Raffi Ahmad Berangkat Haji Malam Ini Usai Pamit ke Prabowo

Lifestyle Anindya Kirana Putri 24 Mei 2026 02:55 WIB 6
Raffi Ahmad Berangkat Haji Malam Ini Usai Pamit ke Prabowo

Raffi Ahmad dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada Rabu malam, 20 Mei 2026, setelah berpamitan kepada sejumlah tokoh nasional di Kompleks Parlemen, Jakarta. Momen itu terekam dalam unggahan Instagram Raffi usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Dalam kesempatan tersebut, Raffi menyampaikan izin berangkat haji sekaligus meminta doa restu. Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, dan Puan Maharani merespons dengan doa agar perjalanannya lancar dan mabrur.

Keberangkatan Raffi menjadi sorotan karena ia menyampaikannya secara langsung kepada para pejabat negara. Ia juga lebih dulu mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin sebelum berangkat. Raffi menyebut dirinya akan menunaikan haji tanpa didampingi sang istri, Nagita Slavina. Perjalanan ibadah tersebut menjadi perhatian publik karena dilakukan di tengah agenda kenegaraan yang sedang padat.

Raffi Ahmad dan Izin Haji

Raffi Ahmad datang dengan sikap sopan saat menyampaikan kabar keberangkatan hajinya kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia mengucapkan, izin berangkat haji malam ini, sebelum mendapat jawaban singkat, mabrur. Percakapan itu berlangsung hangat dan terekam dalam momen yang kemudian tersebar di media sosial. Interaksi tersebut menunjukkan hubungan yang cair antara publik figur dan pimpinan negara.

Setelah berpamitan kepada Presiden, Raffi melanjutkan permohonan izin kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia kembali menyampaikan bahwa dirinya akan berangkat haji pada malam hari. Gibran merespons dengan doa agar perjalanan ibadah itu berjalan lancar. Momen singkat itu memperlihatkan adab berpamitan yang dijaga Raffi sebelum meninggalkan aktivitasnya.

Raffi juga mendatangi Ketua DPR RI Puan Maharani untuk menyampaikan kabar yang sama. Di hadapan Puan, ia meminta izin berangkat haji malam itu juga. Puan membalas dengan ucapan mabrur sebagai doa untuk ibadah yang akan dijalani Raffi. Rangkaian perpisahan tersebut menjadi bagian dari etika yang ditunjukkan Raffi sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Doa Sebelum Keberangkatan

Sebelum momen berpamitan itu, Raffi telah lebih dahulu menyampaikan permohonan doa kepada publik. Ia mengatakan akan berangkat ke Tanah Suci pada hari berikutnya dan meminta maaf lahir batin. Pesan itu disampaikan di studio FYP, Trans 7, Jakarta Selatan, pada Selasa, 19 Mei 2026. Ucapan tersebut menjadi penanda bahwa keberangkatannya telah dipersiapkan dengan baik.

Dalam pernyataannya, Raffi menuturkan bahwa dirinya ingin memohon doa agar perjalanan hajinya lancar. Ia menyampaikan harapan agar ibadah yang dijalani bisa diterima dan membawa keberkahan. Permintaan maaf yang ia sampaikan juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan baik dengan banyak pihak. Publik pun merespons kabar itu dengan berbagai doa dan dukungan.

Raffi menyebut dirinya akan menunaikan haji sendirian tanpa ditemani Nagita Slavina. Keputusan itu ia sampaikan secara terbuka agar publik mengetahui kondisi keberangkatannya. Ia meminta doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa hambatan. Keterangan tersebut menambah perhatian pada keberangkatan tokoh hiburan yang kerap menjadi sorotan publik.

Kehadiran di Gedung DPR

Momen pamitan Raffi terjadi usai dirinya menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Kehadirannya di gedung parlemen membuat pertemuan dengan para pejabat negara berlangsung dalam satu rangkaian acara. Situasi itu memberi konteks mengapa proses berpamitan bisa dilakukan secara langsung. Peristiwa tersebut kemudian menarik perhatian karena berlangsung di tengah kegiatan resmi kenegaraan.

Dalam suasana yang formal, Raffi tetap memilih tutur kata yang sopan ketika meminta izin berangkat haji. Ia menyampaikan kabar itu tanpa bertele-tele dan langsung pada inti. Respons dari para pejabat juga singkat, tetapi sarat doa dan dukungan. Pola komunikasi itu memperlihatkan kesederhanaan dalam momen yang bernilai religius.

Potongan video dan foto yang beredar di media sosial membuat kabar keberangkatan Raffi cepat menyebar. Unggahan tersebut memperlihatkan dirinya berpamitan secara bergantian kepada Prabowo, Gibran, dan Puan. Banyak warganet menilai sikap itu sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan negara. Di sisi lain, momen tersebut juga menegaskan bahwa keberangkatan haji tetap menjadi peristiwa penting bagi publik figur.

Respons Publik dan Harapan

Kabar keberangkatan Raffi Ahmad memunculkan beragam respons dari masyarakat yang mengikuti aktivitasnya. Sebagian warganet mendoakan agar ibadahnya diterima dan dijalankan dengan khusyuk. Ada pula yang menyoroti sikapnya yang terlebih dahulu meminta izin dan maaf. Reaksi itu menunjukkan bahwa momen pribadi seorang figur publik tetap memiliki daya tarik besar.

Doa mabrur yang berulang kali disampaikan oleh Prabowo, Gibran, dan Puan menjadi penanda kuatnya nuansa religius dalam peristiwa tersebut. Ucapan itu juga mencerminkan harapan agar ibadah haji Raffi berjalan baik dari awal hingga akhir. Dalam tradisi umat Islam, doa mabrur memiliki makna penting sebagai harapan atas diterimanya ibadah. Karena itu, respons para pejabat terasa relevan dengan konteks keberangkatannya.

Dengan berangkat sendiri, Raffi akan menjalani ibadah haji dalam suasana yang lebih khusyuk dan personal. Publik kini menantikan kabar lanjutan dari perjalanan spiritual yang dijalaninya. Keberangkatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa haji bukan sekadar perjalanan, melainkan panggilan ibadah yang penuh makna. Raffi pun meninggalkan pesan sederhana, yakni doa dan restu sebelum menuju Tanah Suci.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!