PFpreneur 2026 Dukung Naik Kelas Wirausaha Perempuan

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 01:09 WIB 4
PFpreneur 2026 Dukung Naik Kelas Wirausaha Perempuan

Pertamina Foundation memulai kurasi Program PFpreneur 2026 secara daring pada Selasa, 21 April, dengan peserta yang lolos seleksi administrasi dari total 8.196 pendaftar. Program ini menargetkan penguatan fondasi usaha perempuan sebelum mereka melangkah ke pembinaan lanjutan.

Peserta pada tahap pra-kurasi akan menerima pembekalan dasar usaha yang mencakup peran founder, pemahaman karakteristik pelanggan, hingga penentuan nilai produk atau usaha. Seluruh proses pembelajaran dilakukan secara asinkron melalui platform e-learning PFseries, sehingga peserta dapat belajar fleksibel sambil menjalankan usaha.

PFpreneur Perkuat Fondasi Usaha

Pra-kurasi menjadi tahap awal dari empat tahapan dalam program PFpreneur, yakni pra-kurasi, kurasi satu, kurasi dua, dan kurasi final. Pada tahap ini, peserta mulai diperkenalkan pada kerangka berpikir wirausaha yang lebih terstruktur.

Materi yang diberikan dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami dasar pengelolaan bisnis. Kurikulumnya meliputi penguatan mindset wirausaha, analisis pasar dan konsumen, serta pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan.

Selain itu, peserta juga mendapat materi strategi pemasaran, peningkatan kapasitas digital, dan penguatan penjualan. Setiap pembelajaran dilengkapi video, pre-test, dan post-test agar pemahaman peserta dapat diukur secara bertahap.

Pelatihan Daring dan Kurikulum

Manager SMEPP PT Pertamina, Fety, menyampaikan bahwa program ini dibuat untuk memperkuat fondasi pelaku usaha perempuan sebelum masuk ke pembinaan lanjutan. Ia menegaskan bahwa perempuan pelaku usaha memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

Menurut Fety, PFpreneur dirancang sebagai program pembinaan dasar bagi womenpreneur agar lebih siap berkembang. Setelah melalui tahap awal ini, peserta akan diarahkan ke program yang lebih luas di lingkungan Pertamina Grup.

Program lanjutan tersebut mencakup Pertamina UMK Academy, Pertamina SMEXPO, hingga UMK Go Global. Dengan alur pembinaan itu, peserta diharapkan memiliki bekal bisnis yang lebih kuat dan berdaya saing.

Jejak Sukses Peserta PFpreneur

Sejak dijalankan pada 2020, PFpreneur telah membina 6.325 UMKM perempuan dari berbagai sektor usaha. Bidang yang banyak digarap peserta meliputi kuliner, fesyen, kerajinan, hingga agribisnis.

Salah satu peserta, Rifera dari Sumatera Selatan, mengembangkan produk eco-fashion berbahan kulit kayu dan serat alami. Usahanya yang semula rumahan kini menjadi binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan.

Rifera juga ikut tampil dalam Pameran Produk Unggulan Sumatera Selatan 2026. Kehadirannya menunjukkan bahwa pembinaan yang tepat dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha perempuan.

Ekosistem Wirausaha Perempuan

Peserta lain, Sofyani Mirah dari Yogyakarta, memulai usaha olahan pisang tanpa pewarna dan pengawet. Setelah mengikuti program, ia melanjutkan ke UMK Academy dan aktif dalam Trade Expo Indonesia.

Perkembangan usahanya kemudian membuka kerja sama dengan pembeli dari China dan Kanada. Ia juga meraih Platinum Award Bina Mitra UMKM 2025 sebagai pengakuan atas kemajuan bisnisnya.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, mengatakan PFpreneur ditujukan untuk mendorong kemandirian pelaku usaha perempuan. Menurut dia, program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan ekosistem yang membantu perempuan menjadi mandiri dan menginspirasi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!