Telkomsel Tumbuhkan Laba Bersih 14,7% di 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 26 Mei 2026 06:34 WIB 3
Telkomsel Tumbuhkan Laba Bersih 14,7% di 2025

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang ketat, perusahaan mencatat pertumbuhan laba bersih 14,7% secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4% pada paruh kedua tahun ini.

Pencapaian tersebut ditopang oleh strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, serta optimalisasi portofolio layanan. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan 2025 menjadi momentum penting untuk membangun fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Telkomsel Perkuat Kinerja Digital

Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun sepanjang 2025. Perusahaan juga mencatat laba bersih Rp19,7 triliun, seiring transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas.

Kontribusi layanan digital mencapai lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile. Sementara itu, traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan, menandakan tingginya relevansi layanan Telkomsel di tengah kebutuhan digital masyarakat.

Nugroho menyebut perseroan terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value dan kualitas layanan broadband. Ia menambahkan bahwa pengalaman digital yang relevan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan bisnis.

Basis Pelanggan Makin Produktif

Strategi quality-led tercermin dari basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. Pada akhir tahun, ARPU Telkomsel meningkat menjadi Rp45 ribu.

Kenaikan ARPU menunjukkan produktivitas pelanggan yang semakin baik. Kondisi ini juga mengindikasikan bahwa layanan yang ditawarkan semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Di sisi lain, penetrasi layanan konvergensi Telkomsel telah mencapai sekitar 59 persen. Total basis pelanggan fixed broadband juga melampaui 10 juta, memperkuat posisi perusahaan di layanan konektivitas rumah.

Telkomsel Dorong Dampak Inklusif

Telkomsel terus mengembangkan layanan digital yang mendukung aktivitas harian, produktivitas, dan gaya hidup masyarakat. Layanan tersebut mencakup kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis kecerdasan artifisial.

Perusahaan menempatkan pertumbuhan ekosistem digital sebagai sarana menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya memperluas konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Kontribusi itu terlihat dari pemberdayaan UMKM yang mencatat kenaikan omzet rata-rata hingga 32 persen. Selain itu, ekosistem digital Telkomsel turut mendukung penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja.

Telkomsel Raih Pengakuan Global

Sepanjang 2025, Telkomsel meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional atas kualitas layanan dan inovasi. Pengakuan tersebut datang dari berbagai lembaga, termasuk Ookla, GTI, Glotel, TM Forum, dan Gartner.

Perseroan juga mendapat apresiasi atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan pengalaman pelanggan. Penghargaan ini memperkuat citra Telkomsel sebagai penyedia layanan yang andal dan relevan.

Nugroho menegaskan pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala. Menurut dia, keberlanjutan bisnis, konsistensi pengalaman, dan nilai nyata bagi pelanggan menjadi faktor penentu utama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!