Rifky Alhabsyi Bahagia Sambut Anak Pertama Setelah 9 Tahun

Lifestyle Anindya Kirana Putri 25 Mei 2026 03:49 WIB 7
Rifky Alhabsyi Bahagia Sambut Anak Pertama Setelah 9 Tahun

Kebahagiaan tengah menyelimuti aktor Rifky Alhabsyi setelah sembilan tahun menanti kehadiran buah hati pertama bersama sang istri. Pasangan ini akhirnya resmi menyandang status orang tua usai melewati perjalanan panjang yang dipenuhi perjuangan, air mata, dan harapan.

Rifky mengisahkan detik-detik menegangkan saat sang istri menjalani operasi caesar, termasuk kekhawatiran bahwa sang bayi harus masuk ruang NICU. Namun, kondisi putranya membaik setelah lahir, sehingga momen bahagia itu menjadi penutup dari masa penantian yang panjang.

Perjuangan Menanti Buah Hati

Rifky mengaku perjalanan menuju kelahiran anak pertamanya bukanlah hal yang mudah. Ia dan istri telah menanti selama sembilan tahun sebelum akhirnya mendapat kabar bahagia yang mereka harapkan.

Di balik kabar itu, ada riwayat yang tidak ringan, termasuk kehamilan di luar kandungan pada 2018. Kondisi tersebut sempat membuat pasangan ini merasa sangat terpukul dan hampir menyerah.

Tantangan berikutnya datang pada 2022, ketika sang istri harus menjalani operasi tuba falopi. Meski sempat merasa berada di titik terendah, keduanya memilih bangkit dan kembali mencoba.

Upaya itu berlanjut dengan program bayi tabung pada 2025. Dari proses tersebut, harapan yang lama dinantikan akhirnya terwujud dengan kehadiran sang putra.

Detik Menegangkan Operasi

Rifky mengatakan dirinya berada di ruang operasi saat sang istri melahirkan. Ia mengaku sempat diliputi rasa takut ketika dokter meminta persiapan ruang NICU karena kondisi bayi dikhawatirkan belum stabil.

Berat awal bayi disebut hanya 2,2 kilogram. Situasi itu membuat Rifky sangat cemas dan terus berdoa agar proses persalinan berjalan lancar.

Ketegangan berubah menjadi lega saat bayi lahir dan langsung menangis. Berat badannya kemudian disebut mendekati 2,5 kilogram, sehingga ia tidak perlu menjalani perawatan di NICU.

Rasa haru itu membuat Rifky sulit menyembunyikan emosinya. Ia menyebut momen tersebut sebagai salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.

Pengorbanan Seorang Ibu

Selama proses operasi, Rifky sempat tidak sengaja melihat tindakan medis yang dijalani sang istri. Pengalaman itu membuatnya syok karena baru benar-benar menyadari beratnya perjuangan seorang ibu.

Ia mengatakan kakinya sempat gemetar ketika melihat proses bedah tersebut. Menurutnya, rasa sakit dan ketabahan yang dialami istri menjadi bukti besar pengorbanan dalam melahirkan.

Rifky menilai pengalaman itu membuka matanya tentang arti perjuangan seorang perempuan saat menjadi ibu. Ia mengaku semakin menghormati peran istrinya setelah menyaksikan langsung proses persalinan.

Kedekatan emosional di ruang operasi itu juga meninggalkan kesan mendalam bagi Rifky. Ia menyebut momen tersebut sebagai pengingat bahwa kelahiran anak bukan hanya kebahagiaan, tetapi juga perjalanan penuh pengorbanan.

Ayah Baru yang Siaga

Momen pertama menggendong sang putra juga menjadi bagian yang tak kalah emosional bagi Rifky. Dengan suara bergetar, ia langsung melantunkan azan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak pertamanya.

Setelah resmi menjadi ayah, Rifky mengaku sikapnya ikut berubah. Ia merasa lebih posesif terhadap sang buah hati, meski usianya baru beberapa hari.

Ia bahkan sudah terbiasa begadang untuk membantu sang istri memberikan ASI eksklusif. Menurut Rifky, masa-masa awal menjadi orang tua menuntut kesiapan fisik dan mental yang besar.

Bagi Rifky, kelahiran putranya menjadi penanda babak baru dalam kehidupan keluarga kecilnya. Setelah menanti sembilan tahun, ia kini menikmati peran sebagai ayah dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!