Faisal Jadikan Kurban Idul Adha sebagai Pendidikan Gala

Lifestyle Clara Monica 31 Mei 2026 19:07 WIB 3
Faisal Jadikan Kurban Idul Adha sebagai Pendidikan Gala

Haji Faisal memanfaatkan momen Idul Adha sebagai sarana pendidikan untuk cucunya, Gala Sky Andriansyah. Bersama keluarga besar, ia mengajak Gala menyaksikan langsung proses kurban sambil mengenalkan nilai kepedulian sosial sejak dini.

Rangkaian kegiatan itu dimulai dengan salat Idul Adha berjemaah di masjid dekat kediamannya, lalu dilanjutkan ziarah ke makam mendiang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. Setelah itu, Faisal membawa Gala melihat hewan kurban yang telah disiapkan oleh Fujianti Utami dan Fadly Faisal.

Pendidikan Kurban untuk Gala

Faisal menilai Idul Adha bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan untuk menanamkan makna berbagi kepada anak dan cucu. Ia ingin Gala memahami bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari menerima, tetapi juga dari memberi kepada sesama.

Menurut Faisal, pengenalan nilai itu perlu dilakukan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan baik yang melekat hingga dewasa. Karena itu, ia sengaja melibatkan Gala dalam seluruh rangkaian kegiatan keagamaan keluarga.

Meski Gala sempat tampak malu-malu dan sedikit takut saat mendekati hewan kurban, Faisal menilai reaksi tersebut wajar. Baginya, momen itu justru menjadi bagian dari proses belajar mengenal lingkungan dengan cara yang sehat dan terarah.

Ia menambahkan bahwa anak perlu dibiasakan melihat langsung praktik ibadah sosial agar tidak hanya memahami konsepnya secara teori. Dengan begitu, empati dapat tumbuh bersamaan dengan pengalaman nyata di lapangan.

Nilai Berbagi Sejak Dini

Faisal menegaskan bahwa berbagi adalah bagian penting dari pendidikan karakter dalam keluarga. Ia ingin Gala tumbuh dengan kesadaran bahwa rezeki yang diterima harus membawa manfaat bagi orang lain.

Dalam pandangannya, kepedulian sosial tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Kebiasaan itu harus dipupuk melalui teladan, pembiasaan, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan keluarga.

Karena itu, ia selalu mengajak cucunya ikut dalam aktivitas yang mengandung nilai kebersamaan. Mulai dari salat berjemaah, ziarah, hingga melihat hewan kurban, semua dianggap sebagai pelajaran yang saling melengkapi.

Ia menyebut, pengalaman seperti ini akan membantu Gala memahami makna empati terhadap keluarga, saudara, dan masyarakat. Faisal percaya, anak yang mengenal arti berbagi sejak kecil akan lebih mudah tumbuh menjadi pribadi yang peduli.

Keluarga Faisal Berkurban

Faisal juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap anak-anaknya yang kini memiliki inisiatif sendiri untuk berkurban. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa nilai yang ditanamkan selama ini mulai membuahkan hasil.

Pada Idul Adha tahun ini, Fuji diketahui berkurban satu ekor sapi dengan bobot sekitar 700 kilogram. Sementara itu, Fadly Faisal juga menyiapkan kurban dengan bobot hampir serupa, ditambah beberapa ekor kambing.

Faisal mengatakan, anak-anaknya bahkan sudah menyiapkan kurban jauh-jauh hari tanpa perlu diminta. Mereka juga aktif menanyakan lokasi penyembelihan dan teknis pembagian hewan kurban.

Baginya, inisiatif itu menjadi bukti bahwa kesadaran berkurban telah tumbuh dalam keluarga. Ia menilai, kebiasaan tersebut perlu terus dijaga agar menjadi tradisi yang bernilai ibadah dan sosial.

Teladan Idul Adha Keluarga

Dalam keluarga Faisal, Idul Adha dimaknai sebagai momen untuk memperkuat hubungan antarsesama sekaligus mengenang keluarga yang telah tiada. Ziarah ke makam mendiang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah menjadi bagian penting dari rangkaian tersebut.

Ia menilai ziarah mengajarkan anak untuk menghormati orang tua dan saudara yang sudah meninggal. Di saat yang sama, kurban mengingatkan keluarga agar tetap peduli kepada masyarakat yang membutuhkan.

Faisal mengatakan bahwa pendidikan semacam ini lebih efektif jika dilakukan secara langsung, bukan hanya melalui penjelasan. Anak akan lebih mudah memahami nilai agama ketika melihat contoh nyata dari orang terdekatnya.

Ia pun menegaskan bahwa berbagi akan selalu memiliki tempat penting dalam keluarganya. Selama masih memiliki rezeki, ia ingin keluarga besar terus menjadikan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!