Rusia Batasi Internet Mobile Moskow Saat Parade Victory Day

Teknologi BRH 22 Mei 2026 20:38 WIB 6
Rusia Batasi Internet Mobile Moskow Saat Parade Victory Day

Pemerintah Rusia akan mematikan akses internet mobile dan layanan SMS di Moskow pada 9 Mei 2026, saat parade Victory Day digelar di Lapangan Merah. Kebijakan ini diambil untuk memperketat pengamanan di tengah kekhawatiran atas potensi serangan drone menjelang perayaan tahunan terbesar Rusia tersebut.

Laporan media pertahanan Ukraina, Militarnyi, menyebut pembatasan jaringan itu juga diperkirakan berlaku pada 5 dan 7 Mei sebagai bagian dari persiapan keamanan. Selain internet mobile dan SMS, sejumlah platform digital yang biasanya tetap bisa diakses saat pembatasan berlangsung juga dikabarkan ikut diblokir sementara.

Internet Mobile Moskow Dibatasi

Kementerian Pengembangan Digital Rusia disebut telah memberi tahu bahwa akses internet mobile akan dibatasi sepenuhnya selama parade berlangsung. Langkah itu menjadi bagian dari pengamanan besar yang disiapkan pemerintah untuk menekan risiko gangguan di ibu kota.

Pembatasan tersebut tidak hanya menyasar koneksi data seluler, tetapi juga dapat memengaruhi layanan pesan singkat. Dalam praktiknya, warga berpotensi mengalami gangguan akses komunikasi, terutama pada jam-jam pelaksanaan acara.

Sejumlah layanan digital yang umumnya masih dapat berjalan saat jaringan internet dibatasi juga disebut ikut terdampak. Kondisi ini menunjukkan skala pembatasan yang lebih luas dibandingkan pengamanan rutin sebelumnya.

Militarnyi menilai kebijakan itu mencerminkan tingginya kewaspadaan Kremlin terhadap kemungkinan serangan drone Ukraina. Pemerintah Rusia tampaknya memilih langkah defensif yang ketat demi menjaga pusat pemerintahan tetap aman.

Kekhawatiran Serangan Drone

Kekhawatiran terhadap serangan drone menjadi salah satu alasan utama di balik pembatasan layanan komunikasi. Moskow dinilai sebagai target yang sensitif karena menjadi lokasi parade militer tahunan yang sarat simbol politik.

Langkah pengamanan tersebut juga diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Dalam konteks ini, setiap potensi ancaman di udara diperlakukan sebagai risiko serius oleh otoritas keamanan Rusia.

Militarnyi melaporkan, Rusia telah memperkuat sistem pertahanan udara di sekitar Moskow. Penguatan itu termasuk penambahan pengerahan sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400.

Sejumlah konvoi kendaraan militer pembawa sistem pertahanan udara bahkan terlihat bergerak menuju ibu kota Rusia dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan itu memperlihatkan bahwa pemerintah menempatkan perlindungan Moskow sebagai prioritas utama.

Pertahanan Udara Diperkuat

Penambahan sistem S-400 menjadi sinyal bahwa Rusia menyiapkan lapisan pertahanan berlapis untuk parade tahun ini. Sistem tersebut dikenal sebagai salah satu andalan Rusia dalam menghadapi ancaman udara jarak jauh.

Pengiriman perlengkapan pertahanan ke Moskow dilakukan bersamaan dengan pembatasan layanan digital. Kombinasi ini menunjukkan strategi keamanan yang tidak hanya bergantung pada alat militer, tetapi juga pada kontrol jaringan komunikasi.

Otoritas tampaknya ingin meminimalkan peluang koordinasi di lapangan jika terjadi ancaman mendadak. Dengan menekan akses internet mobile dan SMS, ruang komunikasi publik menjadi lebih terbatas selama acara berlangsung.

Langkah ini juga mencerminkan perubahan pendekatan keamanan di tengah perang yang masih berjalan. Ancaman dari udara kini tidak hanya diantisipasi dengan senjata, tetapi juga dengan pembatasan infrastruktur digital.

Parade Lebih Terbatas

Parade Victory Day tahun ini disebut akan digelar dalam format yang lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak 2008, Lapangan Merah dikabarkan tidak akan menampilkan iring-iringan kendaraan tempur berat dan tank militer.

Perubahan format itu memperlihatkan penyesuaian besar dalam perayaan yang selama ini menjadi panggung unjuk kekuatan Rusia. Kehadiran peralatan tempur berat biasanya menjadi salah satu daya tarik utama dalam parade tersebut.

Gangguan internet mobile juga mulai dilaporkan terjadi di Moskow dan St. Petersburg sejak awal Mei. Warga mengeluhkan pembayaran digital, navigasi online, hingga aplikasi transportasi ikut terganggu akibat pembatasan jaringan.

Situasi itu mempertegas bahwa dampak pengamanan tidak hanya dirasakan pada hari parade. Bagi masyarakat, pembatasan layanan digital dapat memengaruhi aktivitas harian jauh sebelum acara puncak dimulai.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!