Ratu Sofya Tegaskan Masalah Keluarga Tak untuk Konsumsi Publik

Lifestyle Nadia Safira Putri 28 Mei 2026 10:40 WIB 2
Ratu Sofya Tegaskan Masalah Keluarga Tak untuk Konsumsi Publik

Ratu Sofya akhirnya buka suara usai disomasi rumah produksi HAS Pictures milik Haldy Sabri dan Irish Bella terkait dugaan penolakan promosi film Dosa Penebusan atau Pengampunan. Polemik ini mencuat setelah ia menyampaikan keberatan atas adegan intim dalam film tersebut, lalu menyinggung persoalan keluarga yang disebutnya terasa seperti eksploitasi.

Di tengah sorotan publik, Ratu Sofya menegaskan bahwa masalah pribadi dengan keluarga seharusnya tidak dibawa ke ruang publik. Ia juga mengaku lelah karena persoalan yang semula bersifat pribadi kini berkembang menjadi perdebatan yang lebih luas.

Ratu Sofya Soal Masalah Pribadi

Saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026), Ratu Sofya menjelaskan bahwa urusan pribadinya dengan keluarga semestinya diselesaikan secara tertutup. Menurut dia, persoalan seperti itu tidak layak menjadi konsumsi publik.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk membuka masalah keluarga ke media. Namun, menurutnya, situasi berubah setelah pihak HAS Pictures lebih dulu membawa persoalan tersebut ke ruang publik.

Ratu Sofya juga menyebut kondisi yang terjadi saat ini sudah bercampur dengan masalah keluarga. Karena itu, ia menilai polemik tersebut seharusnya tidak semakin melebar dan memancing penjelasan yang lebih jauh.

Awal Mula Proyek Film

Ketika ditanya mengenai awal mula menerima proyek film tersebut, Ratu Sofya memilih tidak membeberkan detailnya. Ia mengatakan dirinya sudah lelah dan tidak ingin polemik ini terus berlarut-larut.

Ia menilai perbincangan soal film itu kini telah bercampur dengan urusan keluarga yang sensitif. Dalam pandangannya, situasi tersebut membuat inti persoalan menjadi semakin sulit dipisahkan.

Ratu Sofya menegaskan dirinya tidak ingin konflik ini semakin panjang. Ia berharap pembahasan yang bersifat pribadi tidak lagi dipaksakan menjadi konsumsi publik.

Keberatan Atas Adegan Intim

Polemik bermula setelah Ratu Sofya mengungkap keberatan terhadap sejumlah adegan intim dalam film Dosa Penebusan. Pernyataan itu kemudian memicu perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi.

Ia sebelumnya sempat mengaku tidak nyaman dengan bagian tertentu dari produksi film tersebut. Keberatan itu lalu berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas, termasuk soal komunikasi dengan pihak rumah produksi.

Dalam penjelasannya, Ratu Sofya menekankan bahwa dirinya tidak berniat memperkeruh keadaan. Namun, ia mengakui situasi yang berkembang membuatnya harus memberi klarifikasi kepada publik.

Honor dan Sikap Diam

Menanggapi kabar honor bernilai ratusan juta rupiah yang disebut berada di tangan orang tuanya, Ratu Sofya memilih irit bicara. Ia menyebut hal tersebut sebagai urusan pribadi yang tidak bisa dibuka di hadapan publik.

Ia menambahkan bahwa jika ada pihak lain yang ingin membuka informasi itu, maka hal tersebut bukan haknya untuk dijelaskan. Karena itu, Ratu Sofya memilih menyerahkan seluruh penjelasan kepada kuasa hukumnya.

Dengan sikap tersebut, Ratu Sofya menutup keterangannya tanpa menambah detail baru. Ia menegaskan bahwa pertanyaan terkait perkara itu akan dijawab oleh kuasa hukumnya, bukan oleh dirinya secara langsung.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!