PSN Siapkan Strategi Lokal Hadapi Starlink di Indonesia

Teknologi BRH 23 Mei 2026 16:33 WIB 6
PSN Siapkan Strategi Lokal Hadapi Starlink di Indonesia

Pasifik Satelit Nusantara atau PSN menyiapkan strategi berbeda untuk menghadapi persaingan layanan internet satelit berbasis Low Earth Orbit milik Starlink di Indonesia. Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso, menegaskan perusahaan tidak akan terlibat perang harga, melainkan mengandalkan teknologi lokal dan infrastruktur dalam negeri.

PSN baru saja mengoperasikan satelit Nusantara Lima yang telah mengantongi izin Jartupsat dan VSAT dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Menurut Adi, pendekatan itu menjadi fondasi PSN untuk menjaga kedaulatan layanan satelit nasional sekaligus memperluas akses internet di wilayah yang sulit terjangkau jaringan terestrial.

Strategi PSN lawan Starlink

Adi mengatakan PSN memilih menawarkan opsi yang berbeda dari Starlink di pasar Indonesia. Perusahaan, kata dia, ingin hadir dengan layanan yang menonjolkan keandalan, kemandirian teknologi, dan keberlanjutan operasional. Salah satu pembeda yang diangkat adalah penggunaan teknologi buatan lokal, termasuk antena Cerdiq.

Menurut Adi, pengembangan teknologi di dalam negeri bukan sekadar pilihan bisnis, melainkan bagian dari strategi jangka panjang. PSN ingin memastikan ekosistem satelit nasional tumbuh dengan kemampuan sendiri. Dengan cara itu, perusahaan berharap tidak bergantung pada rantai pasok luar negeri secara penuh.

Ia menilai layanan yang dibangun di tanah air memiliki nilai lebih karena seluruh kapasitas dan pengendaliannya berada di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai memberi rasa aman bagi pelanggan dan pemerintah. Layanan juga diyakini lebih terlindungi dari gangguan yang dipicu dinamika geopolitik global.

Teknologi lokal jadi andalan

PSN menempatkan teknologi lokal sebagai inti strategi persaingan di industri internet satelit. Antena Cerdiq disebut menjadi salah satu contoh produk yang dikembangkan untuk mendukung layanan Nusantara Lima. Langkah ini diharapkan memperkuat kemampuan industri nasional dalam menyediakan solusi konektivitas.

Adi menegaskan bahwa penguasaan teknologi di dalam negeri akan memberi dampak jangka panjang bagi ekosistem digital. Selain memperbesar nilai tambah di pasar lokal, pendekatan ini juga membuka peluang pengembangan talenta dan rantai pasok nasional. PSN menilai kemandirian tersebut penting di tengah meningkatnya kebutuhan internet di berbagai wilayah.

Dengan model ini, PSN ingin memperlihatkan bahwa layanan satelit tidak harus sepenuhnya bergantung pada teknologi impor. Perusahaan juga berusaha membangun persepsi bahwa solusi lokal mampu bersaing secara kualitas. Strategi itu diposisikan sebagai jawaban atas kebutuhan konektivitas yang stabil dan berdaulat.

PSN hindari perang harga

Di tengah ketatnya persaingan, Adi mengakui Starlink memiliki keunggulan besar dari sisi finansial. Menurut dia, perusahaan milik Elon Musk itu bisa memanfaatkan pendapatan dari pasar Amerika Serikat dan Eropa untuk memperkuat ekspansi di negara lain. Kondisi tersebut membuat persaingan harga menjadi sangat berat bagi pemain lokal.

Meski begitu, PSN memilih tidak masuk ke perang harga yang dianggap tidak sehat. Adi menilai praktik subsidi besar-besaran bukan jalan yang ingin ditempuh perusahaan. Fokus PSN, kata dia, adalah menciptakan nilai layanan yang berkelanjutan bagi pasar Indonesia.

Ia bahkan menyebut persaingan harga dengan orang terkaya di dunia bukan sesuatu yang mudah. Karena itu, PSN menyiapkan pendekatan yang lebih rasional dengan menonjolkan kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis. Strategi tersebut diharapkan membuat PSN tetap kompetitif tanpa mengorbankan kesehatan usaha.

Nusantara Lima dorong kapasitas

PSN resmi mengoperasikan layanan internet berbasis satelit Nusantara Lima dengan kapasitas hingga 160 Gbps. Kapasitas itu disebut sebagai yang terbesar di kawasan Asia saat ini. Keberadaan layanan tersebut menjadi salah satu modal utama PSN untuk memperluas jangkauan internet satelit di Indonesia.

Satelit GEO ini juga sudah mengantongi izin Jartupsat dan VSAT dari Komdigi. Izin tersebut membuka ruang bagi PSN untuk mengembangkan layanan secara lebih leluasa di pasar domestik. Dengan dukungan regulasi, perusahaan berharap operasional Nusantara Lima dapat berjalan lebih optimal.

Ke depan, PSN menempatkan Nusantara Lima sebagai tulang punggung layanan yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Perusahaan menilai kebutuhan konektivitas nasional masih sangat besar dan belum sepenuhnya dipenuhi jaringan darat. Karena itu, PSN ingin mengambil peran lebih besar dalam memperkuat pemerataan akses internet di Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!