Batuk Tak Kunjung Sembuh, Piercing Tersangkut di Paru

Lifestyle Clara Monica 26 Mei 2026 03:43 WIB 2
Batuk Tak Kunjung Sembuh, Piercing Tersangkut di Paru

Batuk yang tidak kunjung sembuh sering dianggap keluhan biasa, namun pada kasus seorang wanita asal Spanyol, gejala itu justru mengungkap kondisi yang jauh lebih serius. Setelah sekitar satu bulan mengalami batuk terus-menerus, Monica Deyanira Cabrera Barajas memutuskan memeriksakan diri ke dokter.

Hasil pemeriksaan mengejutkan karena rontgen menunjukkan adanya anting hidung atau septum piercing di dalam tubuhnya. Temuan tersebut membuat dokter segera menilai kondisi itu berbahaya, sebab posisi benda asing itu sangat dekat dengan aorta dan memerlukan tindakan cepat.

Piercing dan Batuk Kronis

Keluhan batuk yang dialami Deyanira semula tidak menimbulkan dugaan khusus. Ia mengira tubuhnya hanya sedang mengalami gangguan pernapasan biasa.

Namun, setelah gejala berlangsung selama berminggu-minggu, ia memutuskan mencari pertolongan medis. Keputusan itu membuka fakta bahwa ada benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasannya.

Kasus ini menunjukkan bahwa batuk berkepanjangan tidak selalu berkaitan dengan infeksi ringan. Dalam situasi tertentu, keluhan tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah serius yang perlu segera diperiksa.

Rontgen Ungkap Benda Asing

Menurut keterangan yang beredar, Deyanira tidak sadar piercing miliknya hilang. Ia menduga bagian kecil anting itu terlepas saat dirinya tidur telentang.

Ia kemudian menduga benda tersebut masuk ke tenggorokan dan terhirup hingga ke paru-paru. Dugaan itu diperkuat oleh hasil rontgen yang memperlihatkan keberadaan anting di dalam tubuhnya.

Temuan itu mengejutkan pihak medis karena posisi benda asing berada di area yang sangat sensitif. Kondisi tersebut langsung dikategorikan sebagai kasus yang membutuhkan penanganan darurat.

Risiko Dekat Aorta

Dokter menilai posisi anting itu sangat berbahaya karena berada sangat dekat dengan aorta. Jaraknya bahkan hanya sekitar 0,5 milimeter dari pembuluh darah utama tubuh.

Jika benda tersebut bergeser atau melukai jaringan di sekitarnya, komplikasinya bisa sangat serius. Risiko perdarahan hebat hingga gangguan fungsi organ menjadi perhatian utama tim medis.

Karena itulah, dokter memutuskan Deyanira harus menjalani operasi darurat. Langkah cepat diambil untuk mencegah kemungkinan terburuk yang dapat mengancam nyawanya.

Operasi dan Trauma

Prosedur awal sempat diperkirakan berlangsung singkat. Namun, operasi pertama gagal karena anting sudah menempel pada jaringan tubuh.

Tim medis kemudian harus melakukan tindakan kedua yang lebih kompleks. Beruntung, operasi lanjutan berjalan lancar dan benda asing itu berhasil diangkat.

Dokter menyebut Deyanira sangat beruntung masih selamat. Ia pun mengaku trauma dan kapok menggunakan piercing setelah mengalami kejadian yang hampir merenggut nyawanya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!