Sarwendah Tanggapi Isu Pesugihan Gunung Kawi

Lifestyle Anindya Kirana Putri 22 Mei 2026 11:38 WIB 6
Sarwendah Tanggapi Isu Pesugihan Gunung Kawi

Sarwendah akhirnya memberikan tanggapan langsung setelah namanya dikaitkan dengan isu pesugihan di Gunung Kawi. Lewat unggahan di Threads, mantan istri Ruben Onsu itu menyindir pihak yang terus memakai namanya sebagai bahan clickbait.

Nama Sarwendah sebelumnya ikut terseret setelah muncul konten Pesulap Merah yang mewawancarai kuncen Gunung Kawi. Isu itu kemudian melebar, hingga membuat dirinya merasa perlu meluruskan kabar yang beredar di media sosial.

Sindiran Sarwendah soal isu pesugihan

Sarwendah menulis pesan bernada sindiran melalui akun Threads pribadinya. Ia menyoroti bagaimana namanya disebut berulang kali dalam isu yang menurutnya tidak jelas kebenarannya.

“Namaku clickbait banget ya sampe nggak berhenti-henti dipakai. Okelah berarti aku,” tulis Sarwendah dalam unggahannya yang dikutip pada Rabu, 20 Mei 2026. Unggahan itu segera menarik perhatian warganet.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Sarwendah merasa tidak nyaman dengan pemberitaan yang menyeret namanya. Ia menilai penggunaan namanya dalam konteks itu sudah berlebihan.

Sebagai figur publik, Sarwendah kerap menjadi sasaran sorotan ketika muncul kabar yang belum terverifikasi. Kondisi itu membuat responsnya menjadi perhatian karena disampaikan secara terbuka di ruang digital.

Bahasa sindiran yang dipilih Sarwendah memperlihatkan sikapnya menghadapi isu tersebut. Ia tidak menanggapinya dengan kemarahan, melainkan dengan nada satir yang menohok.

Syuting horor di Serbia

Selain menanggapi isu pesugihan, Sarwendah juga menyinggung kegiatan syuting film horor yang tengah dijalaninya di Serbia. Ia menyebut suasana syuting terasa berbahaya dan mengaitkannya dengan tudingan yang sedang diarahkan kepadanya.

Dalam unggahannya, Sarwendah bertanya secara retoris apakah di luar negeri juga ada pesugihan. Kalimat itu menjadi bentuk sindiran atas tuduhan yang menurutnya tidak masuk akal.

“Kebetulan ini juga disuruh syuting horor ke Serbia, rasanya seperti nyawa nggak ada harganya bahaya luar biasa, apakah di luar negeri juga ada pesugihan?” tulisnya. Unggahan tersebut memperlihatkan bahwa ia mencoba menanggapi kabar miring dengan nada ironis.

Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa dirinya sedang fokus pada pekerjaan di dunia hiburan. Namun, di saat bersamaan, ia tetap harus menghadapi sorotan publik atas isu yang tak kunjung reda.

Kontras antara pekerjaan film horor dan tudingan pesugihan membuat respons Sarwendah semakin ramai dibicarakan. Banyak warganet menilai pernyataannya sebagai bentuk pembelaan diri yang wajar.

Unggahan bersama Jordi Onsu

Melalui Instagram Story, Sarwendah juga mengunggah foto bersama Jordi Onsu. Pada unggahan itu, ia kembali menyinggung fitnah yang disebut belum selesai menyeret namanya.

Ia menuliskan keterangan yang mengisyaratkan bahwa proses syuting yang dijalani penuh risiko. Meski demikian, ia menegaskan bahwa fitnah terhadap dirinya masih terus bergulir.

@jordionsu ini kita syuting horor sampe kemana-mana, nyawa rasanya sudah tidak berharga sangking bahayanya, tapi fitnahnya gak kelar-kelar ya, tulisnya. Unggahan tersebut memperkuat kesan bahwa Sarwendah ingin menunjukkan sisi lain dari kehidupan profesionalnya.

Kehadiran Jordi Onsu dalam unggahan itu juga menjadi perhatian publik. Banyak yang menilai ia ingin memperlihatkan dukungan dari orang terdekat di tengah kabar yang menimpanya.

Di tengah derasnya komentar warganet, unggahan ini menjadi penegas bahwa Sarwendah belum ingin diam. Ia memilih merespons secara langsung agar publik tidak terus menerima kabar sepihak.

Klarifikasi kuasa hukum

Sebelumnya, pihak Sarwendah melalui kuasa hukum sudah memberikan klarifikasi atas berita viral yang menyeret nama kliennya. Mereka menilai perlu ada penjelasan agar isu pesugihan Gunung Kawi tidak berkembang liar.

Kuasa hukum Abraham Simon menyebut peristiwa yang dikaitkan dengan Sarwendah sebenarnya sudah terjadi cukup lama. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar 2021 hingga 2022 saat ada syuting podcast Kakak Beradik.

Ia menegaskan bahwa konteks kejadian tersebut harus dipahami secara utuh. Karena itu, pihaknya meminta publik tidak langsung menarik kesimpulan tanpa dasar yang jelas.

Langkah klarifikasi ini diambil untuk meredam spekulasi yang terus berkembang di media sosial. Pihak Sarwendah berharap penjelasan resmi dapat menghentikan penyebaran informasi yang dinilai menyesatkan.

Dengan tanggapan langsung dari Sarwendah dan penjelasan kuasa hukumnya, isu yang sempat ramai kini mulai menemukan konteksnya. Meski begitu, sorotan publik terhadap namanya masih berpotensi berlanjut selama percakapan di media sosial belum mereda.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!