tidak bertahan lama.

Pada fase akhir perawatan, dokter juga mendiagnosis adanya gagal ginjal. Kondisi itu memperberat penyakit yang sebelumnya sudah diderita almarhum. Meski keluarga terus berupaya, nyawa Rudianto tidak tertolong. Virzha menyatakan bahwa keadaan medis sang ayah sudah sangat kompleks.

Perawatan Hingga Detik Akhir

Kronologi perawatan almarhum dimulai dari masa rawat inap selama sekitar satu minggu di rumah sakit. Setelah kondisi sempat membaik, ia diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan selama seminggu. Keluarga tetap memantau kesehatan Rudianto dengan ketat di rumah. Namun, keadaan tersebut kembali berubah ketika kondisinya drop.

Virzha mengungkapkan bahwa keluarga segera membawa ayahnya kembali ke instalasi gawat darurat. Upaya itu dilakukan agar almarhum mendapat pertolongan secepat mungkin. Ia menuturkan bahwa keluarga terus mendampingi selama proses perawatan. Akan tetapi, perkembangan medis tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Pada Jumat siang, Rudianto dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada pukul 13.28 WIB. Keluarga kemudian menyiapkan prosesi pemakaman dengan penuh penghormatan. Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Tangerang Selatan pada hari yang sama. Sejumlah kerabat dan sahabat turut mengiringi kepergian terakhirnya.

Penghormatan Terakhir Untuk Rudianto

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan kehadiran keluarga inti dan sejumlah sahabat dekat. Beberapa rekan musisi juga datang untuk menyampaikan duka cita secara langsung. Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini dekat dengan perjalanan hidup Virzha. Kehadiran para pelayat menandai besarnya rasa kehilangan atas wafatnya Rudianto.

Bagi keluarga, almarhum dikenang sebagai pribadi yang hangat dan mendukung anak-anaknya. Dalam pandangan Virzha, sang ayah bukan hanya orang tua, tetapi juga pembimbing dalam banyak hal. Kenangan itu kini menjadi warisan emosional yang sangat berharga. Keluarga pun berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kabar duka ini menjadi perhatian publik karena Virzha selama ini dikenal sebagai salah satu penyanyi populer Tanah Air. Dukungan terus mengalir melalui doa dan ucapan belasungkawa dari para penggemar. Di tengah suasana kehilangan, keluarga memilih untuk fokus pada doa dan penghormatan terakhir. Virzha pun menyampaikan terima kasih atas simpati yang diberikan banyak pihak.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!