Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh UMKM Indramayu

Lifestyle Nadia Safira Putri 23 Mei 2026 23:33 WIB 6
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh UMKM Indramayu

Teras Balongan di Jl Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, menjadi salah satu pusat oleh-oleh yang ramai diserbu pemudik saat musim Lebaran. Lokasi ini menampilkan beragam produk unggulan UMKM khas Indramayu, mulai dari batik, tenun, hingga aneka makanan pesisir yang mudah dibawa pulang.

Deretan produk makanan kering seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, hingga kerupuk nasi menjadi incaran utama pengunjung. Selain itu, tersedia pula sambal dan olahan terasi kemasan, yang memperkuat citra Indramayu sebagai daerah pesisir dengan rasa khas Pantura.

Oleh-oleh Indramayu di Teras Balongan

Teras Balongan hadir sebagai etalase produk UMKM yang memudahkan masyarakat mencari oleh-oleh khas dalam satu tempat. Pusat ini menawarkan pilihan barang yang beragam, sehingga pengunjung tidak perlu berpindah lokasi untuk menemukan produk unggulan daerah.

Di lokasi tersebut, pengunjung dapat menemukan makanan kering, kain batik, dan tenun dari pelaku usaha lokal. Ragam produk itu disusun untuk menampilkan identitas Indramayu sebagai wilayah pesisir yang kaya tradisi dan cita rasa.

Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan, menjelaskan bahwa banyak makanan ringan di sana memiliki rasa khas Pantura karena menggunakan bahan baku dari wilayah pesisir. Menurut dia, kekuatan rasa terasi menjadi pembeda utama produk yang dijual di pusat oleh-oleh itu.

Karakter rasa tersebut membuat produk UMKM Teras Balongan mudah dikenali dan memiliki daya tarik tersendiri. Kondisi itu juga membantu meningkatkan minat pembeli yang mencari buah tangan dengan cita rasa lokal yang kuat.

Ragam Camilan Khas Pesisir

Produk makanan yang dijajakan di Teras Balongan tidak hanya sekadar camilan, tetapi juga mencerminkan kekayaan kuliner pesisir Indramayu. Rengginang terasi menjadi salah satu primadona karena memadukan tekstur renyah dengan aroma khas yang kuat.

Selain itu, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi juga tersedia dalam berbagai kemasan. Pilihan ini membuat pengunjung memiliki banyak alternatif sesuai kebutuhan, baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk dibagikan kepada keluarga.

UMKM di lokasi tersebut juga menawarkan sambal dan olahan terasi yang dikemas praktis. Produk tersebut menjadi pelengkap bagi pembeli yang ingin membawa pulang rasa khas daerah tanpa harus membeli bahan mentah.

Menurut Mahani, produk yang dijual banyak diburu saat Lebaran karena dianggap cocok sebagai buah tangan bagi kerabat. Ia menegaskan bahwa keunikan rasa menjadi alasan utama produk UMKM Teras Balongan tetap diminati dari waktu ke waktu.

Manisan Mangga Jadi Favorit

Selain makanan kering, Teras Balongan juga menjual manisan mangga khas Indramayu yang segar dan digemari pemudik. Produk ini dibuat dari mangga yang dikupas, diiris tipis, lalu direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari.

Proses pengolahan tersebut menghasilkan rasa manis dan segar yang menjadi ciri khas manisan mangga. Tekstur buah yang tetap lembut membuat camilan ini banyak dipilih sebagai oleh-oleh karena tahan dibawa dalam perjalanan.

Manisan mangga menjadi salah satu produk favorit karena menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan camilan kering. Kehadirannya melengkapi pilihan oleh-oleh yang sebelumnya didominasi makanan ringan berbahan dasar hasil laut.

Pengunjung yang datang ke Teras Balongan biasanya tidak hanya mencari makanan tahan lama, tetapi juga camilan segar yang unik. Kondisi ini menunjukkan bahwa kuliner lokal masih memiliki ruang besar untuk berkembang melalui inovasi dan pengemasan yang menarik.

Pertamina Dukung UMKM Lokal

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Teras Balongan merupakan salah satu upaya memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Fasilitas ini juga membantu masyarakat memperoleh berbagai produk pesisir dalam satu area yang tertata.

Menurut Baron, Pertamina menjalankan pembinaan UMKM melalui pameran, display produk, temu bisnis, dan penguatan jejaring. Upaya tersebut dilakukan agar pelaku usaha kecil mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang perlu terus diperkuat. Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen mendorong pelaku usaha agar lebih dikenal masyarakat dan mampu menjadi lebih mandiri.

Teras Balongan diresmikan pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini, tercatat 22 pelaku UMKM bergabung dengan beragam produk unggulan yang dipasarkan di lokasi tersebut.

Harga Terjangkau dan Pasar Luas

Dari sisi harga, produk yang dijual di Teras Balongan relatif terjangkau bagi berbagai kalangan. Kisaran harganya mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis produk dan ukuran kemasan.

Harga yang bersahabat membuat pusat oleh-oleh ini menarik bagi pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke Indramayu. Dengan rentang harga tersebut, pembeli dapat menyesuaikan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

Selain pasar domestik, produk UMKM Teras Balongan juga telah menembus luar negeri melalui para pekerja migran Indonesia. Rengginang produksinya pernah dibawa ke Australia, sementara produk lain juga sampai ke Taiwan dan Hong Kong.

Jejak pemasaran hingga mancanegara menunjukkan potensi besar produk lokal apabila didukung konsistensi produksi dan promosi. Pertamina menyebut penguatan kapasitas melalui program seperti UMK Academy sebagai langkah penting agar UMKM semakin siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!