Strategi UMKM Menembus Pasar Global, dari Riset hingga Networking

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 22 Mei 2026 09:56 WIB 7
Strategi UMKM Menembus Pasar Global, dari Riset hingga Networking

Produk UMKM dinilai bukan tidak mungkin menembus pasar global, asalkan pelaku usaha menyiapkan strategi sejak awal. Hal itu disampaikan Owner of Woh Chips by Kultiva Co, Suryaningsih Wibowo, di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/8/2025).

Ia menegaskan bahwa riset pasar, pemahaman target konsumen, dan penentuan harga menjadi fondasi penting sebelum masuk ke negara tujuan. Menurutnya, keberhasilan ekspor juga ditopang oleh relasi, pelatihan, serta dukungan pemasaran yang tepat.

Riset Pasar UMKM Ekspor

Suryaningsih menilai riset pasar menjadi langkah awal yang tidak boleh diabaikan oleh pelaku UMKM. Melalui market research, pelaku usaha dapat mengetahui siapa target pembeli, produk yang dibutuhkan, dan harga yang sesuai.

Ia menekankan pentingnya memahami negara tujuan sebelum memasarkan produk. Tanpa riset, pelaku usaha berisiko salah membaca kebutuhan konsumen dan kehilangan peluang ekspor.

Menurut Suryaningsih, strategi ini membantu UMKM mempersiapkan produk agar lebih relevan di pasar luar negeri. Dengan begitu, produk yang dibawa tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai jual yang tepat.

Relasi Jadi Kunci Bisnis

Selain riset, Suryaningsih menilai bisnis sangat bergantung pada hubungan yang dibangun secara konsisten. Baginya, komunikasi yang baik membuka peluang untuk memahami kebutuhan dan keinginan konsumen di negara tujuan.

Ia menyebut, pendekatan tersebut juga membantu menentukan harga jual yang kompetitif di pasar ekspor. Dengan memahami psikologi pembeli, pelaku usaha dapat menawarkan produk sebagai solusi, bukan sekadar barang dagangan.

Dalam pandangannya, relasi yang kuat membuat UMKM lebih mudah membaca tren dan permintaan pasar. Hal itu menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan global.

Pelatihan Pemerintah Untuk UMKM

Suryaningsih juga menyoroti pentingnya pelatihan yang disediakan pemerintah bagi UMKM. Program semacam itu dinilai memberi banyak manfaat, termasuk dukungan dalam memasarkan produk.

Ia menilai pembinaan dari kementerian dan lembaga terkait dapat memperluas wawasan pelaku usaha. Selain belajar strategi usaha, UMKM juga bisa memperoleh akses jaringan yang lebih luas.

Menurutnya, dukungan pemerintah sangat membantu UMKM untuk naik kelas. Dengan pendampingan yang tepat, pelaku usaha akan lebih siap bersaing di pasar lokal maupun internasional.

Ekspor Lewat Business Matching

Saat ini, produk Woh Chips by Kultiva Co telah menembus pasar di 10 negara, termasuk Kanada, Thailand, Prancis, China, Singapura, Australia, dan Malaysia. Capaian tersebut tidak lepas dari keikutsertaan dalam pameran yang diselenggarakan BNI di Hongkong.

Suryaningsih mengungkapkan, partisipasi pada pameran BNIXpora di Hongkong tahun lalu menjadi titik penting bagi perluasan pasar. Dari ajang itu, perusahaannya akhirnya berhasil menembus pasar China melalui dukungan business matching.

Ia menegaskan bahwa peluang ekspor akan lebih besar jika UMKM aktif mengikuti forum bisnis dan memperluas jaringan. Menurutnya, kombinasi antara produk yang siap, relasi yang kuat, dan dukungan promosi akan mempercepat langkah menuju pasar global.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!