Telkomsel Perkuat Kinerja Bisnis Sepanjang 2025

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 27 Mei 2026 00:24 WIB 2
Telkomsel Perkuat Kinerja Bisnis Sepanjang 2025

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 melalui fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Perusahaan juga mengusung semangat Melayani Sepenuh Hati untuk menjaga peran sebagai enabler ekosistem digital di tengah industri telekomunikasi yang menantang.

Langkah tersebut ditopang penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio layanan. Hasilnya mulai terlihat pada paruh kedua 2025, ketika laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4 persen.

Kinerja Telkomsel Menguat

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Ia menegaskan perusahaan tetap menjaga kepemimpinan pasar di tengah dinamika industri yang penuh tantangan.

Menurut dia, Telkomsel menempatkan customer value sebagai fokus utama dalam menjalankan bisnis. Perusahaan juga terus mengutamakan kualitas layanan broadband dan pengalaman digital yang relevan bagi masyarakat Indonesia.

Dalam keterangan tertulis pada Rabu, 20 Mei 2026, Nugroho menegaskan bahwa arah pertumbuhan perusahaan tidak lagi semata mengejar skala. Telkomsel, kata dia, ingin menghadirkan layanan yang lebih bernilai dan berdampak jangka panjang.

Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun. Capaian itu didorong transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas.

Kontribusi layanan digital bisnis telah melampaui 95 persen dari pendapatan mobile. Pada saat yang sama, traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan, menandakan tingginya kebutuhan layanan digital.

Telkomsel juga mencatat basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. ARPU naik menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, yang mencerminkan produktivitas bisnis yang semakin baik.

Strategi Produk Dan Harga

Performa positif Telkomsel tidak lepas dari strategi quality-led yang diterapkan secara konsisten. Penyederhanaan produk membantu perusahaan menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Penyesuaian harga juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kualitas layanan dan nilai yang diterima pelanggan. Langkah ini sekaligus mendukung efisiensi dan optimalisasi portofolio layanan.

Di sisi lain, Telkomsel memperkuat layanan konvergensi dengan penetrasi sekitar 59 persen. Perusahaan juga menambah pelanggan fixed broadband hingga total basis melampaui 10 juta pelanggan.

Penguatan fixed broadband mempertegas peran Telkomsel dalam menyediakan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan masyarakat. Perusahaan melihat kebutuhan tersebut terus tumbuh seiring perubahan pola hidup digital.

Telkomsel menilai kualitas layanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Karena itu, perusahaan terus mengarahkan investasi pada pengalaman digital yang lebih stabil dan relevan.

Fokus tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Dengan begitu, Telkomsel dapat mempertahankan daya saing di industri yang semakin kompetitif.

Dampak Ekosistem Digital

Telkomsel tidak hanya berorientasi pada pendapatan, tetapi juga pada dampak sosial yang lebih luas. Perusahaan mendorong pertumbuhan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui berbagai layanan digital, Telkomsel berupaya membuka peluang ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Akses konektivitas yang semakin luas dinilai penting untuk mendukung aktivitas harian dan produktivitas.

Dampak tersebut terlihat dari pemberdayaan UMKM yang mencatat kenaikan omzet rata-rata hingga 32 persen. Pemanfaatan layanan digital disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan itu.

Telkomsel juga berkontribusi dalam penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja di ekosistem digital. Selain itu, perusahaan mendorong pengembangan talenta digital melalui program NextDev dan berbagai inisiatif edukasi.

Pemerataan akses digital hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar juga menjadi perhatian perusahaan. Dukungan BTS USO membantu memperluas jangkauan layanan ke area yang selama ini sulit terlayani.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan manfaat sosial. Telkomsel menempatkan inklusi digital sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Pengakuan Atas Inovasi

Sepanjang 2025, Telkomsel turut memperoleh sejumlah penghargaan nasional dan internasional. Pengakuan itu menjadi indikator bahwa inovasi dan kualitas layanan perusahaan mendapat apresiasi di tingkat global.

Salah satu pencapaian datang dari Ookla Speedtest Awards yang menilai kualitas jaringan perusahaan. Telkomsel juga meraih Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan.

Penghargaan lain diberikan atas pemanfaatan kecerdasan buatan pada layanan MyTelkomsel dan pengalaman pelanggan. Capaian ini memperlihatkan bahwa pengembangan AI semakin menjadi bagian dari strategi layanan perusahaan.

Telkomsel juga memperoleh apresiasi di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards. Deretan penghargaan tersebut memperkuat citra perusahaan sebagai penyedia layanan yang andal dan relevan.

Bagi Telkomsel, penghargaan bukan sekadar pengakuan, melainkan dorongan untuk menjaga konsistensi. Perusahaan ingin memastikan inovasi yang dihadirkan tetap memberi manfaat nyata bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional.

Nugroho menegaskan bahwa masa depan industri telekomunikasi akan ditentukan oleh kemampuan menghadirkan layanan bernilai dan pengalaman yang konsisten. Menurut dia, keberlanjutan bisnis harus berjalan seiring dengan dampak jangka panjang bagi pelanggan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!