PGN Setujui Dividen Tunai Rp 3,04 Triliun untuk Tahun Buku 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 30 Mei 2026 17:08 WIB 2
PGN Setujui Dividen Tunai Rp 3,04 Triliun untuk Tahun Buku 2025

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD 172,29 juta, setara sekitar Rp 3,04 triliun, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025. Keputusan ini mencerminkan pembagian sebesar 80 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 215,36 juta.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan kebijakan tersebut menunjukkan komitmen perseroan dalam menjaga keseimbangan antara imbal hasil bagi pemegang saham dan keberlanjutan pertumbuhan usaha. PGN juga menilai langkah itu sejalan dengan kekuatan fundamental bisnis dan disiplin keuangan di tengah dinamika industri energi global.

Dividen PGN Disetujui

PGN mempertahankan dividend payout ratio sebesar 80 persen dalam RUPST Tahun Buku 2025. Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa perseroan tetap mengutamakan kepastian imbal hasil bagi investor.

Perseroan menegaskan pembagian dividen dilakukan tanpa mengurangi kemampuan untuk menjaga ekspansi bisnis. Langkah tersebut juga menunjukkan fokus PGN pada keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

Menurut Fajriyah, keputusan ini lahir dari keyakinan atas kualitas arus kas dan kekuatan fundamental perusahaan. PGN menilai pondasi bisnis yang sehat menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan pasar.

Fundamental Gas Tetap Kuat

PGN menilai bisnis gas bumi domestik masih memiliki prospek jangka panjang yang positif. Hal itu didorong oleh meningkatnya kebutuhan energi nasional dan posisi gas bumi sebagai energi transisi.

Dalam menjaga kinerja, perseroan terus mengelola portofolio gas berbasis pipa dan LNG secara adaptif. Pengelolaan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan tetap andal dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Perseroan juga mengoptimalkan infrastruktur dan menekan biaya secara efisien. Upaya itu ditujukan untuk memperkuat daya saing sekaligus mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Fleksibilitas Keuangan Dijaga

PGN menyatakan tetap menjaga fleksibilitas keuangan agar agenda pengembangan infrastruktur dapat berjalan. Kebijakan dividen yang konsisten diposisikan selaras dengan kebutuhan investasi bisnis gas bumi nasional.

Disiplin keuangan menjadi salah satu fokus utama dalam strategi perseroan. Dengan pendekatan tersebut, PGN berharap dapat menjaga ruang gerak untuk mendukung ekspansi yang terukur.

Fajriyah menegaskan bahwa perusahaan akan terus menjalankan kebijakan yang prudent. Pendekatan itu diarahkan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Agenda Strategis Perseroan

Dalam RUPST tahun ini, pemegang saham juga menyetujui sejumlah agenda strategis lainnya. Agenda tersebut mencakup penggunaan laba bersih, perubahan anggaran dasar, dan penetapan auditor.

Selain itu, perseroan memperoleh persetujuan atas agenda pengembangan bisnis dan tata kelola perusahaan. Keputusan ini diharapkan memperkuat fondasi operasional PGN ke depan.

Dengan dukungan pemegang saham, PGN menargetkan pertumbuhan yang tetap terjaga di tengah tantangan industri energi. Perseroan menempatkan penciptaan nilai jangka panjang sebagai prioritas utama dalam setiap langkah bisnisnya.

Tag Terkait
#PGN#dividen#gas bumi

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!