Ubi Cream Cheese Viral, Sehat atau Perlu Dibatasi?

Lifestyle Anindya Kirana Putri 31 Mei 2026 02:50 WIB 2
Ubi Cream Cheese Viral, Sehat atau Perlu Dibatasi?

Ubi cream cheese tengah menjadi buruan pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan karena perpaduan ubi Cilembu panggang dan isian krim keju yang lembut, manis, serta gurih. Antrean pembeli yang panjang menunjukkan makanan ini sedang naik daun dan memicu rasa penasaran banyak orang.

Di balik popularitasnya, muncul pertanyaan penting, apakah ubi cream cheese tergolong camilan sehat atau justru perlu dibatasi. Dari sisi gizi, kombinasi ini memang menawarkan sejumlah manfaat, tetapi tetap perlu diperhatikan porsinya agar tidak berlebihan.

Ubi Cilembu Punya Nilai Gizi

Ubi termasuk sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh dan sering dipilih sebagai bahan dasar camilan yang lebih mengenyangkan. Jenis yang paling populer dalam tren ini adalah ubi Cilembu, karena memiliki rasa manis alami setelah dipanggang.

Dibandingkan camilan manis berbahan tepung dan gula tinggi, ubi mengandung serat, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan seperti beta karoten. Kandungan tersebut membuat ubi lebih bernilai sebagai sumber energi harian, terutama bila diolah tanpa tambahan gula berlebihan.

Ubi juga memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibanding banyak camilan manis olahan. Artinya, pelepasan gula ke dalam darah cenderung berlangsung lebih bertahap sehingga energi terasa lebih stabil.

Selain itu, serat pada ubi membantu memperlambat penyerapan gula dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Ubi Cilembu juga mengandung kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi otot, dan tekanan darah.

Cream Cheese Menambah Protein

Penambahan cream cheese memberi rasa gurih dan tekstur creamy yang membuat ubi terasa lebih lembut. Kehadiran bahan ini juga membuat camilan tersebut terasa lebih kaya dibanding ubi panggang biasa.

Secara gizi, cream cheese menambah asupan protein meski jumlahnya tidak terlalu tinggi. Hal ini membuat ubi cream cheese lebih seimbang karena tidak hanya berisi karbohidrat, tetapi juga ada tambahan protein dan lemak.

Cream cheese juga mengandung kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini turut membantu fungsi otot dan saraf agar tetap bekerja dengan baik.

Meski demikian, cream cheese tetap perlu dikonsumsi secukupnya karena kandungan lemak dan kalorinya bisa meningkat jika porsinya besar. Karena itu, keseimbangan antara ubi dan topping menjadi kunci agar camilan ini tetap nyaman dinikmati.

Viral Karena Rasa dan Tekstur

Popularitas ubi cream cheese tidak lepas dari kombinasi rasa manis, gurih, dan tekstur lembut yang mudah disukai berbagai kalangan. Camilan ini juga dianggap cocok sebagai makanan penutup atau teman bersantai di pusat perbelanjaan.

Antrean panjang di sejumlah toko menunjukkan minat masyarakat terhadap makanan viral masih sangat tinggi. Banyak pembeli rela menunggu berjam-jam hanya untuk mencicipi sensasi ubi panggang dengan isian krim keju.

Dari sudut pandang kuliner, tren ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin tertarik pada camilan yang tidak hanya enak, tetapi juga terasa lebih “berisi”. Kombinasi bahan sederhana namun memiliki kesan premium menjadi daya tarik tersendiri.

Namun, popularitas makanan viral sering membuat orang lupa pada ukuran porsi. Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan yang tampak sehat sekalipun tetap bisa menambah asupan kalori secara berlebih.

Bijak Menikmati Ubi Cream Cheese

Ubi cream cheese dapat menjadi pilihan camilan yang lebih baik dibanding dessert tinggi gula jika dikonsumsi dalam porsi wajar. Kandungan serat, vitamin, protein, dan kalsiumnya memberi nilai tambah yang tidak sedikit.

Meski begitu, camilan ini bukan pengganti makanan utama dan tetap sebaiknya dinikmati sebagai selingan. Bagi yang sedang menjaga berat badan atau asupan kalori, porsi kecil akan lebih aman.

Penelitian dalam jurnal Metabolites tahun 2024 juga menunjukkan bahwa umbi-umbian memiliki senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan metabolik dan usus. Temuan ini memperkuat alasan mengapa ubi layak dipertimbangkan sebagai bahan camilan yang lebih bernilai gizi.

Pada akhirnya, ubi cream cheese bisa dinilai sehat relatif, bukan sehat mutlak. Kuncinya terletak pada bahan, takaran, dan frekuensi konsumsi agar kenikmatan kuliner tetap sejalan dengan kesehatan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!