Samanta Elsener Ungkap Alasan Memilih Islam

Lifestyle Nadia Safira Putri 28 Mei 2026 18:42 WIB 2
Samanta Elsener Ungkap Alasan Memilih Islam

Samanta Elsener, adik pembawa acara Darius Sinathrya, mengungkap alasan pribadinya memeluk Islam setelah melalui perjalanan batin yang panjang. Psikolog dan penulis ini mengaku keputusan tersebut lahir dari pencarian ketenangan, bukan dorongan sesaat.

Dalam percakapan bersama Melaney Ricardo di YouTube, Samanta menceritakan duka kehilangan ibu sejak kecil, pengalaman sosial di sekolah dan kampus, hingga akhirnya menemukan rasa damai saat mengenal ajaran Islam. Proses itu membuat kisahnya ramai diperbincangkan di jagat maya karena dianggap jujur dan menyentuh.

Perjalanan Mualaf Samanta Elsener

Samanta Elsener menuturkan bahwa proses mengenal Islam berlangsung perlahan. Ia tidak langsung mengambil keputusan besar, melainkan melalui pencarian yang cukup panjang.

Di tengah perjalanan itu, ia merasa perlu memahami berbagai keyakinan secara lebih mendalam. Sikap tersebut membuat keputusannya lahir dari pertimbangan yang matang.

Ia menyebut pencarian itu sebagai bagian dari upaya menemukan jalan yang paling sesuai bagi jiwanya. Bagi Samanta, ketenangan batin menjadi faktor utama.

Karena itu, keputusan menjadi mualaf dipandangnya sebagai bentuk penyembuhan diri. Ia menilai langkah tersebut hadir setelah proses refleksi yang jujur.

Masjid dan Rasa Tenang

Salah satu momen yang membekas dalam ingatan Samanta adalah saat ia rutin melewati sebuah masjid ketika berangkat ke kampus. Suasana yang dirasakannya memberi ketenangan yang sulit dijelaskan.

Ia juga mengaku terkesan dengan gerakan salat yang menurutnya menghadirkan rasa damai. Saat itu, ia belum menjadi mualaf, tetapi sudah merasakan daya tarik emosional yang kuat.

Pengalaman sederhana itu kemudian menjadi pintu awal kedekatannya dengan Islam. Dari sana, rasa ingin tahunya semakin tumbuh.

Samanta menilai ketenangan yang ia temukan bukan kebetulan belaka. Ia menganggap pengalaman tersebut sebagai isyarat penting dalam hidupnya.

Pandangan Samanta Tentang Islam

Samanta mengatakan bahwa interaksi dengan teman-teman Muslim di sekolah negeri dan lingkungan kampus membuka pandangannya. Ia melihat Islam dari sisi yang lebih hangat dan manusiawi.

Pengalaman itu membuatnya sadar bahwa banyak anggapan negatif tentang Islam tidak sesuai dengan kenyataan yang ia temui. Ia justru menemukan kedamaian batin dalam relasi sosial yang terjalin.

Ia menilai ajaran Islam memberikan jawaban atas kegelisahan yang lama ia rasakan. Situasi tersebut membuat keyakinannya makin mantap.

Bagi Samanta, Islam hadir bukan hanya sebagai agama, tetapi juga ruang untuk memahami diri sendiri. Pandangan itu menjadi fondasi penting dalam langkah spiritualnya.

Dukungan Keluarga Samanta

Meski berpindah keyakinan, Samanta tetap menjaga hubungan baik dengan keluarganya. Ia menyebut keluarganya memberi ruang dan menghormati pilihannya.

Sang ayah yang pernah berpindah dari Islam ke Katolik demi pernikahan disebut memiliki sikap toleran yang tinggi. Hal itu membuat suasana keluarga tetap hangat.

Dukungan juga datang dari kakaknya, Darius Sinathrya, serta iparnya, Donna Agnesia. Kehadiran mereka menjadi penguat bagi Samanta dalam menjalani proses barunya.

Ia menegaskan bahwa keputusannya bukan bentuk pemberontakan. Baginya, ini adalah perjalanan untuk menemukan kedamaian dan berdamai dengan masa lalu.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!