Ridho Rhoma: Pendewasaan Pasca Lapas dan Masa Depan

Lifestyle Nadia Safira Putri 14 Mei 2026 05:25 WIB 19
Ridho Rhoma: Pendewasaan Pasca Lapas dan Masa Depan

Ridho Rhoma, pedangdut berusia 35 tahun, membagikan pandangan hidupnya yang lebih matang. Setelah dua kali tersandung kasus penyalahgunaan narkotika pada 2017 dan 2021, ia menegaskan perjalanan hidupnya berubah secara signifikan. Melalui wawancara di Studio Trans TV pada Mei 2026, Ridho mengisahkan bagaimana pengalaman masa lalu membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan saat ini.

Ridho menegaskan bahwa masa lalunya tidak lagi ia anggap beban, melainkan proses pendewasaan. Masa yang telah berlalu menjadi pijakan untuk keputusan yang lebih bijak kedepannya. Pengalaman naas sebelumnya ia jadikan pelajaran untuk menjaga diri dan keluarganya.

Perubahan Perspektif Ridho

Perubahan signifikan terlihat pada cara Ridho memilah lingkungan pergaulan dan aktivitas harian. Jika dulu ia kerap mengikuti arus tanpa tujuan jelas, kini ia lebih selektif memilih teman dan kegiatan. Ridho menegaskan bahwa perubahan ini bagian dari proses pendewasaan yang ia jalani.

Ridho menyatakan bahwa pengontrolan diri menjadi kunci perubahan. Contoh konkretnya, ia lebih berhati-hati terhadap ajakan tanpa tujuan. Langkah-langkah kecil itu membangun kebiasaan baru yang lebih sehat.

Di sisi karier, ia fokus pada karya yang membangun. Selain itu, ia menilai waktu bersama keluarga sebagai hal utama. Keputusan-keputusan yang diambil kini lebih terukur dan bertanggung jawab.

Gaya Hidup Kini

Ridho menjelaskan bahwa kedewasaan juga tercermin dalam rutinitas harian. Proses ini meliputi komitmen terhadap pekerjaan, latihan, dan istirahat cukup. Dia berharap publik melihat contoh hidup yang berkelanjutan tanpa mengorbankan etika.

Pelaksanaan hari-hari menjadi lebih terstruktur setiap minggu. Penjadwalan waktu dengan disiplin membantu mengurangi risiko kembali ke kebiasaan lama. Produk akhirnya adalah hidup yang lebih tenang dan fokus pada hal-hal bermakna.

Ridho juga menegaskan bahwa masa depan tidak lagi ditentukan oleh masa lalu. Pendapat tersebut ia sampaikan dengan nada percaya diri dan penuh harap. Publik pun diajak menyimak perjalanan pendewasaan sebagai pelajaran berharga.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!