Batuk yang tak kunjung reda selama sebulan ternyata membawa seorang wanita asal Spanyol pada temuan medis yang mengejutkan. Monica Deyanira Cabrera Barajas akhirnya memeriksakan diri ke dokter setelah khawatir kondisi itu bukan sekadar gangguan biasa.
Hasil rontgen menunjukkan adanya anting hidung atau septum piercing di dalam tubuhnya, sebuah temuan yang membuat dokter terkejut. Benda asing tersebut berada sangat dekat dengan aorta dan memaksa tim medis melakukan tindakan darurat demi mencegah risiko yang lebih besar.
Pemeriksaan yang Mengejutkan
Monica Deyanira Cabrera Barajas mengaku tidak menyadari bahwa anting hidung miliknya hilang. Ia baru merasa ada yang tidak beres setelah batuk terus-menerus dalam waktu yang cukup lama.
Karena gejala tak kunjung membaik, ia memilih datang ke dokter untuk menjalani pemeriksaan. Dari sinilah fakta mengejutkan terungkap melalui hasil rontgen.
Dokter menemukan adanya benda asing yang ternyata merupakan septum piercing di dalam tubuhnya. Temuan itu langsung mengubah dugaan awal mengenai penyebab batuk yang dialaminya.
Benda Asing Dekat Aorta
Menurut pengakuan Deyanira, ia menduga bagian kecil anting itu terlepas saat dirinya tidur telentang. Benda tersebut kemudian diduga masuk ke tenggorokan dan terhirup hingga mencapai paru-paru.
Kondisi itu dinilai sangat berbahaya karena posisi anting berada sangat dekat dengan aorta. Jaraknya disebut hanya sekitar 0,5 milimeter dari pembuluh darah utama tubuh.
Situasi tersebut membuat dokter menilai risiko komplikasi sangat tinggi. Jika bergerak sedikit saja, benda itu dapat memicu dampak serius pada organ vital di sekitarnya.
Operasi Darurat Diperlukan
Deyanira kemudian harus menjalani operasi darurat untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Pada awalnya, prosedur itu diperkirakan berlangsung singkat dan tidak terlalu rumit.
Namun, upaya pertama gagal karena anting sudah menempel pada jaringan tubuh. Kondisi itu membuat tim medis harus mengambil langkah kedua yang lebih kompleks.
Operasi kedua akhirnya berjalan lancar dan piercing berhasil diangkat dari tubuhnya. Dokter menilai keberhasilan itu menjadi faktor penting yang menyelamatkan nyawanya.
Pelajaran Dari Pengalaman Ini
Pihak medis menyebut Deyanira sangat beruntung karena benda tersebut tidak melukai paru-paru maupun aorta. Jika hal itu terjadi, akibatnya bisa fatal, mulai dari paru-paru kolaps hingga perdarahan hebat.
Pengalaman tersebut membuat Deyanira trauma dan kapok menggunakan piercing. Ia mengaku kejadian itu hampir merenggut nyawanya, meski sebelumnya sangat menyukai aksesori tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa keluhan yang terlihat ringan, seperti batuk berkepanjangan, dapat menyimpan risiko serius. Pemeriksaan medis sejak dini dapat membantu menemukan masalah sebelum berkembang menjadi keadaan yang mengancam jiwa.
