Telkomsel Perkuat Bisnis 2025 Lewat Layanan Digital

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 02 Juni 2026 03:41 WIB 4
Telkomsel Perkuat Bisnis 2025 Lewat Layanan Digital

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Perusahaan telekomunikasi ini menempatkan strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio sebagai penopang utama di tengah industri yang kompetitif.

Hasilnya mulai terlihat pada paruh kedua 2025, ketika laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4 persen. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut tahun ini sebagai momentum untuk membangun fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Telkomsel Perkuat Layanan Digital

Telkomsel membukukan pendapatan Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun sepanjang 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas.

Kontribusi layanan digital mencapai lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile. Sementara itu, traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan dan menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital.

Nugroho mengatakan perusahaan tetap menjaga kepemimpinan pasar dengan menempatkan customer value sebagai prioritas. Ia menilai kualitas layanan broadband dan pengalaman digital yang relevan menjadi kunci untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Langkah tersebut juga mempertegas posisi Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler di Indonesia. Perusahaan berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya luas, tetapi juga semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Basis Pelanggan Makin Terkonsolidasi

Sepanjang 2025, basis pelanggan Telkomsel terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. Angka ini mencerminkan upaya perusahaan menjaga efisiensi sekaligus memperkuat kualitas layanan.

ARPU Telkomsel meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun. Kenaikan ini menunjukkan produktivitas pelanggan yang semakin baik di tengah penyesuaian strategi bisnis.

Telkomsel juga memperkuat layanan konvergensi dengan penetrasi sekitar 59 persen. Di sisi lain, penambahan pelanggan fixed broadband mendorong total basis pelanggan melampaui 10 juta.

Pencapaian tersebut menandai pentingnya konektivitas rumah dalam ekosistem digital saat ini. Telkomsel menempatkan layanan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Manfaat Digital Untuk Masyarakat

Telkomsel terus menghadirkan layanan digital yang mendukung aktivitas harian masyarakat. Layanan tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkaya gaya hidup digital.

Perusahaan mengembangkan ekosistem yang mencakup kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan. Pendekatan ini membuat layanan Telkomsel semakin terintegrasi dengan keseharian pelanggan.

Di sisi sosial, pertumbuhan ekosistem digital diarahkan agar memberi dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Telkomsel menegaskan bahwa konektivitas yang dibangun harus membuka peluang ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Penggunaan layanan digital juga mendorong manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil. Dengan dukungan yang tepat, aktivitas digital dapat membantu masyarakat lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi.

Pengakuan Global Telkomsel

Sepanjang 2025, Telkomsel meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional atas kualitas layanan dan inovasi. Pengakuan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga standar pelayanan.

Di antaranya adalah pengakuan global dari Ookla Speedtest Awards atas kualitas jaringan. Telkomsel juga menerima Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan.

Selain itu, perusahaan memperoleh penghargaan internasional atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan pengalaman pelanggan. Telkomsel juga mendapat apresiasi di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards.

Nugroho menegaskan bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala. Menurut dia, kemampuan menghadirkan layanan bernilai, pengalaman yang konsisten, dan keberlanjutan bisnis menjadi faktor penentu utama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!