Ria Ricis akhirnya mengungkap alasan di balik perubahan bentuk hidungnya yang belakangan menjadi sorotan publik. YouTuber berusia 30 tahun itu menjalani operasi plastik berupa rinoplasti, bukan hanya untuk penampilan, tetapi juga untuk mengatasi masalah kesehatan yang telah lama mengganggu pernapasannya.
Kondisi tersebut membuat Ricis harus menempuh serangkaian konsultasi medis sejak beberapa tahun lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan struktur pada tulang hidung yang menyebabkan salah satu saluran napasnya tersumbat, sehingga aktivitas sehari-hari ikut terdampak.
Rinoplasti untuk kesehatan
Ricis menjelaskan bahwa keputusan menjalani prosedur itu bukan muncul secara spontan. Ia menyebut persoalan pada hidungnya sudah diketahui sejak lama setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Dari hasil pengecekan, tulang hidungnya diketahui bengkok ke kiri dan menyebabkan jalur pernapasan tertutup.
Masalah itu membuat dirinya sering merasa tidak nyaman ketika bernapas. Kondisi tersebut juga berdampak pada rutinitas harian, terutama saat ia harus beraktivitas dalam waktu lama. Menurut Ricis, gangguan itu tidak bisa terus dibiarkan karena semakin mengganggu kualitas hidupnya.
Ia menegaskan bahwa alasan medis menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan. Meski hasil operasi membuat hidungnya tampak lebih mancung, tujuan awalnya tetap untuk memperbaiki fungsi pernapasan. Karena itu, tindakan rinoplasti dipilih sebagai langkah yang paling tepat.
Kelainan tulang hidung
Ricis mengaku sudah menjalani konsultasi medis sejak beberapa tahun lalu untuk mencari tahu penyebab keluhan yang ia rasakan. Pemeriksaan radiologi kemudian memperlihatkan adanya struktur tulang hidung yang tidak lurus. Temuan itu menjadi penjelas mengapa ia kerap mengalami hambatan saat bernapas.
Ia menyebut bagian hidungnya bengkok ke arah kiri dan menutup salah satu jalur udara. Kondisi tersebut membuat pernapasan tidak berjalan optimal, terutama ketika ia tidak dalam kondisi fit. Masalah ini menjadi alasan utama mengapa ia akhirnya memutuskan melakukan tindakan perbaikan.
Ricis menilai langkah tersebut perlu diambil agar kondisi kesehatannya tidak terus memburuk. Selain mengganggu kenyamanan, gangguan pada struktur hidung juga membuatnya bergantung pada bantuan medis tertentu. Situasi itu mendorongnya untuk mencari solusi yang lebih permanen.
Ketergantungan obat semprot
Sebelum menjalani operasi, Ricis mengaku sempat bergantung pada obat semprot hidung selama bertahun-tahun. Ia mengatakan pernah menggunakan obat yang seharusnya dipakai dalam jangka sangat singkat, tetapi justru digunakan jauh lebih lama. Kebiasaan itu terjadi karena ia merasa sulit bernapas tanpa bantuan obat tersebut.
Ricis menyebut dirinya sempat memakai obat itu empat hingga lima kali sehari. Padahal, aturan pakainya hanya sekali sehari selama lima hari. Penggunaan yang berkepanjangan membuat kondisinya tidak membaik secara ideal dan justru mempertegas perlunya tindakan medis lanjutan.
Ketergantungan itu menjadi salah satu faktor yang membuatnya semakin yakin untuk operasi. Ia tidak ingin terus bergantung pada obat semprot hanya agar bisa bernapas dengan lebih lega. Dari situ, keputusan untuk memperbaiki struktur hidung akhirnya diambil.
Pulih dan bernapas lega
Operasi perbaikan tulang hidung dilakukan di luar negeri dengan tindakan yang cukup kompleks. Ricis menyebut bagian tulang hidungnya dikikis, dipotong, lalu diisi kembali menggunakan tulang iga. Selain itu, hidungnya juga dinaikkan agar fungsi dan bentuknya lebih proporsional.
Setelah melalui masa pemulihan, pembengkakan pascaoperasi yang sempat terlihat mulai menyusut. Ricis mengaku merasakan perubahan signifikan pada tubuhnya setelah tindakan tersebut. Ia kini merasa lebih sehat karena saluran pernapasannya kembali berfungsi dengan normal.
Ia menuturkan bahwa hasil rinoplasti memberinya dua manfaat sekaligus, yakni tampilan yang lebih baik dan kemampuan bernapas yang lebih nyaman. Bagi Ricis, perbaikan itu menjadi jawaban atas masalah yang telah lama ia hadapi. Ia pun mensyukuri hasil operasi yang menurutnya membawa dampak positif bagi kehidupannya.
