Self-Care Tak Harus Mahal, Ini Penjelasannya

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 07:17 WIB 6
Self-Care Tak Harus Mahal, Ini Penjelasannya

Self-care kerap dianggap identik dengan liburan mahal, staycation, atau belanja untuk mencari kenyamanan. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya tepat karena merawat diri bisa dilakukan dengan cara sederhana tanpa mengeluarkan uang.

Psikolog Annisa Axelta, M.Psi, menjelaskan bahwa self-care pada dasarnya adalah upaya mengisi kembali energi fisik dan mental yang terkuras oleh rutinitas harian. Penjelasan itu disampaikan dalam acara Wolipop bertajuk Kartini di Cartini, yang menyoroti pentingnya memahami self-care secara lebih sehat dan realistis.

Self-Care Tak Harus Mahal

Annisa menegaskan bahwa salah satu mitos yang sering berkembang di masyarakat adalah anggapan bahwa self-care harus selalu menghabiskan uang. Menurutnya, pemahaman seperti ini membuat banyak orang keliru menilai kebutuhan dasar untuk beristirahat.

Padahal, self-care justru bisa dilakukan lewat langkah yang sangat sederhana. Istirahat sejenak, memberi jeda dari aktivitas, dan mengambil waktu untuk diri sendiri sudah termasuk bentuk perawatan diri.

Pandangan tersebut penting karena tidak semua orang memiliki waktu atau biaya untuk melakukan aktivitas yang dianggap mewah. Dengan memahami makna self-care secara benar, masyarakat dapat lebih mudah menjaga keseimbangan hidup.

Annisa juga menilai bahwa self-care perlu dipahami sebagai kebutuhan, bukan sekadar tren gaya hidup. Jika dimaknai dengan tepat, setiap orang dapat menemukan cara yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Istirahat Juga Bentuk Self-Care

Banyak orang merasa bersalah saat memilih untuk beristirahat atau rebahan di tengah padatnya aktivitas. Menurut Annisa, perasaan itu perlu diluruskan karena istirahat justru membantu tubuh dan pikiran pulih.

Ia menjelaskan bahwa rebahan, me-time, atau sekadar berhenti dari kesibukan sesaat sudah bisa masuk dalam kategori self-care. Selama dilakukan dengan porsi yang wajar, kebiasaan tersebut dapat membantu seseorang kembali bertenaga.

Meski begitu, Annisa mengingatkan bahwa istirahat tetap harus dilakukan secara seimbang. Jika dibiarkan berlebihan, rebahan justru dapat menghambat produktivitas dan membuat seseorang kehilangan ritme aktivitas.

Karena itu, self-care bukan berarti berhenti bergerak sepenuhnya. Yang dibutuhkan adalah kemampuan mengenali kapan tubuh dan pikiran benar-benar perlu jeda.

Makna Self-Care yang Sehat

Annisa mengibaratkan kondisi fisik dan mental manusia seperti baterai yang perlu diisi ulang setelah dipakai seharian. Saat energi terkuras, seseorang cenderung mudah lelah, kehilangan fokus, dan cepat merasa tertekan.

Dalam kondisi seperti itu, self-care berfungsi untuk mengembalikan energi yang sempat habis. Proses ini membantu seseorang merasa lebih segar, lebih tenang, dan lebih siap menjalani aktivitas berikutnya.

Ia menegaskan bahwa self-care bukan sekadar memanjakan diri dengan hal-hal mewah. Lebih dari itu, self-care adalah kebutuhan dasar untuk menjaga keseimbangan emosi, fisik, dan mental.

Jika dilakukan secara tepat, self-care dapat membantu seseorang mempertahankan semangat dalam menjalani rutinitas. Karena itu, memahami esensinya menjadi penting agar perawatan diri tidak disalahartikan.

Cara Sederhana Merawat Diri

Menurut Annisa, self-care tidak harus dilakukan dengan traveling atau aktivitas di luar rumah. Ada banyak pilihan sederhana yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan masing-masing orang.

Beberapa contoh yang dapat dilakukan adalah beristirahat cukup di akhir pekan dan menunda sementara urusan kerja. Selain itu, seseorang juga bisa menolak ajakan jika memang sedang membutuhkan waktu sendiri.

Ia juga menyebutkan bahwa self-care memiliki banyak bentuk, mulai dari spiritual hingga emosional. Aktivitas seperti beribadah, meditasi, olahraga ringan, journaling, membaca buku, atau belajar hal baru dapat menjadi pilihan yang bermanfaat.

Dengan pendekatan yang sederhana, self-care bisa dilakukan lebih konsisten tanpa terasa membebani. Hal ini membuat perawatan diri menjadi bagian alami dari kehidupan sehari-hari.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!