Raffi Ahmad Sempat Alami Insiden Saat Menuju Tujuh Bulanan

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 08:43 WIB 7
Raffi Ahmad Sempat Alami Insiden Saat Menuju Tujuh Bulanan

Raffi Ahmad mengalami sejumlah kendala kecil saat bergegas menghadiri acara tujuh bulanan yang digelar di kediaman istrinya, Nagita Slavina, di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2015). Presenter itu nyaris terlambat karena terjebak macet usai mengisi program di sebuah stasiun televisi di Bogor.

Untuk mengejar waktu, Raffi sempat memilih naik ojek. Namun, perjalanan singkat itu juga tidak berjalan mulus karena kendaraan yang ditumpanginya mengalami masalah di tengah jalan.

Raffi Ahmad kejar waktu

Raffi Ahmad mengaku kondisi lalu lintas membuatnya harus mencari cara cepat agar bisa tiba tepat waktu. Setelah selesai bekerja di Bogor, ia langsung menuju lokasi acara tanpa banyak jeda. Situasi tersebut membuatnya harus bergerak cepat dari satu titik ke titik lain. Ia pun memilih opsi yang dianggap paling praktis saat itu.

Di tengah perjalanan, Raffi sempat terpikir untuk menggunakan ojek agar lebih efisien. Keputusan itu diambil karena waktu kedatangannya sudah semakin mepet. Namun, pilihan tersebut justru memunculkan hambatan baru. Ia tetap berusaha tenang agar bisa segera sampai ke acara keluarga.

Raffi kemudian menceritakan bahwa ojek pertama yang ditumpanginya mengalami kendala pada bagian rantai roda. Kendala itu membuat perjalanan harus terhenti sejenak. Ia lalu berganti kendaraan agar tidak makin terlambat. Meski begitu, waktu yang tersisa tetap terasa sangat sempit.

Menurut Raffi, insiden berikutnya datang saat ojek pengganti tanpa sengaja menabrak mobil. Peristiwa itu menambah panjang daftar hambatan yang ia hadapi di jalan. Meski demikian, ia tetap melanjutkan perjalanan hingga tiba di lokasi. Wajahnya bahkan tampak basah oleh keringat saat akhirnya sampai di kediaman Nagita.

Acara keluarga tetap berjalan

Setibanya di lokasi, Raffi langsung bergabung dengan rangkaian acara tujuh bulanan yang sedang berlangsung. Kehadirannya menjadi perhatian karena ia datang setelah melalui perjalanan yang penuh hambatan. Meski demikian, suasana acara tetap berjalan khidmat. Keluarga dan tamu yang hadir menyambutnya dengan baik.

Raffi terlihat mengenakan baju koko berwarna biru muda dan peci saat mengikuti prosesi. Penampilannya menegaskan nuansa religius dalam acara pengajian tersebut. Ia kemudian mengikuti rangkaian yang telah disiapkan keluarga. Momen itu menjadi bagian penting dari perayaan menyambut kelahiran sang buah hati.

Acara tersebut diawali dengan pengajian yang baru saja selesai dilaksanakan. Prosesi itu menjadi pembuka sebelum agenda adat Jawa dilanjutkan. Kehadiran unsur religius dan budaya membuat acara terasa lengkap. Semua rangkaian disusun untuk menyambut momen keluarga dengan penuh doa.

Raffi menyampaikan harapan agar hambatan yang dialaminya di perjalanan tidak terulang lagi. Ia berharap ke depan segala urusan dapat berjalan lebih lancar. Ucapan itu mencerminkan rasa lega setelah berhasil tiba di lokasi. Setelah itu, acara keluarga terus berlanjut sesuai susunan yang telah disiapkan.

Prosesi adat Jawa mitoni

Setelah pengajian, rangkaian acara akan dilanjutkan dengan adat Jawa mitoni. Prosesi ini menjadi bagian penting dalam tradisi tujuh bulanan kehamilan. Dalam adat tersebut, keluarga biasanya menjalankan sejumlah simbol harapan baik. Setiap tahap memiliki makna doa dan kesiapan menyambut kelahiran.

Salah satu prosesi yang direncanakan adalah ganti baju. Tahapan ini menjadi simbol perubahan menuju fase baru dalam kehidupan keluarga. Selain itu, ada pula prosesi potong kelapa yang sarat makna budaya. Kedua ritual tersebut menjadi bagian dari adat yang masih dijaga hingga kini.

Rangkaian mitoni tidak hanya bernilai seremonial, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan keluarga besar. Kehadiran kerabat dan tamu menambah hangat suasana acara. Tradisi ini kerap dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya Jawa. Di saat yang sama, acara juga menjadi ungkapan syukur atas kehamilan yang memasuki usia tujuh bulan.

Bagi keluarga, prosesi seperti ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga. Suasana doa, adat, dan kebersamaan berpadu dalam satu rangkaian acara. Raffi dan Nagita pun tampak menjalani setiap tahap dengan khidmat. Perayaan itu menjadi penanda bahwa persiapan menyambut kelahiran semakin dekat.

Perjalanan penuh hambatan

Kisah perjalanan Raffi menunjukkan bahwa agenda padat dapat memunculkan situasi tak terduga. Dari macet, pindah kendaraan, hingga insiden kecil di jalan, semuanya terjadi dalam waktu singkat. Meski demikian, ia tetap berhasil sampai di tujuan. Pengalaman itu menjadi bagian menarik dari hari penting bagi keluarganya.

Peristiwa tersebut juga memperlihatkan bagaimana ia berupaya mengatur waktu di tengah kesibukan kerja. Setelah selesai di Bogor, ia langsung menuju acara keluarga tanpa menunda. Sikap itu menunjukkan prioritasnya terhadap momen penting bersama istri. Ia memilih tetap hadir meski harus melewati perjalanan yang melelahkan.

Hambatan yang dialaminya tidak membuat acara kehilangan makna. Justru, kedatangannya menjadi sorotan karena penuh perjuangan. Keringat, kelelahan, dan ketegangan di jalan terbayar saat ia tiba di kediaman Nagita. Pada akhirnya, kebersamaan keluarga tetap menjadi pusat perhatian.

Rangkaian tujuh bulanan itu pun terus berlangsung sesuai rencana. Pengajian sudah selesai, sementara prosesi adat menunggu untuk dilanjutkan. Di tengah suasana syukur, pengalaman Raffi di perjalanan menjadi cerita tersendiri. Kisah tersebut menambah warna pada momen keluarga yang sarat doa dan tradisi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!