Telkom Dorong Transformasi Digital BUMN dengan Cloud dan AI

Teknologi BRH 31 Mei 2026 17:13 WIB 2
Telkom Dorong Transformasi Digital BUMN dengan Cloud dan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dukungan itu diwujudkan melalui solusi berbasis cloud, artificial intelligence (AI), dan cybersecurity. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Forum ini menjadi ruang strategis bagi para pengambil keputusan teknologi dari berbagai BUMN untuk memperkuat kolaborasi digital nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri 50 Chief Technology Officer (CTO) lintas sektor BUMN. Fokus pembahasan diarahkan pada integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data untuk meningkatkan efektivitas operasional. Telkom menilai kebutuhan akan infrastruktur digital yang aman dan terhubung semakin mendesak di tengah persaingan ekonomi digital. Karena itu, perusahaan menempatkan solusi end-to-end sebagai bagian penting dari akselerasi transformasi BUMN.

Transformasi Digital BUMN

Melalui Telkom Solution, perusahaan menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end bagi kebutuhan korporasi. Portofolio yang disiapkan mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI. Solusi tersebut telah diterapkan di berbagai sektor industri untuk mendukung efisiensi dan produktivitas. Pendekatan ini dirancang agar BUMN dapat bergerak lebih gesit dalam menjalankan operasional bisnis.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyampaikan bahwa sinergi antar-BUMN perlu diperkuat melalui solusi digital yang relevan. Ia menegaskan bahwa Telkom siap menghadirkan teknologi yang mendukung kebutuhan bisnis secara berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan otomasi dan AI dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kinerja operasional perusahaan. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Senin (18/5/2026).

Veranita juga menyoroti kebutuhan operasional BUMN yang semakin bergantung pada sistem real-time. Ia menilai perlindungan data dan keamanan siber harus berjalan seiring dengan peningkatan digitalisasi. Untuk itu, Telkom Solution menghadirkan solusi berbasis AI dan cybersecurity dengan dukungan mitra global. Sistem tersebut dirancang untuk memberi perlindungan menyeluruh, deteksi proaktif, dan respons keamanan selama 24 jam.

Dalam konteks tersebut, Telkom memosisikan diri sebagai penyedia solusi yang tidak hanya menjual layanan, tetapi juga membangun fondasi operasional digital. Perusahaan ingin memastikan transformasi BUMN berjalan dengan standar keamanan yang lebih kuat. Integrasi layanan digital dipandang penting agar sistem bisnis dapat saling terhubung tanpa mengorbankan kendali atas data. Dengan demikian, penguatan teknologi menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan pelat merah.

Fondasi Digital Nasional

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional. Ketiga fondasi itu adalah story, capability, dan sovereignty. Menurutnya, kolaborasi antar-BUMN merupakan momentum penting untuk membangun shared digital capability. Nilai tambah dari kolaborasi tersebut diyakini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.

Faizal menyebut Telkom memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional. Kapabilitas itu mencakup teknologi AI, Internet of Things (IoT), cloud, hingga cybersecurity. Seluruh kemampuan tersebut dinilai relevan untuk menjawab kebutuhan digitalisasi yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa pembangunan Indonesia perlu ditopang oleh kedaulatan digital nasional.

Dalam pandangannya, data, platform, dan inovasi strategis harus dapat dikelola secara mandiri di dalam negeri. Pengelolaan itu juga harus aman dan berkelanjutan agar memberi manfaat jangka panjang. Karena itu, Telkom menempatkan sovereign capability sebagai pilar penting dalam ekosistem digital nasional. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia di tengah perubahan teknologi global.

Faizal menambahkan bahwa BUMN memerlukan kemampuan digital yang tidak hanya kuat, tetapi juga terintegrasi. Integrasi tersebut akan memudahkan pengembangan layanan baru dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data. Dengan dukungan sistem yang tepat, setiap entitas BUMN dapat bergerak lebih efisien. Pada saat yang sama, peluang inovasi juga terbuka lebih luas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Keamanan dan Kedaulatan Data

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menekankan pentingnya ekosistem digital yang terintegrasi sebagai fondasi transformasi BUMN. Menurutnya, integrasi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang. Ia menilai pendekatan tersebut juga dapat memperkuat kedaulatan digital nasional. Dengan sistem yang terhubung, BUMN dinilai lebih siap menghadapi tantangan bisnis yang terus berubah.

Seno menyoroti tingginya ketergantungan terhadap platform digital global. Kondisi itu semakin terasa di tengah meningkatnya kebutuhan pengolahan data berbasis AI. Di saat yang sama, dinamika regulasi dan tantangan geopolitik global semakin kompleks. Situasi ini membuat kemandirian digital menjadi isu yang tidak bisa diabaikan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional. Perusahaan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Fokus utama langkah ini adalah menjaga keamanan serta kontrol atas data strategis nasional. Selain itu, strategi tersebut diharapkan membuka ruang monetisasi data yang lebih besar bagi BUMN.

Seno menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital tidak berhenti pada aspek proteksi semata. Langkah itu juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan sumber pertumbuhan baru. Dengan kedaulatan digital yang lebih kuat, BUMN diharapkan mampu bergerak lebih mandiri. Pada akhirnya, Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang lebih aman dan kompetitif.

Prospek Sinergi BUMN

Telkom optimistis transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi melalui dukungan kapabilitas digital dan ICT yang dimiliki. Pendekatan tersebut mencakup pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, hingga proses bisnis perusahaan. Integrasi itu dinilai penting untuk memastikan setiap lini operasional bergerak dalam satu arah yang selaras. Dengan cara ini, BUMN dapat merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat.

Perusahaan juga meyakini bahwa efisiensi operasional akan meningkat seiring penerapan solusi digital yang tepat. Sistem yang terkoneksi dapat memangkas hambatan kerja dan mempercepat aliran informasi. Di sisi lain, penggunaan AI dan cloud membantu perusahaan memproses data secara lebih akurat. Hasilnya, pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan dasar yang lebih kuat.

Selain efisiensi, Telkom menilai daya saing BUMN akan ikut terdongkrak melalui digitalisasi yang terstruktur. Penerapan cybersecurity yang kuat menjadi penopang penting dalam menjaga kepercayaan publik dan bisnis. Keamanan data dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari keberhasilan transformasi digital. Tanpa perlindungan yang memadai, inovasi digital berisiko tidak menghasilkan nilai maksimal.

Melalui strategi tersebut, Telkom ingin memastikan BUMN tidak hanya mengikuti arus digitalisasi, tetapi juga menjadi penggerak utama. Perusahaan menempatkan kedaulatan digital sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional yang lebih luas. Jika sinergi antar-BUMN terus diperkuat, ekosistem digital Indonesia berpeluang tumbuh lebih sehat. Dalam jangka panjang, langkah ini dapat memperkokoh posisi Indonesia di ekonomi digital regional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!