Pola Makan Bisa Picu Jerawat: Fakta & Tips Kulit Sehat

Lifestyle Nadia Safira Putri 14 Mei 2026 02:30 WIB 9
Pola Makan Bisa Picu Jerawat: Fakta & Tips Kulit Sehat

Jerawat tidak selalu muncul akibat skincare atau kebersihan wajah. Dokter estetika Dr Silvia Kartika dari Seraphim Medical Center menjelaskan bahwa pola makan bisa memengaruhi breakout pada sebagian orang. Faktor lain seperti hormon, stres, dan genetika juga berperan, sehingga penanganannya perlu menyeluruh.

Beberapa ahli mempercayai bahwa pola makan berdampak pada jerawat pada sebagian orang. Dr Silvia menekankan bahwa respons bisa berbeda antara individu terhadap makanan tertentu. Jerawat tidak selalu disebabkan oleh makanan saja, namun pola makan dapat memperburuk kondisi jika ada kecenderungan inflamasi.

Hubungan Makan Jerawat

Beberapa ahli menilai pola makan berperan dalam kondisi kulit bagi sebagian orang. Faktor peradangan dan perubahan hormon dianggap memengaruhi produksi minyak. Namun, efeknya tidak seragam antar individu dan tidak selalu menandakan penyebab utama jerawat.

Meskipun begitu, klaim bahwa makanan tertentu pasti memicu breakout tetap perlu dibuktikan secara ilmiah. Dokter Silvia menegaskan bahwa respons bisa berbeda antara individu. Penilaian klinis sering menggabungkan riwayat pola makan dengan perawatan kulit.

Peneliti menyoroti bahwa pola makan dapat meningkatkan risiko inflamasi pada seseorang. Misalnya, makanan tinggi gula dapat memicu lonjakan insulin. Kondisi ini dapat meningkatkan produksi minyak dan memperparah penyumbatan pori-pori.

Makanan Pemicu Umum

Makanan yang kerap dikaitkan dengan jerawat antara lain gula tinggi dan produk susu. Hubungan ini berasal dari potensi peningkatan inflamasi dan respons hormonal. Namun, pengaruhnya bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Makanan ultra olahan juga sering disebut memengaruhi kulit melalui kandungan aditif dan gula tersembunyi. Makanan olahan cenderung meningkatkan risiko jerawat pada beberapa individu. Meskipun demikian, data ilmiah masih beragam dan memerlukan studi lebih lanjut.

Sebagai tambahan, konsumsi susu secara berlebih bisa diamati terkait masalah jerawat pada sebagian orang. Intoleransi laktosa atau alergi susu juga dapat memperburuk kondisi kulit bagi sebagian orang. Konsistensi pola makan seimbang tetap dianjurkan sebagai bagian perawatan kulit.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!