Atta Halilintar Ajak Ameena dan Azura Pilih Hewan Kurban

Lifestyle Nadia Safira Putri 31 Mei 2026 18:06 WIB 2
Atta Halilintar Ajak Ameena dan Azura Pilih Hewan Kurban

Atta Halilintar mengajak dua putrinya, Ameena dan Azura, memilih hewan kurban secara langsung sebagai bagian dari pendidikan keluarga. Momen itu sengaja dijadikan sarana agar keduanya memahami makna berbagi sejak kecil, sekaligus mengenal proses berkurban dengan lebih dekat.

Dalam kesempatan itu, Atta menyebut anak-anaknya telah memilih sendiri kambing dan sapi yang akan dikurbankan. Hewan kurban tersebut rencananya disalurkan ke masjid, pesantren, serta lingkungan sekitar yang membutuhkan.

Kurban sebagai pendidikan anak

Atta Halilintar menilai kurban bukan hanya ibadah tahunan, tetapi juga ruang pembelajaran bagi anak. Ia ingin Ameena dan Azura memahami bahwa berbagi adalah nilai penting yang perlu ditanamkan sejak dini.

Karena itu, proses memilih hewan kurban dilakukan bersama-sama. Menurut Atta, cara ini membuat anak-anak lebih terlibat dan mengerti makna dari hewan yang mereka pilih.

Ia menuturkan bahwa pengalaman seperti ini penting agar anak tidak hanya melihat kurban sebagai tradisi. Lebih dari itu, kurban dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Atta juga berharap anak-anaknya tumbuh dengan kepekaan sosial yang baik. Dengan begitu, nilai ibadah dapat berjalan seiring dengan pendidikan karakter di rumah.

Pilihan hewan kurban keluarga

Dalam proses belanja hewan kurban, Ameena dan Azura memilih sapi serta kambing masing-masing. Keduanya bahkan memberi nama sendiri pada hewan pilihan mereka.

Atta menyebut salah satu sapi diberi nama Gabriel. Sementara itu, kambing milik anak-anaknya juga diberi nama berbeda oleh Ameena dan Azura.

Ia mengaku anak-anaknya menikmati momen tersebut karena bisa menentukan hewan yang disukai. Bagi Atta, hal itu menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendidik.

Meski tidak menyebut jumlah hewan kurban yang disiapkan, Atta memastikan pembelian tahun ini dilakukan dengan penuh pertimbangan. Ia ingin anak-anak belajar memilih dengan rasa tanggung jawab.

Rencana penyaluran kurban

Atta mengatakan hewan kurban yang telah dipilih akan disebar ke sejumlah tempat ibadah dan masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran itu mencakup masjid, pesantren, dan lingkungan sekitar.

Ia juga menyiapkan sebagian hewan kurban untuk disembelih di dekat rumah. Lokasi yang dipilih adalah TPQ tempat Ameena dan Azura belajar mengaji.

Menurut Atta, penempatan kurban di lingkungan dekat rumah memiliki nilai kedekatan tersendiri. Anak-anak dapat melihat langsung proses berbagi yang dilakukan di sekitar mereka.

Rencana itu juga menjadi bentuk keterlibatan keluarga dalam kegiatan sosial keagamaan. Dengan demikian, ibadah kurban tidak hanya bermakna bagi penerima, tetapi juga bagi anak-anak yang ikut belajar.

Belajar merawat hewan

Selain memilih hewan, Ameena dan Azura juga diarahkan untuk belajar merawat hewan kurban sebelum hari penyembelihan. Atta menilai langkah itu penting agar anak memahami bahwa hewan perlu diperlakukan dengan baik.

Ia ingin keduanya memberikan perhatian terbaik kepada hewan yang dipilih. Menurutnya, kasih sayang kepada makhluk hidup merupakan bagian dari ajaran berbagi yang lebih luas.

Atta menambahkan bahwa pengalaman merawat hewan dapat melatih empati anak. Dari situ, mereka diharapkan tumbuh dengan rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Ia juga menilai kebiasaan itu bisa menjadi bekal penting bagi anak di masa depan. Jika nilai kepedulian tertanam sejak kecil, maka ajaran berkurban akan lebih mudah dipahami secara utuh.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!