RAJA Akuisisi 5% Kasuri dan 5% PTLNG dari Genting

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 13 Mei 2026 06:03 WIB 8
RAJA Akuisisi 5% Kasuri dan 5% PTLNG dari Genting

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan anak usahanya RATU mengumumkan penandatanganan dua perjanjian akuisisi terkait proyek gas alam dan fasilitas FLNG terintegrasi pertama di Indonesia. Transaksi ini dilakukan secara beriringan di sisi hulu dan hilir melalui akuisisi 5% participating interest di Blok Kasuri serta pembelian 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PTLNG) dari Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL) dan Genting LNG Pte Ltd (GLNG). Keterangan resmi disampaikan pada Senin, 11 Mei 2026, sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi, menjelaskan bahwa akuisisi hulu dan hilir akan berjalan secara sinergis melalui dua perjanjian utama yang saling melengkapi. Akuisisi hulu melalui Farm out Agreement akan mengubah kepemilikan Blok Kasuri, sedangkan akuisisi hilir melalui Share Sales and Purchase Agreement akan memperkuat kepemilikan atas PTLNG sebagai pengelola fasilitas midstream dan kapal FLNG. Kedua pihak Genting melalui anak usahanya memiliki kepemilikan 95% secara tidak langsung.

Kedua pihak yang terkait, Genting melalui anak usahanya, memiliki kepemilikan 95% secara tidak langsung.

Rencana Akuisisi Proyek

Di sisi hulu, RATU menandatangani Farm out Agreement dengan Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL) untuk pengambilalihan 5% participating interest di Blok Kasuri. GOKPL saat ini memegang 100% participating interest blok tersebut dan telah memperoleh persetujuan Pemerintah atas First Plan of Development untuk Lapangan AKM. Langkah ini menandai upaya kolaborasi untuk memaksimalkan produksi gas serta integrasi proses pengolahan untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

Di sisi hilir, RAJA menandatangani Share Sales and Purchase Agreement (SSPA) dengan Genting LNG Pte Ltd (GLNG) untuk akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PTLNG). PTLNG adalah perusahaan pengembang fasilitas midstream dan kapal FLNG pertama di Indonesia. Kedua pihak Genting melalui anak usahanya memiliki kepemilikan 95% secara tidak langsung.

Menurut RAJA, Blok Kasuri dipandang sebagai proyek strategis dengan potensi mendukung ketahanan energi nasional dan ekosistem LNG Indonesia. Akuisisi hilir disebutkan akan rampung pada akhir Juli 2026 setelah penandatanganan shareholders agreement dan pemenuhan syarat-syarat lain dalam SSPA. Sementara akuisisi hulu menunggu persetujuan dari SKK Migas dan pemerintah, dengan target penyelesaian paling lambat Februari 2027.

Target Waktu dan Lokasi

Blok Kasuri berlokasi di Provinsi Papua Barat dan saat ini sepenuhnya dimiliki oleh GOKPL. Lapangan AKM dirancang untuk memasok sekitar 230 mmscfd gas alam ke fasilitas FLNG berkapasitas 1,2 mtpa selama operasional sekitar 18 tahun. Sekitar 102 mmscfd gas tambahan juga dialokasikan untuk kebutuhan domestik guna mendukung ketahanan energi nasional.

Akuisisi 5% di Kasuri merupakan langkah awal dalam membangun kemitraan strategis jangka panjang dengan Genting. Kedua pihak Genting saat ini juga mengeksplorasi potensi peningkatan partisipasi serta peluang kerja sama lain di masa mendatang. Rencana kolaborasi ini mencerminkan komitmen RAJA untuk memperluas portofolio gas Indonesia.

Rencana penyelesaian akuisisi hilir diketahui akan rampung pada akhir Juli 2026 dengan pemenuhan persyaratan SSPA dan perjanjian pemegang saham. Penyelesaian akuisisi hulu tergantung persetujuan SKK Migas dan pemerintah Indonesia. RAJA menargetkan penyelesaian keseluruhan proyek pada Februari 2027.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!