Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Timur

Teknologi BRH 01 Juni 2026 04:03 WIB 3
Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Timur

TelkomGroup bersama PNG DataCo meresmikan kabel laut Pukpuk di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Infrastruktur lintas batas ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia Timur dan memperluas jaringan ke kawasan Asia-Pasifik. Peresmian tersebut juga menandai penguatan kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi. Kehadiran jalur baru ini diharapkan membuka peluang ekonomi digital yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan pentingnya pemerataan konektivitas agar transformasi digital dapat dirasakan seluruh daerah. Ia menyebut pembangunan jaringan harus dilakukan secara merata, berkelanjutan, dan tidak terpusat di wilayah tertentu. Menurutnya, infrastruktur seperti Pukpuk Cable menjadi bagian dari upaya menghadirkan kesempatan yang sama bagi Indonesia Timur. Dukungan juga disampaikan kepada TelkomGroup atas komitmennya memperkuat konektivitas nasional.

Konektivitas Digital Papua

Presiden Direktur Telkom Indonesia, Dian Siswarini, menilai Pukpuk Cable merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk memperkuat infrastruktur digital di Papua. Ia menyebut Indonesia Timur harus menjadi bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Menurut dia, proyek ini bukan hanya soal jaringan, tetapi juga tentang pemerataan akses digital. TelkomGroup berharap inisiatif tersebut membuka lebih banyak peluang kolaborasi regional dan internasional.

Landing station di Jayapura menjadi titik penting yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US ke jaringan nasional Papua. Fasilitas ini dioperasikan oleh Telin sebagai anak usaha TelkomGroup yang berperan dalam layanan internasional. Dari Jayapura, konektivitas dapat diteruskan ke wilayah lain di Papua Nugini melalui jalur Vanimo. Skema ini membuat distribusi kapasitas jaringan lebih efisien dan andal.

Dengan kehadiran jalur baru, Jayapura kini memiliki dua kaki konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua tersambung ke Papua Nugini. Ketersediaan dua rute ini memperkuat ketahanan jaringan karena memiliki diversity route. Kondisi tersebut penting untuk menjaga kelangsungan layanan digital di kawasan timur Indonesia.

Penguatan jaringan di Papua juga dipandang dapat mendukung pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan timur. Infrastruktur yang lebih stabil memberi ruang bagi layanan publik, bisnis, dan aktivitas masyarakat untuk berkembang. Konektivitas yang baik menjadi fondasi bagi percepatan transformasi digital di daerah. Karena itu, Pukpuk Cable dinilai relevan dengan agenda pemerataan pembangunan nasional.

Kabel Laut Pukpuk

Pukpuk Cable disebut sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini. Proyek ini menjadi simbol kerja sama dua negara dalam membangun jaringan telekomunikasi lintas wilayah. Selain memperkuat koneksi, kabel tersebut juga menegaskan posisi strategis Jayapura sebagai gerbang digital. Dalam konteks regional, kehadirannya menambah kapasitas konektivitas yang selama ini dibutuhkan.

Telin memainkan peran sentral dalam tahap perencanaan, pembangunan, hingga komersialisasi proyek tersebut. Sebagai operating company TelkomGroup, Telin memastikan infrastruktur berjalan sesuai standar keandalan jaringan internasional. Perusahaan itu juga menjadi mitra strategis PNG DataCo dalam menjaga kualitas layanan. Kerja sama ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan konektivitas jangka panjang.

CEO PNG DataCo, Paul Komboi, menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diikuti oleh konektivitas digital yang kuat. Ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan Telin dibangun atas semangat saling terhubung dan saling mendukung. Menurutnya, proyek Pukpuk bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan awal dari integrasi digital yang lebih erat. Ia optimistis kolaborasi ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Dalam peresmian itu, sejumlah pejabat hadir menyaksikan pengoperasian kabel laut Pukpuk secara langsung. Hadir di antaranya Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Direksi Telkom Indonesia, perwakilan Konsulat Papua Nugini di Jayapura, dan jajaran pemerintah daerah Papua. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan pentingnya proyek ini bagi hubungan bilateral. Momen tersebut juga menjadi penanda dimulainya fase baru konektivitas lintas negara di kawasan timur.

Jalur Baru Asia Pasifik

Jalur kedua yang diresmikan menghubungkan Vanimo di Papua Nugini ke Jayapura, lalu tersambung ke Manado hingga Los Angeles melalui kabel SEA-US. Rute ini membuka akses internasional yang lebih luas bagi jaringan di Papua dan sekitarnya. Dengan demikian, konektivitas dari Indonesia Timur dapat menjangkau ekosistem digital global. Jalur ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta jaringan Asia-Pasifik.

Keberadaan rute alternatif membuat infrastruktur digital Papua semakin tangguh menghadapi potensi gangguan. Sistem yang memiliki lebih dari satu jalur akan lebih mudah menjaga kelangsungan layanan. Hal ini penting bagi sektor-sektor yang membutuhkan koneksi stabil, termasuk pendidikan, layanan publik, dan bisnis digital. Dengan jaringan yang andal, risiko putus layanan dapat ditekan secara signifikan.

TelkomGroup menilai Pukpuk Cable sebagai bukti bahwa Indonesia Timur memiliki peran strategis dalam konektivitas global. Infrastruktur ini menunjukkan bahwa wilayah perbatasan dapat menjadi simpul penting dalam jaringan internasional. Bagi TelkomGroup, penguatan jaringan di Papua juga mencerminkan komitmen agar tidak ada wilayah yang tertinggal. Pesan tersebut sejalan dengan agenda pemerataan digital nasional.

Sinergi antara Telin dan PNG DataCo disebut sebagai langkah nyata memperluas integrasi jaringan di Asia-Pasifik. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur digital dapat menjadi jembatan kerja sama antarnegara. Dengan koneksi yang semakin kuat, peluang pertukaran data dan layanan digital juga ikut berkembang. Kondisi itu membuka ruang bagi inovasi lintas batas di masa mendatang.

Dampak Ekonomi Digital

Hadirnya kabel laut Pukpuk diperkirakan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi digital di Papua dan sekitarnya. Infrastruktur konektivitas yang lebih baik akan mendukung aktivitas usaha kecil, layanan publik, dan sektor pendidikan. Akses internet yang lebih stabil juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital secara lebih luas. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan daya saing daerah.

Pemerintah menekankan bahwa transformasi digital harus menjadi fondasi pemerataan pembangunan nasional. Karena itu, pembangunan jaringan di wilayah timur dinilai penting untuk memperkecil kesenjangan antarwilayah. Konektivitas yang merata memungkinkan daerah yang selama ini tertinggal ikut menikmati manfaat ekonomi digital. Langkah ini juga memperkuat inklusi digital bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

TelkomGroup menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia. Melalui Telin, perusahaan berupaya menjaga kualitas layanan sekaligus membuka peluang pengembangan konektivitas lanjutan. Upaya ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekosistem digital yang lebih sehat dan berkelanjutan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, Papua dan Papua Nugini dapat tumbuh lebih terhubung.

Pukpuk Cable akhirnya menjadi penanda bahwa Indonesia Timur tidak lagi berada di pinggiran jaringan global. Sebaliknya, kawasan ini mulai menempati posisi penting dalam jalur konektivitas internasional. Proyek tersebut memperlihatkan bahwa kolaborasi lintas negara dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari Jayapura, konektivitas baru ini membuka harapan bagi masa depan digital yang lebih inklusif.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!