Prabowo Tegaskan Ekonomi Harus Merata dan Bebas Kebocoran

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 01 Juni 2026 13:06 WIB 11
Prabowo Tegaskan Ekonomi Harus Merata dan Bebas Kebocoran

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan ekonomi harus memberi manfaat yang merata bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, yang turut menyoroti arah kebijakan pemerintah dalam menjaga kekayaan negara.

Menurut Prabowo, pemerintah kini menjalankan hilirisasi, ketahanan pangan, penguatan ekonomi desa, hingga pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai agenda tersebut harus berjalan beriringan dengan pembenahan tata kelola ekonomi agar kekayaan bangsa tidak terus mengalir ke luar negeri.

Ekonomi Merata dan Berkeadilan

Prabowo menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir kelompok. Ia meminta agar hasil pertumbuhan benar-benar dirasakan masyarakat di berbagai lapisan.

Menurutnya, negara harus hadir untuk memastikan manfaat pembangunan tersebar secara adil. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi tidak berhenti pada angka, tetapi juga menyentuh kesejahteraan rakyat.

Ia menilai keadilan ekonomi menjadi syarat penting bagi ketahanan nasional. Karena itu, pemerintah diarahkan untuk menjaga agar setiap kebijakan memberi dampak langsung bagi publik.

Pemerintah Benahi Tata Kelola

Prabowo menyebut pembenahan tata kelola ekonomi menjadi langkah penting untuk mencegah kebocoran kekayaan negara. Ia mengatakan bahwa kebocoran tersebut selama ini membuat sebagian hasil kekayaan nasional tidak kembali optimal untuk kepentingan rakyat.

Dalam pidatonya, ia menegaskan perlunya sistem yang lebih tertib dan transparan. Pemerintah, kata dia, harus memastikan sumber daya nasional dikelola secara efisien dan bertanggung jawab.

Ia juga menyinggung bahwa banyak kekayaan Indonesia justru dinikmati di luar negeri. Kondisi itu, menurutnya, tidak boleh dibiarkan terus berlangsung karena merugikan kepentingan bangsa.

Hilirisasi Dorong Nilai Tambah

Salah satu agenda yang terus dijalankan pemerintah adalah hilirisasi. Kebijakan ini dinilai penting karena dapat meningkatkan nilai tambah dari sumber daya yang dimiliki Indonesia.

Prabowo melihat hilirisasi sebagai jalan untuk memperkuat basis ekonomi nasional. Dengan pengolahan di dalam negeri, manfaat yang dihasilkan diharapkan lebih besar bagi masyarakat dan dunia usaha lokal.

Selain itu, hilirisasi juga dipandang mampu membuka lapangan kerja baru. Efek berantai dari kebijakan ini diharapkan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di tengah persaingan global.

Siap Hadapi Perlawanan

Prabowo mengakui upaya memperbaiki ekonomi tidak akan berjalan mulus. Ia menyebut akan ada perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh praktik ekonomi yang tidak sehat.

Kelompok yang disorotnya antara lain pelaku korupsi, penyelundupan, dan tindakan ekonomi ilegal. Menurutnya, pihak-pihak tersebut berpotensi menolak perubahan yang mengancam kepentingan mereka.

Meski begitu, pemerintah disebut tetap siap menghadapi hambatan tersebut. Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh mundur ketika berhadapan dengan praktik yang merugikan rakyat dan melemahkan kedaulatan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!