PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mendapat lampu hijau dari pemegang saham untuk melanjutkan ekspansi di sektor hulu minyak dan gas bumi. Persetujuan itu diberikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang mencakup rencana akuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC.
Melalui aksi korporasi tersebut, PT Raharja Energi Madura (REM) akan mengambil alih 100 persen saham SMS Development Limited (SMSD). Dari transaksi ini, REM secara tidak langsung akan menguasai 20 persen Participating Interest di Madura Strait PSC yang dioperasikan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
Akuisisi Migas RATU
Direktur Utama RATU, Sumantri, mengatakan persetujuan pemegang saham menjadi pencapaian penting bagi perseroan. Ia menilai akuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC akan memperluas portofolio hulu migas perusahaan secara signifikan.
Langkah ini juga menandai keberlanjutan strategi RATU dalam memperkuat posisi di bisnis energi. Perseroan melihat aset hulu migas sebagai bagian penting dari pertumbuhan jangka panjang.
Melalui REM, RATU menargetkan penguatan eksposur pada aset yang memiliki nilai strategis. Struktur transaksi tersebut dirancang agar perusahaan mendapatkan manfaat langsung maupun tidak langsung dari aset yang diakuisisi.
Peningkatan portofolio ini diharapkan memberi ruang lebih besar bagi RATU untuk mengoptimalkan kinerja usaha. Dengan tambahan kepemilikan tersebut, perseroan memiliki basis yang lebih kuat di sektor migas.
Struktur Transaksi Diperjelas
RUPSLB juga menyetujui pemberian jaminan kepada penjual dalam rangka pelaksanaan akuisisi. Persetujuan itu diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menjadi bagian dari proses penyelesaian transaksi.
Selain itu, pemegang saham menyetujui pemberian corporate guarantee dan cash deficit guarantee. Jaminan tersebut akan mendukung fasilitas kredit yang diperoleh REM dari bank dan lembaga pembiayaan.
Skema pembiayaan ini disiapkan untuk memastikan transaksi dapat diselesaikan tanpa hambatan. Perseroan menilai struktur tersebut penting agar proses akuisisi berjalan sesuai rencana.
Dengan adanya persetujuan ini, RATU memiliki dasar korporasi yang lebih jelas untuk mengeksekusi transaksi. Seluruh tahapan pembiayaan disusun agar selaras dengan kebutuhan penyelesaian akuisisi.
Posisi REM Di Madura Strait
Madura Strait PSC merupakan wilayah kerja migas yang dioperasikan HCML dan memiliki arti strategis di industri hulu. Masuknya REM ke dalam struktur kepemilikan tidak langsung memberi akses pada aset yang sudah beroperasi.
Partisipasi sebesar 20 persen itu menjadi peluang bagi RATU untuk memperkuat kehadiran di bisnis eksplorasi dan produksi. Aksi ini juga membuka ruang sinergi dengan portofolio energi yang sudah dimiliki perseroan.
Di tengah kebutuhan penguatan cadangan dan produksi migas, langkah korporasi seperti ini dinilai relevan. Perusahaan energi umumnya menempuh akuisisi aset produktif untuk mempercepat pertumbuhan usaha.
RATU menempatkan transaksi ini sebagai bagian dari strategi ekspansi yang terukur. Perseroan berharap kepemilikan tidak langsung tersebut dapat memberi kontribusi pada pengembangan bisnis ke depan.
Komitmen Penyelesaian Transaksi
Sumantri menegaskan perseroan berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan transaksi sesuai ketentuan regulasi. Ia juga memastikan kewajiban pasca-RUPS akan dipenuhi dengan memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut menjadi sinyal bahwa RATU ingin menjalankan aksi korporasi secara hati-hati. Perseroan menekankan kepatuhan sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan ekspansi bisnis.
Dengan restu pemegang saham, RATU kini memasuki tahap berikutnya dalam penyelesaian akuisisi. Jika berjalan sesuai rencana, langkah ini berpotensi memperkuat posisi perseroan di sektor hulu migas nasional.
Pasar akan mencermati realisasi transaksi dan dampaknya terhadap struktur bisnis perusahaan. Keberhasilan penyelesaian akuisisi dapat menjadi katalis bagi pengembangan portofolio energi RATU.
