Jin Seo Yeon menjadi sorotan setelah membagikan menu sarapan yang disebut membantunya menurunkan 28 kilogram dalam 40 hari. Aktris berusia 43 tahun itu mengaku mengandalkan oat di pagi hari sebagai bagian dari pola makannya untuk menjaga bentuk tubuh.
Resep yang ia unggah di Instagram itu kemudian viral dan memancing perhatian publik. Menu tersebut dikenal sebagai oat semalam, yaitu campuran oat, yogurt Yunani, susu segar atau susu kedelai, biji chia, dan blueberry beku yang didinginkan sebelum disantap.
Oat dan Diet Sehat
Oat dikenal luas sebagai bahan pangan yang kaya nutrisi dan mudah diolah. Produk ini juga pernah masuk daftar makanan tersehat dunia versi The New York Times.
Kandungan protein, asam amino esensial, dan mineral di dalam oat membuatnya populer sebagai menu sarapan. Seratnya yang tinggi turut membantu memberi rasa kenyang lebih lama.
Dalam pola makan penurunan berat badan, rasa kenyang menjadi faktor penting karena dapat menekan keinginan makan berlebihan. Karena itu, oat kerap dipilih sebagai sarapan yang praktis dan mengenyangkan.
Jin Seo Yeon memanfaatkan karakter tersebut untuk menjaga rutinitas makannya. Pilihan itu dinilai selaras dengan kebutuhan tubuh saat seseorang ingin mengatur asupan harian secara lebih disiplin.
Resep Oat Semalam
Resep yang dibagikan Jin Seo Yeon cukup sederhana dan tidak memerlukan proses memasak. Oat dicampur dengan yogurt Yunani, susu segar atau susu kedelai, lalu ditambah biji chia dan blueberry beku.
Setelah semua bahan tercampur, adonan disimpan di lemari pendingin selama sekitar dua jam. Proses ini membuat teksturnya lebih lembut dan siap disantap sebagai sarapan.
Metode overnight oats seperti ini digemari karena efisien untuk gaya hidup yang sibuk. Selain itu, bahan-bahannya mudah ditemukan dan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.
Viralnya unggahan tersebut menunjukkan bahwa menu sederhana masih bisa menarik perhatian publik. Resep yang praktis sering kali lebih mudah diterapkan dibanding pola makan yang terlalu rumit.
Manfaat Oat untuk Tubuh
Oat memiliki kandungan serat yang membantu sistem pencernaan bekerja lebih teratur. Nutrisi ini juga mendukung kestabilan energi sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar.
Blueberry yang menjadi pelengkap resep turut memberi nilai tambah dari sisi gizi. Buah ini mengandung antioksidan seperti antosianin, polifenol, dan beta-karoten yang membantu melindungi sel tubuh.
Antioksidan tersebut dikaitkan dengan perlindungan dari kondisi kronis akibat radikal bebas. Beberapa di antaranya adalah penyakit kardiovaskular, diabetes, obesitas, dan gangguan lipid.
Perpaduan oat dan blueberry membuat menu sarapan ini terasa seimbang. Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan antioksidan menjadi alasan mengapa menu ini banyak diminati.
Batas Konsumsi Oat
Meski menyehatkan, oat tetap perlu dikonsumsi dalam porsi yang wajar. Para ahli mengingatkan bahwa asupan berlebihan dapat menimbulkan gangguan pada pencernaan.
Serat dalam oat tidak dicerna di lambung, melainkan difermentasi di usus besar. Proses ini dapat memicu gas dan rasa kembung pada sebagian orang.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology menyebut konsumsi serat berlebihan dapat menyebabkan disfungsi usus. Karena itu, peneliti merekomendasikan tidak lebih dari satu atau dua porsi per hari.
Atas dasar itu, oat lebih tepat dijadikan bagian dari sarapan, bukan dikonsumsi tanpa kontrol sepanjang hari. Pola makan yang seimbang tetap menjadi kunci utama dalam menjaga berat badan dan kesehatan tubuh.
