Telkom Indonesia Group kembali menorehkan prestasi di ajang LinkedIn Talent Awards 2025 dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meraih Best Employer Brand on LinkedIn untuk kedua kalinya secara beruntun, sementara Telkomsel dinobatkan sebagai Learning Champion dalam seremoni di The St. Regis Jakarta, Kamis (7/5).
Penghargaan tersebut menegaskan posisi TelkomGroup sebagai perusahaan digital telco yang tidak hanya fokus pada bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pengembangan talenta. Capaian ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam membangun ekosistem kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan.
Employer Branding Telkom
Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia, Willy Saelan, menilai penghargaan itu mencerminkan upaya perusahaan dalam membangun pengalaman kerja yang relevan dan autentik. Menurut dia, employer branding tidak hanya soal visibilitas perusahaan, tetapi juga tentang menghadirkan lingkungan yang membuat talenta dapat belajar, tumbuh, dan berkontribusi.
Willy menegaskan budaya kerja TelkomGroup dibangun agar dapat dirasakan secara nyata oleh para karyawan. Hal itu diwujudkan melalui pengalaman kerja, kolaborasi lintas tim, dan cerita autentik dari insan perusahaan.
Dengan pendekatan tersebut, Telkom berupaya memperkuat citra sebagai tempat bekerja yang kompetitif bagi talenta digital Indonesia. Strategi itu juga selaras dengan kebutuhan generasi talenta masa kini yang menuntut lingkungan kerja relevan dan berkembang.
Penghargaan Best Employer Brand on LinkedIn menjadi pengakuan atas konsistensi Telkom dalam menjaga reputasi perusahaan. Dalam ajang itu, Telkom bersaing dengan finalis dari sejumlah perusahaan besar seperti GoTo, Permata Bank, SMBC Indonesia, Nojorono Kudus, dan Kalbe.
Budaya Belajar Telkomsel
Telkomsel turut mencatat prestasi melalui penghargaan Learning Champion pada ajang yang sama. Capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya belajar di lingkungan kerja.
Willy menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Telkomsel. Ia menilai pencapaian itu membuktikan bahwa upaya membangun talenta dan pembelajaran terus tumbuh kuat di seluruh ekosistem TelkomGroup.
Penghargaan ini juga mencerminkan pentingnya pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Dalam industri yang berubah cepat, kemampuan belajar menjadi faktor utama untuk menjaga daya saing perusahaan.
Telkomsel disebut terus memperluas ruang pembelajaran bagi karyawan melalui program yang mendorong peningkatan kapasitas individu. Langkah itu sejalan dengan strategi TelkomGroup dalam menciptakan talenta yang siap menghadapi tantangan industri digital.
Strategi Talenta Digital
TelkomGroup secara aktif menghadirkan berbagai inisiatif pembelajaran dan akselerasi kompetensi untuk menjawab kebutuhan industri masa depan. Fokus ini diarahkan agar talenta internal maupun talenta muda Indonesia memiliki kesiapan yang lebih kuat.
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Digistar Program, yang dirancang untuk menyiapkan talenta digital melalui ekosistem pembelajaran terstruktur. Program ini memadukan pengembangan kompetensi dengan pengalaman kolaboratif bersama dunia industri.
Melalui program tersebut, TelkomGroup berupaya mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga kemampuan adaptasi. Pendekatan itu penting karena kebutuhan industri digital terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi.
Strategi pengembangan talenta juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun daya saing. Dengan dukungan budaya belajar dan pengalaman kerja yang kuat, TelkomGroup menempatkan sumber daya manusia sebagai fondasi transformasi bisnis.
Pengakuan Industri Digital
Raihan dua penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025 mempertegas posisi TelkomGroup di mata industri. Pengakuan ini menunjukkan bahwa reputasi perusahaan tidak hanya dibangun melalui kinerja bisnis, tetapi juga melalui pengelolaan talenta yang konsisten.
Di tengah persaingan ketat sektor digital, kemampuan membangun employer branding menjadi nilai strategis bagi perusahaan. Pada saat yang sama, budaya belajar yang kuat semakin penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi.
TelkomGroup menempatkan keduanya sebagai satu kesatuan dalam strategi pengembangan perusahaan. Kombinasi antara reputasi kerja dan pembelajaran menjadi modal untuk menghadapi dinamika industri yang semakin kompleks.
Capaian di ajang ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pengelolaan talenta digital semakin mendapat perhatian besar. Bagi TelkomGroup, penghargaan tersebut bukan akhir, melainkan dorongan untuk terus memperkuat ekosistem kerja yang relevan bagi generasi masa depan.
