Ubi Cream Cheese Bakar Viral, Ini Peringatan Dokter

Lifestyle Clara Monica 26 Mei 2026 01:27 WIB 2
Ubi Cream Cheese Bakar Viral, Ini Peringatan Dokter

Ubi cream cheese yang dipanggang atau dibakar tengah ramai di media sosial karena dianggap memiliki aroma smoky dan rasa yang lebih nikmat. Meski terlihat lebih sehat dibanding dessert berbahan tepung, dokter mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi ubi yang terlalu gosong atau kehitaman.

Spesialis gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK, menjelaskan bahwa ubi sebenarnya aman diolah dengan berbagai cara selama tidak menambah terlalu banyak kalori. Ia menegaskan, metode seperti dipanggang, dikukus, atau dibakar masih dapat diterima, asalkan proses pemasakan tidak membuat permukaan ubi hangus.

Ubi cream cheese dan risikonya

Tren ubi cream cheese berkembang cepat karena dinilai lebih sederhana dan lebih ringan dibanding pencuci mulut lain. Namun, penampilan yang kecoklatan tidak selalu berarti aman jika bagian luarnya sudah terlalu hitam.

Menurut dr Tjandraningrum, perhatian utama terletak pada tingkat kematangan dan cara pembakaran. Jika ubi diproses dengan terlalu banyak panas, kualitas gizinya tetap ada, tetapi risiko senyawa berbahaya dapat meningkat.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat sering mengejar rasa smoky dan tekstur karamel pada permukaan ubi. Karena itu, batas antara matang dan gosong perlu benar-benar diperhatikan agar makanan tetap aman dikonsumsi.

Ubi cream cheese memang bisa menjadi pilihan camilan yang lebih baik dibanding makanan manis berbahan tepung. Akan tetapi, manfaat tersebut bisa berkurang jika proses memasaknya tidak terkendali.

Cara memasak yang aman

Dr Tjandraningrum menyebutkan, ubi sebaiknya diolah tanpa tambahan kalori berlebihan. Karena itu, metode seperti oven dan kukus menjadi pilihan yang lebih disarankan.

Ia juga menyebutkan bahwa membakar di atas arang masih dapat dilakukan. Meski begitu, prosesnya harus diawasi agar permukaan ubi tidak terkena panas berlebih.

Masyarakat dianjurkan untuk membalik ubi secara berkala saat dibakar. Dengan cara itu, bagian luar tidak cepat menghitam sementara bagian dalam tetap matang merata.

Jika ingin menambahkan cream cheese, porsinya juga perlu diperhatikan. Tambahan ini dapat meningkatkan rasa, tetapi juga bisa menambah asupan lemak dan kalori.

Akrilamid saat ubi gosong

Dokter menjelaskan, bagian ubi yang hitam akibat pembakaran perlu diwaspadai. Pada bagian tersebut, berpotensi terbentuk akrilamid yang jumlahnya lebih tinggi.

Akrilamid dikenal sebagai senyawa yang muncul pada makanan berpati yang dimasak pada suhu tinggi. Karena itu, ubi yang terlalu gosong sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak.

Ia menuturkan, kebiasaan memakan bagian yang hangus perlu dikurangi. Walaupun hanya sebagian kecil, risiko paparan senyawa tersebut tetap perlu diperhitungkan.

Peringatan ini terutama penting bagi masyarakat yang sering mengonsumsi makanan bakar. Semakin sering bagian gosong dimakan, semakin besar pula perhatian terhadap potensi dampaknya bagi kesehatan.

Tips memilih ubi sehat

Untuk menikmati ubi cream cheese secara lebih aman, pilih ubi yang matang merata dan tidak hitam di permukaan. Warna kecoklatan tipis masih dapat diterima, selama tidak berubah menjadi arang.

Proses memasak juga sebaiknya dilakukan dengan suhu yang terkontrol. Dengan begitu, aroma khas tetap muncul tanpa membuat bagian luar terlalu kering atau terbakar.

Selain itu, masyarakat dapat memilih ubi kukus jika ingin menghindari risiko pembakaran berlebih. Cara ini lebih sederhana dan tetap mempertahankan rasa alami ubi.

Jika tetap ingin membakar, jangan meninggalkan ubi terlalu lama di atas api. Langkah kecil ini membantu menjaga rasa, tekstur, dan keamanan pangan dalam satu waktu.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!