Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital Jayapura dan Papua Nugini

Teknologi Moh. Royhan Nahado 27 Mei 2026 08:40 WIB 3
Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital Jayapura dan Papua Nugini

TelkomGroup meresmikan Pukpuk Cable di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026, bersama PNG DataCo. Proyek ini menjadi tonggak penting bagi penguatan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur dan Papua Nugini. Kehadirannya juga membuka jalur konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Pemerintah menilai langkah ini selaras dengan agenda pemerataan transformasi digital nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa konektivitas harus dibangun secara merata, berkelanjutan, dan tidak terkonsentrasi. Menurut dia, pemerataan jaringan menjadi fondasi agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama dalam ekonomi digital. TelkomGroup juga mendapat apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat jaringan nasional. Infrastruktur ini diharapkan mampu menjadikan Papua sebagai simpul penting konektivitas regional.

Konektivitas Digital Papua

Pukpuk Cable memperkuat posisi Jayapura sebagai gerbang konektivitas digital di Papua. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya TelkomGroup untuk menghadirkan jaringan yang lebih andal dan resilien. Dengan jalur baru tersebut, akses komunikasi di wilayah perbatasan dapat ditopang lebih baik. Langkah ini juga mendukung pemerataan layanan digital di kawasan timur Indonesia.

Peresmian kabel laut ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak hanya terpusat di wilayah barat. Pemerintah menilai konektivitas yang kuat akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital daerah. Akses yang lebih luas juga diharapkan membuka peluang baru bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dalam jangka panjang, Papua dapat berperan lebih besar dalam ekosistem digital nasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut Pukpuk sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari konektivitas global. Ia menegaskan komitmen perusahaan agar tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital. Menurut dia, inisiatif ini akan memperkuat konektivitas regional sekaligus membuka kolaborasi lebih luas. TelkomGroup juga ingin memastikan manfaat infrastruktur tersebut dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.

Kabel Laut Lintas Batas

Sistem kabel laut Pukpuk disebut sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin menjadi simpul utama bagi jalur konektivitas tersebut. Dari titik ini, kapasitas kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Struktur ini memperluas jaringan telekomunikasi lintas negara secara signifikan.

Kehadiran kabel laut ini memperlihatkan pentingnya kerja sama infrastruktur digital antara dua negara bertetangga. Sinergi Telin dan PNG DataCo dinilai sebagai langkah nyata untuk memperkuat integrasi jaringan di kawasan. Proyek ini juga menjadi pintu menuju konektivitas yang lebih luas di Asia-Pasifik. Dengan infrastruktur yang saling terhubung, kualitas layanan telekomunikasi dapat ditingkatkan secara bertahap.

Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur baru tersambung ke Vanimo, Jayapura, Manado, hingga Los Angeles melalui SEA-US. Keberadaan jalur alternatif ini membuat infrastruktur digital Papua lebih tangguh karena memiliki diversity route. Kondisi tersebut penting untuk menjaga kelangsungan layanan saat terjadi gangguan pada salah satu jalur.

Manfaat Ekonomi Digital

Hadirnya Pukpuk Cable dipandang akan memberi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi digital di Papua dan wilayah sekitarnya. Infrastruktur ini dapat membantu memperluas akses digital bagi masyarakat, pelaku usaha, dan institusi layanan publik. Konektivitas yang lebih stabil juga mendukung aktivitas ekonomi yang bergantung pada jaringan internet. Dalam konteks pembangunan daerah, koneksi yang andal menjadi faktor yang sangat strategis.

Dengan dukungan jaringan internasional, Papua berpeluang menarik lebih banyak aktivitas ekonomi berbasis digital. Pelaku usaha lokal dapat memanfaatkan konektivitas yang lebih baik untuk meningkatkan efisiensi layanan dan jangkauan pasar. Pemerintah berharap pemerataan infrastruktur seperti ini dapat mengurangi kesenjangan digital antardaerah. Selain itu, akses yang merata akan memperkuat daya saing Indonesia Timur di tingkat nasional dan regional.

TelkomGroup menilai infrastruktur ini tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tetapi juga bagi Papua Nugini. Konektivitas yang kuat akan mendorong aktivitas ekonomi lintas batas dan memperluas peluang kolaborasi. Dengan jaringan yang lebih terintegrasi, kawasan perbatasan dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru. Manfaat jangka panjangnya diharapkan dirasakan langsung oleh masyarakat kedua negara.

Kolaborasi Indonesia Papua Nugini

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini perlu diiringi oleh konektivitas digital yang kuat. Ia menyebut kerja sama dengan Telin sebagai bentuk hubungan yang saling terhubung, saling mendukung, dan saling memberi manfaat. Menurut dia, kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Proyek ini menjadi awal penguatan hubungan dan integrasi digital kedua negara.

Telin berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara. Peran itu mencakup tahap perencanaan, peresmian, hingga komersialisasi proyek. Fasilitas landing station di Jayapura juga menjadi simpul penting yang menghubungkan kapasitas SEA-US dengan jaringan nasional Papua. Dengan peran tersebut, Telin memperkuat posisinya dalam ekosistem konektivitas regional.

Peresmian Pukpuk Cable dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Indonesia, dan sejumlah pejabat terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya proyek ini bagi agenda konektivitas nasional. Infrastruktur ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama digital yang lebih luas di kawasan Asia-Pasifik. Pada saat yang sama, Pukpuk menegaskan bahwa konektivitas kini menjadi elemen penting dalam pembangunan lintas negara.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!