Tips Nabila Ishma Agar Hijab Syar'i Tetap Stylish

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 22:51 WIB 7
Tips Nabila Ishma Agar Hijab Syar'i Tetap Stylish

Nabila Ishma membagikan sejumlah tips untuk tetap tampil nyaman sekaligus stylish dengan hijab syar'i. Influencer yang hadir dalam peluncuran Two Aligned, kolaborasi 3MONGKIS dan RIAMIRANDA di Plaza Indonesia, menekankan bahwa gaya modest tetap bisa terlihat kekinian tanpa mengorbankan kenyamanan.

Menurut Nabila, kunci utama ada pada pemilihan bahan, potongan busana, gaya hijab, dan alas kaki yang sesuai aktivitas. Ia menilai, padu padan yang tepat akan membuat penampilan tetap on point meski mengusung tampilan syar'i.

Hijab Syar'i dan Kenyamanan

Nabila menuturkan bahwa pemilihan bahan hijab sangat menentukan rasa nyaman saat beraktivitas. Ia menyarankan bahan yang sejuk dan halus agar pemakai tidak mudah gerah. Pilihan ini penting terutama untuk cuaca panas seperti di Indonesia. Dengan bahan yang tepat, tampilan tetap rapi sepanjang hari.

Ia mengaku belakangan lebih sering memakai pashmina dengan dua bahan. Pilihannya adalah pashmina kaos biasa dan pashmina berbahan ceruty. Menurutnya, kedua bahan tersebut ringan dan mudah dibentuk. Karena itu, hijab tetap praktis digunakan dalam berbagai kegiatan.

Nabila juga merekomendasikan pashmina rayon sebagai salah satu opsi terbaik. Secara khusus, ia menyoroti rayon bambu yang terasa sejuk di kulit. Bahan ini dinilai cocok untuk pemakaian harian. Selain nyaman, tampilannya juga tetap terlihat anggun.

Ia menilai kenyamanan bahan menjadi fondasi utama dalam gaya hijab syar'i. Saat tubuh merasa nyaman, kepercayaan diri pun ikut meningkat. Hal ini membuat penampilan terlihat lebih natural. Pada akhirnya, gaya yang sederhana bisa tetap memberi kesan elegan.

Busana Longgar yang Modis

Selain hijab, pemilihan busana juga menjadi perhatian dalam gaya syar'i. Nabila menilai potongan longgar membantu menciptakan tampilan yang lebih tertutup. Ia menyebut konsep loose clothing selaras dengan gaya modest. Karena itu, busana longgar menjadi pilihan yang aman dan tetap menarik.

Menurutnya, busana yang panjang seperti tunik dapat memberi kesan sopan sekaligus modern. Tunik juga mudah dipadukan dengan berbagai item fashion lain. Pilihan ini membuat penampilan tidak terasa monoton. Di sisi lain, pengguna tetap bisa menyesuaikan gaya dengan karakter pribadi.

Nabila menambahkan bahwa tunik dapat dipasangkan dengan celana bahan atau rok. Kombinasi tersebut memberi kesan rapi dan feminin. Ia menilai padu padan ini cocok untuk acara santai maupun semi formal. Dengan komposisi yang pas, tampilan modest bisa terlihat lebih dinamis.

Ia menekankan bahwa gaya syar'i tidak identik dengan busana yang membatasi kreativitas. Justru, pemilihan siluet yang tepat dapat menghasilkan tampilan yang segar. Warna, potongan, dan tekstur bisa menjadi penentu utama. Karena itu, busana longgar tetap dapat tampil fashionable.

Gaya Hijab yang Menunjang

Gaya hijab juga memiliki peran besar dalam membentuk keseluruhan penampilan. Nabila menilai pemilihan model hijab harus disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas. Ia menyebut tren pashmina khiban cukup relevan bagi perempuan yang ingin tampil syar'i. Model tersebut dinilai tetap stylish sekaligus menutup bagian dada.

Menurutnya, hijab yang baik bukan hanya soal tampilan, tetapi juga fungsi. Penutup kepala itu perlu memberi rasa aman dan nyaman saat dipakai seharian. Dengan begitu, pengguna tidak perlu sering membenarkan posisi hijab. Hal ini membuat aktivitas berjalan lebih praktis.

Ia melihat tren hijab saat ini memberi banyak pilihan bagi perempuan berhijab. Namun, tidak semua model cocok untuk setiap orang. Karena itu, pemilihan hijab perlu mempertimbangkan bentuk wajah, bahan, dan kebutuhan harian. Pendekatan tersebut membuat hasil akhirnya lebih proporsional.

Nabila menegaskan bahwa kesan modis bisa hadir tanpa mengurangi nilai kesopanan. Perpaduan hijab yang tepat akan memperkuat karakter busana. Tampilan pun terlihat selaras dari kepala hingga kaki. Inilah yang menurutnya menjadi inti dari gaya hijab syar'i yang modern.

Alas Kaki yang Tepat

Selain busana dan hijab, alas kaki juga tidak boleh diabaikan. Nabila menyebut sepatu atau sandal harus disesuaikan dengan aktivitas yang dijalani. Untuk perjalanan jauh, pilihan alas kaki yang empuk menjadi prioritas. Tujuannya agar tubuh tetap nyaman dan tidak cepat lelah.

Ia mengaku lebih sering memakai flat shoes dalam kesehariannya. Menurutnya, flat shoes memberi rasa aman karena nyaman dan mudah dipadukan. Model ini juga fleksibel dipakai untuk berbagai suasana. Dari sisi gaya, tampilannya tetap sederhana namun rapi.

Jika tidak menggunakan flat shoes, Nabila cenderung memilih sepatu semi-flat. Ia juga kerap memakai sport shoes dengan model balerina. Pilihan tersebut memberi dukungan pada kaki tanpa mengorbankan estetika. Dengan begitu, kenyamanan dan gaya bisa berjalan beriringan.

Menurut Nabila, alas kaki yang tepat dapat menunjang mobilitas perempuan berhijab. Sepatu yang terlalu tinggi berpotensi menyulitkan aktivitas harian. Sebaliknya, model yang ringan membuat langkah terasa lebih leluasa. Karena itu, ia menilai kenyamanan tetap harus menjadi prioritas utama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!