Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun pada 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 22 Mei 2026 09:12 WIB 8
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun pada 2025

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pendapatan konsolidasi Rp146,7 triliun sepanjang tahun buku 2025, dengan net income Rp17,8 triliun dan margin 12,1 persen. Perseroan juga membukukan normalized net income Rp22,7 triliun serta EBITDA konsolidasi Rp72,2 triliun di tengah tekanan makroekonomi dan perubahan industri telekomunikasi.

Capaian tersebut diikuti total shareholder return sebesar 35,7 persen sepanjang 2025, yang terdiri dari capital gain 28,4 persen dan dividend yield 7,3 persen. Kinerja ini mencerminkan respons pasar terhadap agenda transformasi Telkom, penguatan tata kelola, dan kebijakan pengembalian nilai kepada pemegang saham.

Transformasi bisnis Telkom

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut eksekusi strategi transformasi menjadi fokus utama perseroan sejak 2025. Melalui strategi TLKM 30, Telkom menata arah bisnis secara lebih terstruktur untuk memperkuat peran sebagai penggerak ekosistem digital nasional.

Strategi tersebut bertumpu pada empat pilar utama yang mencakup Operational & Service Excellence, Streamlining, Unlock Value, dan Modus-operandi shift. Seluruh pilar dirancang untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.

Dalam kerangka itu, Telkom beralih dari operating holding menjadi strategic holding melalui delayering dan penguatan fokus pada empat segmen Operating Company. Segmen tersebut mencakup B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International, dengan operasional yang dijalankan lebih terfokus oleh masing-masing entitas.

Perubahan akuntansi dan tata kelola

Telkom melakukan penyelarasan kebijakan akuntansi sebagai tindak lanjut agenda total governance reset yang diamanatkan Danantara Indonesia. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan akurasi penyajian laporan keuangan, termasuk penentuan masa manfaat dan klasifikasi aset.

Penyesuaian tersebut berdampak pada kontraksi laba bersih sebesar 9,5 persen secara tahunan akibat meningkatnya beban percepatan depresiasi. Perseroan juga melakukan restatement atas laporan keuangan tahun 2023 dan 2024 sebagai bagian dari penerapan kebijakan baru.

Manajemen menegaskan kebijakan ini memperkuat transparansi, prinsip kehati-hatian, dan disiplin pengelolaan aset. Arah tersebut sejalan dengan pilar pertama TLKM 30, yakni Operational and Service Excellence.

Pemulihan segmen B2C

Segmen B2C yang mencakup layanan mobile dan fixed broadband masih menjadi kontributor utama pendapatan Telkom. Melalui Telkomsel, perseroan membukukan pendapatan konsolidasian Rp109,2 triliun pada tahun buku 2025.

Peningkatan kebutuhan layanan digital mendorong trafik data naik 15 persen secara tahunan. Average Revenue Per User atau ARPU juga menunjukkan pemulihan positif, terutama sejak paruh kedua 2025.

Pada 2026, Telkomsel akan menjaga ARPU melalui penyesuaian harga yang tepat sasaran dan penguatan kualitas jaringan. Ekspansi layanan internet rumah juga akan dilakukan secara selektif agar pertumbuhan tetap sehat dan sesuai daya beli masyarakat.

Ekspansi bisnis infrastruktur

Pada segmen B2B Infrastructure, TelkomGroup mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional melalui backbone serat optik lebih dari 210.000 kilometer, menara telekomunikasi, data center, cloud, dan konektivitas satelit. Pendapatan segmen ini mencapai Rp8,9 triliun atau tumbuh 9,2 persen secara tahunan.

Bisnis data center ditopang fasilitas hyperscale di Cikarang dan Singapura, serta enterprise data center di Serpong, Surabaya, dan Sentul. TelkomGroup juga mengoperasikan 28 fasilitas edge data center NeuCentrIX untuk mendekatkan layanan ke pengguna.

Di segmen Wholesale & International Service, pendapatan tercatat Rp10,7 triliun, sementara B2B ICT membukukan Rp15,3 triliun. Sepanjang 2025, belanja modal Telkom mencapai Rp27,5 triliun, dengan 93 persen dialokasikan untuk perluasan infrastruktur di segmen utama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!