Ubi Cilembu panggang dengan isian cream cheese tengah menjadi sorotan di pusat perbelanjaan karena teksturnya yang lembut, rasa manis alami, dan sensasi gurih yang membuatnya cepat viral. Antrean pembeli di sejumlah toko bahkan mengular berjam-jam, seiring tingginya minat masyarakat untuk mencicipi camilan tersebut.
Di balik popularitasnya, muncul pertanyaan penting, apakah ubi cream cheese tergolong camilan yang sehat atau justru perlu dibatasi. Jawabannya bergantung pada kandungan gizi, porsi konsumsi, dan cara pengolahannya.
Ubi Cream Cheese dan Gizi
Ubi termasuk sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh, terutama ketika dipanggang dan disajikan tanpa tambahan gula berlebih. Jenis yang paling banyak dipakai pada tren ini adalah ubi Cilembu, yang dikenal memiliki rasa manis alami setelah dimasak.
Dibandingkan camilan manis berbahan tepung dan gula tinggi, ubi mengandung serat, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan seperti beta karoten. Kandungan ini membuat ubi memiliki nilai gizi yang lebih baik sebagai dasar camilan.
Ubi juga memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibanding banyak makanan manis olahan. Karena itu, pelepasan gula ke dalam darah cenderung berlangsung lebih bertahap dan memberi rasa kenyang lebih lama.
Manfaat Ubi Cilembu
Serat dalam ubi membantu memperlambat penyerapan gula dan menjaga energi tetap stabil. Efek ini juga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsinya.
Ubi Cilembu juga mengandung kalium dalam jumlah yang cukup tinggi. Mineral ini berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi otot, dan kestabilan tekanan darah.
Sejumlah penelitian terbaru, termasuk dalam jurnal Metabolites tahun 2024, menunjukkan bahwa umbi-umbian memiliki senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan metabolik. Kandungan seratnya juga mendukung kesehatan usus jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Peran Cream Cheese
Penambahan cream cheese membuat ubi terasa lebih gurih, lembut, dan kaya rasa. Dalam komposisi tertentu, isian ini juga menambah protein yang secara alami tidak terlalu tinggi pada ubi.
Cream cheese mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, mineral tersebut turut membantu fungsi otot dan saraf tetap bekerja dengan baik.
Kombinasi ubi dan cream cheese membuat camilan ini terasa lebih seimbang dibanding dessert yang hanya mengandalkan gula dan kalori tinggi. Meski demikian, manfaatnya tetap bergantung pada ukuran porsi dan kadar lemak dari bahan tambahan.
Perlu Dibatasi atau Tidak
Ubi cream cheese bisa menjadi pilihan camilan yang lebih baik dibanding makanan manis ultra-proses jika dibuat dengan bahan yang wajar. Namun, kandungan kalori tetap dapat meningkat bila porsi ubi terlalu besar dan cream cheese digunakan berlebihan.
Ahli gizi umumnya menekankan pentingnya konsumsi secukupnya, terutama bagi orang yang sedang mengontrol asupan gula, lemak, atau berat badan. Camilan ini juga sebaiknya tidak dijadikan pengganti makan utama karena komposisinya belum lengkap.
Bagi masyarakat yang ingin menikmatinya, memilih porsi kecil dan tidak menambah topping manis berlebihan menjadi langkah yang bijak. Dengan cara itu, ubi cream cheese tetap bisa dinikmati sebagai camilan viral tanpa mengabaikan keseimbangan gizi.
