Tas Mewah Sandra Dewi Laku hingga Rp171 Juta di Lelang Aset

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 05:07 WIB 6
Tas Mewah Sandra Dewi Laku hingga Rp171 Juta di Lelang Aset

Puluhan tas mewah yang dikaitkan dengan Sandra Dewi resmi dilelang dalam gelaran BPA Fair 2026. Lelang aset rampasan dari terpidana kasus tata kelola timah, Harvey Moeis, itu berlangsung di Gedung Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Total ada 55 lot tas mewah yang dilepas melalui sistem lelang online. Sejumlah barang bahkan mencatat lonjakan harga signifikan dari nilai limit awal, sehingga menarik perhatian para tamu yang menyaksikan penetapan pemenang secara langsung.

Lelang Tas Mewah Sandra Dewi

Proses lelang dilakukan secara transparan melalui aplikasi yang bisa dipantau peserta dan penyelenggara. Juru sita lelang menegaskan tidak ada rekayasa dalam penawaran, karena seluruh proses berjalan sesuai sistem yang telah ditetapkan.

Dalam penjelasannya, penyelenggara menyebut lelang dilaksanakan serentak pada pukul 13.00 WIB. Ada dua objek dengan total 55 lot yang diumumkan dalam agenda tersebut, meski tidak semuanya ditampilkan satu per satu di hadapan hadirin.

Menurut juru sita lelang, sistem digital menjadi instrumen utama untuk melihat pergerakan penawaran. Pihaknya hanya memantau, lalu menetapkan pemenang berdasarkan persetujuan hukum dari pemilik barang, dalam hal ini Kejaksaan Agung.

Penyelenggara juga menekankan bahwa harga terbentuk dari mekanisme pasar, bukan penentuan sepihak. Karena itu, peserta lelang diberi ruang untuk menawar secara terbuka hingga tercapai nilai akhir yang disepakati melalui sistem.

Lonjakan Harga Tas Premium

Salah satu lot yang paling mencuri perhatian adalah tas Hermes warna coklat berkode ZHW0S7. Barang ini dibuka pada nilai limit Rp32.333.000 dan akhirnya terjual Rp76.333.000.

Selain itu, tas Chanel warna hitam berkode L7ABC2 juga mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Dari limit Rp28.720.000, tas tersebut laku di angka Rp41.720.000.

Perhatian publik juga tertuju pada tas Chanel warna merah yang menjadi salah satu lot dengan lonjakan tertinggi. Dari harga awal Rp55.865.000, tas itu langsung terjual Rp120.865.000.

Pejabat lelang yang memandu acara menyebut minat peserta terhadap tas tersebut sangat besar. Bahkan, untuk beberapa lot tertentu, penawaran berhenti pada satu harga karena peserta lain tidak berani menaikkan tawaran lagi.

Hermes dan Chanel Diburu

Tas Chanel warna navy ikut mencatat harga tinggi dalam proses lelang kali ini. Dari nilai limit Rp70.950.000, harga akhirnya terbentuk menjadi Rp121.950.000.

Lot lain yang tak kalah menarik adalah Hermes warna orange dengan nilai limit Rp38.732.000. Tas tersebut laku terjual Rp71.732.000 setelah penawaran berjalan dalam sistem online.

Namun sorotan terbesar jatuh pada tas Hermes warna jingga yang melonjak sangat tajam. Dari nilai limit awal sekitar Rp65 juta, tas itu akhirnya terjual di angka Rp171 juta.

Penyelenggara menyebut harga tersebut sepenuhnya lahir dari minat peserta lelang. Dalam pelaksanaan kali ini, seluruh penawar dapat melihat pergerakan harga secara langsung melalui sistem aplikasi yang digunakan.

Sorotan Kasus Aset

Nama Sandra Dewi kembali menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan perkara dugaan mega korupsi tata niaga komoditas timah. Kasus itu menyeret Harvey Moeis dalam periode 2015 hingga 2022 di wilayah IUP PT Timah Tbk.

Sebelumnya, Sandra Dewi juga sempat diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan aliran dana serta kepemilikan aset mewah yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Lelang aset rampasan seperti ini menjadi bagian dari upaya pemulihan kerugian negara. Melalui mekanisme terbuka, barang-barang bernilai tinggi dapat dilepas kepada publik sesuai prosedur yang berlaku.

Gelaran BPA Fair 2026 pun menjadi perhatian karena memperlihatkan bagaimana aset sitaan dikelola secara resmi. Di sisi lain, tingginya harga sejumlah tas menunjukkan pasar masih memiliki minat besar terhadap barang mewah tertentu.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!