Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Perkuat Konektivitas Papua

Teknologi Moh. Royhan Nahado 24 Mei 2026 00:58 WIB 5
Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Perkuat Konektivitas Papua

TelkomGroup bersama PNG DataCo resmi meresmikan sistem kabel laut Pukpuk di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Infrastruktur ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus membuka jalur baru menuju kawasan Asia-Pasifik.

Proyek lintas batas tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan internet, serta meningkatkan ketangguhan jaringan di wilayah perbatasan. Pemerintah dan TelkomGroup menilai kehadiran kabel ini sebagai bagian dari pemerataan pembangunan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kabel Pukpuk dan konektivitas

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pemerataan konektivitas harus menjadi prioritas pembangunan nasional. Menurutnya, seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, perlu mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.

Ia menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. Program percepatan transformasi digital, kata dia, hanya dapat berjalan optimal jika infrastruktur dibangun secara merata dan berkelanjutan.

Angga juga menilai Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal dan resilien. Infrastruktur ini diyakini memberi manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, hingga wilayah lain di Tanah Air.

Peresmian kabel ini menandai penguatan kerja sama Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan telekomunikasi lintas negara. Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa konektivitas digital kini menjadi instrumen penting dalam mempererat hubungan kawasan.

Jalur lintas batas Asia-Pasifik

Sistem kabel laut Pukpuk disebut sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan oleh Telin menjadi gerbang utama konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini.

Melalui jalur ini, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga wilayah-wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Skema tersebut memperluas jangkauan layanan dan memperkuat integrasi jaringan antarnegara di kawasan timur.

Kehadiran kabel ini lebih dari sekadar proyek telekomunikasi, karena menjadi simbol kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini. Sinergi Telin dan PNG DataCo dinilai membuka ruang baru bagi pengembangan konektivitas digital di Asia-Pasifik.

Dengan jalur lintas batas tersebut, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Kondisi ini memperkuat posisi Papua sebagai titik penting dalam arsitektur jaringan regional.

Jaringan baru Jayapura

Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua yang baru diresmikan menghubungkan Vanimo ke Jayapura. Dari Jayapura, jaringan tersebut tersambung ke Manado hingga Los Angeles melalui kabel SEA-US.

Keberadaan jalur alternatif ini membuat infrastruktur digital Papua jauh lebih tangguh karena memiliki diversity route. Dengan begitu, layanan komunikasi dapat tetap berjalan optimal meski salah satu jalur mengalami gangguan.

Jayapura kini diposisikan sebagai pusat konektivitas Papua yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan. Infrastruktur bertaraf internasional itu juga berpotensi membuka peluang ekonomi daerah yang lebih luas.

TelkomGroup menilai kehadiran Pukpuk membuktikan bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Proyek ini dipandang sebagai bukti nyata komitmen perusahaan untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital.

Peran Telin dan PNG DataCo

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut proyek Pukpuk sebagai wujud nyata komitmen TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur digital di Papua. Ia menilai inisiatif ini dapat memperluas peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global.

Menurut Dian, Telin memainkan peran sentral sejak tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi proyek. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

Telin juga bertindak sebagai mitra strategis PNG DataCo untuk memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara. Peran tersebut sekaligus membuka peluang pengembangan konektivitas yang lebih lanjut di kawasan.

Sementara itu, CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diikuti konektivitas digital yang kuat dan resilien. Ia menegaskan bahwa kabel Pukpuk bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital kedua negara.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!