PT Telkom Indonesia bersama anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat, meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini disiapkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan Papua melalui teknologi satelit.
Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi jalur utama internet yang lebih stabil, lebih luas, dan lebih adaptif bagi masyarakat, layanan publik, serta pertumbuhan ekonomi digital di Papua Pegunungan.
Community Gateway Wamena
Community Gateway Wamena dibangun sebagai tulang punggung konektivitas di wilayah Papua Pegunungan yang selama ini menghadapi tantangan akses internet. Kondisi geografis yang berat membuat jaringan terestrial tidak mudah menjangkau banyak titik di kawasan tersebut.
Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi mengatakan teknologi satelit menjadi solusi paling efektif untuk menghadirkan konektivitas di daerah pegunungan. Menurut dia, pendekatan ini memungkinkan layanan komunikasi hadir lebih cepat dan lebih luas bagi masyarakat.
Rizal menegaskan, infrastruktur ini juga mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat dan layanan publik. Selain itu, keberadaannya diproyeksikan memperkuat pengembangan ekonomi digital di wilayah setempat.
Ia menambahkan, Community Gateway Wamena menjadi bagian dari penguatan ekosistem konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure. Dengan pendekatan tersebut, Telkom Group menargetkan layanan yang andal dan berkelanjutan untuk jangka panjang.
Solusi Konektivitas Papua
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari upaya menghadirkan konektivitas merata hingga wilayah paling timur Indonesia. Ia menyebut konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Menurut Dian, Telkom Group ingin memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Namun, ia mengakui Papua Pegunungan menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan jaringan dan medan yang sulit.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Group menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis. Fasilitas ini dirancang agar layanan internet dapat menjangkau masyarakat dengan lebih baik dan lebih berkelanjutan.
Dian menilai kehadiran infrastruktur ini penting untuk memperkecil kesenjangan digital antardaerah. Dengan begitu, akses terhadap layanan berbasis internet dapat lebih merata di seluruh kawasan Papua Pegunungan.
Kapasitas Jaringan Wamena
Community Gateway Wamena menjadi fasilitas kedua yang dibangun Telkom melalui Telkomsat setelah sebelumnya hadir di Merauke. Meski sama-sama mendukung konektivitas Papua, fungsi kedua fasilitas tersebut berbeda.
Di Merauke, Community Gateway difungsikan sebagai backup link untuk menjaga layanan saat jaringan terestrial terganggu. Sementara itu, di Wamena fasilitas ini dibangun sebagai main link atau jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan.
Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang cukup tinggi. Melalui Community Gateway Wamena, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan bertahap hingga potensi maksimal 40 Gbps.
Peningkatan kapasitas itu tidak hanya berdampak pada volume trafik internet. Infrastruktur ini juga diharapkan memperbaiki stabilitas koneksi, menekan latensi, dan menopang pertumbuhan kebutuhan digital di masa depan.
Dampak Ekosistem Digital
Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform agar dapat dimanfaatkan berbagai pihak. Operator telekomunikasi, ISP lokal, hingga institusi lain dapat menggunakan infrastruktur ini untuk memperkuat layanan digital di Papua.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menyebut kehadiran fasilitas ini sebagai tonggak penting pembangunan digital di wilayah pegunungan Papua. Ia menilai langkah tersebut membuka ruang percepatan transformasi layanan dan ekonomi.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyampaikan pembangunan infrastruktur digital di Papua merupakan bagian dari prioritas nasional. Ia menilai konektivitas menjadi prasyarat utama bagi kemajuan daerah dan pemerataan kesempatan.
Angga menegaskan tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurut dia, kehadiran Community Gateway Wamena harus menjadi penggerak nyata agar Papua Pegunungan ikut terhubung dalam ekonomi digital nasional.
