Rusia Matikan Internet Mobile Moskow Jelang Parade Victory Day

Teknologi Moh. Royhan Nahado 02 Juni 2026 10:09 WIB 2
Rusia Matikan Internet Mobile Moskow Jelang Parade Victory Day

Pemerintah Rusia berencana mematikan akses internet mobile dan layanan SMS di Moskow pada 9 Mei 2026, bertepatan dengan parade Victory Day di Lapangan Merah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pengamanan, di tengah kekhawatiran terhadap ancaman serangan drone menjelang perayaan tahunan terbesar Rusia itu.

Laporan media pertahanan Ukraina, Militarnyi, yang dikutip pada Jumat, 8 Mei 2026, menyebut pembatasan jaringan akan diberlakukan selama parade berlangsung. Selain itu, pembatasan juga diperkirakan terjadi pada 5 dan 7 Mei sebagai bagian dari persiapan keamanan.

Pembatasan Internet Moskow

Kementerian Pengembangan Digital Rusia disebut telah memberi pemberitahuan bahwa akses internet mobile akan dibatasi sepenuhnya saat parade digelar. Langkah itu disiapkan untuk mengurangi risiko gangguan keamanan di pusat ibu kota.

Pembatasan tidak hanya menyasar internet mobile, tetapi juga layanan SMS yang biasa digunakan warga untuk komunikasi cepat. Sejumlah platform digital yang biasanya tetap aktif saat jaringan dipersempit juga dikabarkan akan ikut diblokir sementara.

Kondisi ini menandai pengamanan ketat di Moskow menjelang salah satu agenda kenegaraan paling penting di Rusia. Pemerintah menempatkan stabilitas keamanan sebagai prioritas utama selama rangkaian perayaan berlangsung.

Dalam praktiknya, pembatasan jaringan seperti ini berpotensi memengaruhi aktivitas harian warga di wilayah ibu kota. Akses komunikasi, transaksi digital, dan layanan berbasis lokasi dapat terdampak selama pembatasan diberlakukan.

Kekhawatiran Serangan Drone

Langkah pembatasan jaringan disebut berangkat dari meningkatnya kekhawatiran Kremlin terhadap potensi serangan drone Ukraina. Ancaman itu dinilai dapat mengganggu jalannya parade Victory Day yang menjadi simbol kekuatan militer Rusia.

Parade tahunan tersebut memiliki makna politik dan militer yang sangat besar bagi pemerintah Rusia. Karena itu, setiap potensi ancaman yang muncul akan ditanggapi dengan pengamanan berlapis.

Militarnyi melaporkan bahwa pembatasan jaringan dipandang sebagai salah satu cara untuk mempersulit koordinasi serangan yang berbasis teknologi. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan tingginya kewaspadaan aparat terhadap situasi keamanan di Moskow.

Dalam beberapa hari terakhir, perhatian publik juga tertuju pada meningkatnya ketegangan di sekitar ibu kota Rusia. Otoritas keamanan tampak berupaya menutup berbagai celah yang dapat dimanfaatkan pihak lawan.

Penguatan Pertahanan Udara

Selain membatasi jaringan komunikasi, Rusia disebut memperkuat pertahanan udara di sekitar Moskow. Kementerian pertahanan setempat dikabarkan menambah pengerahan sistem rudal jarak jauh S-400.

Sejumlah konvoi kendaraan militer pembawa sistem pertahanan udara bahkan terlihat bergerak menuju ibu kota Rusia. Pergerakan itu memperkuat dugaan bahwa pengamanan jelang parade dilakukan secara intensif.

Penguatan alutsista tersebut menunjukkan fokus pemerintah pada perlindungan titik-titik strategis. Moskow menjadi pusat perhatian karena menjadi lokasi utama parade Victory Day.

Rangkaian langkah ini, mulai dari pemadaman jaringan hingga penempatan sistem pertahanan udara, mencerminkan kesiapsiagaan yang tinggi. Pemerintah Rusia tampaknya tidak ingin mengambil risiko pada acara yang disorot luas secara domestik maupun internasional.

Parade Digelar Lebih Terbatas

Victory Day tahun ini juga disebut akan digelar dalam format yang lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu perubahan paling mencolok adalah absennya iring-iringan kendaraan tempur berat dan tank militer di Lapangan Merah.

Jika kabar itu benar, maka ini menjadi pertama kalinya sejak 2008 parade tersebut tidak menampilkan unsur persenjataan berat. Perubahan format ini menunjukkan adanya penyesuaian besar dalam penyelenggaraan acara kenegaraan tersebut.

Sebelumnya, gangguan internet mobile juga telah dilaporkan terjadi di Moskow dan St. Petersburg sejak awal Mei. Warga mengeluhkan terganggunya pembayaran digital, navigasi online, dan aplikasi transportasi akibat pembatasan jaringan.

Situasi itu memperlihatkan bahwa dampak pengamanan tidak hanya dirasakan saat parade, tetapi juga pada hari-hari persiapan. Bagi warga, pembatasan jaringan menjadi konsekuensi langsung dari meningkatnya ketegangan keamanan di Rusia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!