Digital Detox di Ponsel Bisa Bantu Fokus dan Kesehatan Mental

Lifestyle Clara Monica 26 Mei 2026 06:13 WIB 3
Digital Detox di Ponsel Bisa Bantu Fokus dan Kesehatan Mental

Ketergantungan pada internet di ponsel kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang, namun sebuah studi terbaru menunjukkan kebiasaan itu dapat berdampak pada kesehatan mental dan fungsi kognitif. Penelitian terhadap pengguna iPhone di Amerika Serikat dan Kanada menemukan bahwa membatasi akses internet melalui digital detox dapat membuat responden merasa lebih bahagia, lebih fokus, dan lebih puas dengan hidup.

Selama dua minggu, para partisipan tetap dapat menerima panggilan telepon dan SMS, tetapi akses internet di perangkat mereka diblokir. Hasilnya, para peneliti mencatat adanya perbaikan pada suasana hati, kualitas tidur, hingga kemampuan berkonsentrasi, dengan manfaat yang disebut sebanding dengan terapi kognitif pada beberapa aspek.

Digital Detox dan Fokus

Penelitian ini melibatkan 467 pengguna iPhone dengan rata-rata usia 32 tahun. Mereka diminta menjalani digital detox dengan membatasi akses internet pada ponsel selama periode tertentu.

Meski tidak sepenuhnya meninggalkan gadget, para responden tetap bisa berkomunikasi lewat telepon dan SMS. Pendekatan ini membuat mereka tetap terhubung tanpa terus-menerus terdorong membuka internet.

Menurut peneliti, perubahan kecil pada kebiasaan digital dapat memberi dampak besar terhadap cara otak memproses perhatian. Kondisi itu membantu pengguna lebih mudah menjaga fokus pada aktivitas sehari-hari.

Dampak Pada Kesehatan Mental

Setelah dua minggu, responden dilaporkan merasa lebih bahagia dan lebih puas dengan hidup. Mereka juga menunjukkan perbaikan kondisi mental yang cukup signifikan.

Manfaat tersebut disebut mendekati efek terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioural therapy. Dalam temuan itu, digital detox bahkan dikaitkan dengan perbaikan fungsi kognitif yang setara dengan memutar balik penuaan otak hingga 10 tahun.

Kelompok yang sebelumnya mengalami fear of missing out atau FOMO justru merasakan manfaat paling besar. Hal ini menunjukkan bahwa koneksi online yang terus-menerus dapat memperbesar kecemasan, bukan menguranginya.

Manfaat Tambahan Digital Detox

Tanpa akses internet yang terus-menerus, para partisipan lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersosialisasi langsung. Mereka juga cenderung berolahraga dan menikmati aktivitas luar ruangan.

Perubahan kebiasaan tersebut ikut berdampak pada kualitas tidur. Rata-rata, mereka mendapatkan tambahan waktu tidur sekitar 17 menit setiap malam.

Para peneliti menilai, berkurangnya paparan internet memberi ruang bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat. Kondisi ini menjadi salah satu alasan digital detox dinilai bermanfaat bagi kesejahteraan secara keseluruhan.

Cara Praktis Mengurangi Internet

Mematikan internet sepenuhnya memang tidak selalu mudah bagi semua orang. Karena itu, sejumlah langkah yang lebih realistis dapat diterapkan secara bertahap.

Beberapa cara yang disarankan antara lain menjadwalkan waktu khusus untuk mengakses internet dan memblokir aplikasi yang paling mengganggu fokus. Opsi lain adalah melakukan internet-free weekend, menggunakan mode grayscale, atau membatasi notifikasi.

Adrian Ward dari University of Texas di Austin menilai manusia belum terbiasa hidup dengan koneksi yang terus-menerus. Jika dilakukan secara konsisten, digital detox dapat membantu meningkatkan fokus, kesehatan mental, dan kesejahteraan secara menyeluruh.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!