Strategi UMKM Menembus Pasar Global

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 21 Mei 2026 22:28 WIB 7
Strategi UMKM Menembus Pasar Global

Produk UMKM dinilai memiliki peluang besar untuk menembus pasar global, asalkan pelaku usaha menyiapkan strategi yang tepat sejak awal. Owner Woh Chips by Kultiva Co, Suryaningsih Wibowo, menegaskan bahwa persiapan produk, riset pasar, dan pemahaman konsumen menjadi kunci utama agar produk diterima di negara tujuan.

Menurut Suryaningsih, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik, tetapi juga harus memahami siapa target pembeli, kapan produk dibutuhkan, dan berapa harga yang sesuai. Hal itu ia sampaikan di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Riset Pasar Jadi Dasar

Suryaningsih menilai riset pasar merupakan langkah awal yang tidak bisa diabaikan oleh pelaku UMKM. Melalui riset, pelaku usaha dapat mengetahui karakter pasar, kebutuhan konsumen, dan peluang produk di negara tujuan ekspor.

Ia menekankan pentingnya market research agar produk yang dibuat benar-benar sesuai dengan target. Tanpa proses ini, pelaku usaha berisiko salah menentukan sasaran, harga, dan strategi pemasaran.

Menurutnya, riset juga membantu UMKM memahami produk seperti apa yang dibutuhkan pasar luar negeri. Dengan begitu, produk dapat diposisikan sebagai solusi bagi kebutuhan konsumen di negara tujuan.

Bangun Relasi Bisnis

Selain riset, Suryaningsih menilai relasi bisnis menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha. Bisnis, menurut dia, tidak hanya soal jual beli, tetapi juga tentang membangun hubungan dan komunikasi yang berkelanjutan.

Melalui relasi yang baik, pelaku UMKM dapat memahami keinginan konsumen sekaligus menyesuaikan produk yang ditawarkan. Pendekatan ini juga memudahkan pelaku usaha menentukan harga jual yang lebih tepat di pasar ekspor.

Ia menyebut psikologi pembeli sebagai aspek yang perlu dipahami sejak awal. Produk snack, misalnya, harus mampu memberi nilai emosional bagi pembeli, baik sebagai camilan iseng maupun sebagai sesuatu yang memberi kebahagiaan sesaat.

Manfaat Pelatihan UMKM

Suryaningsih juga mendorong pelaku UMKM untuk aktif mengikuti pelatihan yang disediakan pemerintah. Menurut dia, pelatihan memberikan banyak manfaat, termasuk pengetahuan bisnis dan dukungan dalam pemasaran produk.

Ia menilai program pembinaan dari kementerian dan lembaga terkait dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha. Dukungan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kesiapan UMKM sebelum masuk ke pasar internasional.

Selain itu, pelatihan membantu pelaku usaha membangun jaringan atau networking sejak dari pasar lokal. Jaringan ini kemudian bisa menjadi pintu masuk untuk memahami tren promosi dan permintaan konsumen di berbagai negara.

Ekspor Ke Sepuluh Negara

Berkat strategi yang dijalankan, produk Woh Chips by Kultiva Co kini telah diekspor ke 10 negara. Pasar tujuan tersebut antara lain Kanada, Thailand, Prancis, China, Singapura, Australia, dan Malaysia.

Suryaningsih mengaitkan capaian itu dengan keikutsertaannya dalam pameran yang diselenggarakan BNI di Hong Kong. Dari ajang tersebut, produk yang dibawanya mendapat kesempatan bertemu dengan calon pembeli dan mitra usaha dari luar negeri.

Ia menyebut business matching sebagai faktor penting yang membantu membuka jalan ekspor ke China pada tahun lalu. Dukungan tersebut membuktikan bahwa pameran dan jejaring bisnis dapat menjadi sarana efektif bagi UMKM untuk naik kelas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!