ST016 Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil Hingga 6,25%

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 01 Juni 2026 04:12 WIB 2
ST016 Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil Hingga 6,25%

Tren investasi masyarakat terus bergeser di tengah dinamika global yang memengaruhi pasar keuangan Indonesia. Di saat banyak investor mencari instrumen yang menguntungkan, berisiko rendah, dan sesuai prinsip etis, sukuk tabungan menjadi salah satu pilihan yang makin dilirik.

Daya tarik itu tercermin dari Laporan Statistik Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan pada akhir 2025, yang mencatat nilai transaksi investor syariah melonjak 104 persen menjadi Rp11,2 triliun. Di saat yang sama, kapitalisasi pasar modal syariah juga menembus Rp8.900 triliun, seiring hadirnya ST016 sebagai alternatif investasi bagi warga negara Indonesia.

Sukuk Tabungan ST016

ST016 merupakan Surat Berharga Syariah Negara ritel yang ditawarkan kepada individu WNI sebagai sarana investasi syariah. Instrumen ini hadir untuk memperluas basis investor domestik sekaligus mendukung pembiayaan APBN 2026.

Pemerintah menawarkan ST016 dalam dua seri, yaitu Sukuk Tabungan Seri ST016T2 dengan tenor dua tahun dan Green Sukuk Seri ST016T4 dengan tenor empat tahun. Masa penawaran dibuka pada 8 Mei 2026 hingga 3 Juni 2026 melalui mitra distribusi di pasar perdana domestik.

Berbeda dengan instrumen yang diperdagangkan bebas di pasar sekunder, ST016 tidak dapat diperjualbelikan setelah pembelian. Meski demikian, investor tetap memperoleh fasilitas early redemption sesuai ketentuan yang berlaku.

Skema ini memberi fleksibilitas bagi investor yang membutuhkan likuiditas sebelum jatuh tempo. Pada saat yang sama, karakter syariahnya menjadikan ST016 selaras dengan preferensi investor yang mengutamakan prinsip halal dan etis.

Imbal Hasil Sukuk Tabungan

ST016 menawarkan kupon mengambang dengan batas bawah atau floating with floor sampai jatuh tempo. Artinya, imbal hasil dapat naik jika suku bunga acuan meningkat, namun tidak akan turun di bawah level minimum yang telah ditetapkan.

Untuk seri ST016T2, tingkat imbalan awal ditetapkan sebesar 6,05 persen per tahun atau BI rate ditambah 130 basis poin. Sementara ST016T4 menawarkan 6,25 persen per tahun atau BI rate ditambah 150 basis poin.

Kupon tersebut dibayarkan setiap bulan kepada investor individu WNI. Dengan pola pembayaran rutin, instrumen ini dapat membantu menjaga arus kas dan perencanaan keuangan jangka menengah.

Besaran imbal hasil juga disebut berada di atas rata-rata tingkat suku bunga deposito bank BUMN. Kondisi ini membuat ST016 menarik bagi investor yang mencari pendapatan berkala dengan profil risiko yang relatif terukur.

Risiko Sukuk Tabungan

ST016 memiliki risiko gagal bayar yang sangat rendah karena pokok dan kupon dijamin undang-undang. Dana pembayarannya juga disediakan dalam APBN setiap tahun sesuai ketentuan Surat Utang Negara.

Dari sisi risiko likuiditas, ST016 tidak diperdagangkan di pasar sekunder sehingga investor tidak bisa menjualnya kembali kapan saja. Namun, fasilitas early redemption memberi kesempatan pencairan lebih awal pada waktu yang telah ditentukan.

Instrumen ini juga tidak memiliki risiko tingkat bunga dalam arti nilai pokoknya tidak berubah mengikuti gejolak pasar. Kupon ST016 pun tetap mengikuti skema yang berlaku sampai jatuh tempo.

Dengan struktur tersebut, ST016 menjadi opsi yang cocok bagi investor yang mengutamakan stabilitas. Bagi pemula, karakter ini dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal pasar surat berharga negara syariah.

Cara Pesan Sukuk Tabungan

Pemesanan ST016 dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi BRImo. Investor yang sudah memiliki akun SBN cukup masuk ke menu Investasi, memilih SBN, lalu memasukkan nominal pemesanan minimal Rp1 juta.

Setelah itu, nasabah melakukan pembayaran melalui kode billing yang diterbitkan sistem. Proses ini dirancang agar pemesanan dapat dilakukan secara daring, cepat, dan praktis.

Bagi nasabah yang belum pernah membeli SBN, registrasi perlu dilakukan terlebih dahulu di kantor cabang BRI terdekat. Langkah ini diperlukan untuk mendapatkan Single Investor Identification atau SID serta rekening surat berharga.

Dengan akses yang semakin mudah, ST016 menjadi pilihan yang relevan bagi investor ritel yang ingin berinvestasi sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional. Informasi lebih lanjut tersedia di bbri.id/st016 sebelum masa penawaran berakhir.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!