Pesulap Merah Jelaskan Konten Gunung Kawi yang Viral

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 09:25 WIB 6
Pesulap Merah Jelaskan Konten Gunung Kawi yang Viral

Nama Marcel Radhival, yang dikenal sebagai Pesulap Merah, menjadi sorotan setelah videonya tentang Gunung Kawi viral di media sosial. Dalam rekaman itu, muncul sejumlah nama selebriti yang disebut pernah datang ke lokasi yang kerap dikaitkan dengan ritual pesugihan, termasuk Sarwendah.

Marcel menjelaskan, konten tersebut dibuat karena banyak permintaan dari warganet yang ingin mengetahui praktik yang dipercaya sebagian orang terjadi di Gunung Kawi. Ia juga mengaku sempat berbincang langsung dengan seorang kuncen yang disebut menyebut nama-nama tokoh publik secara terbuka.

Gunung Kawi dan rasa penasaran

Marcel mengatakan, kunjungannya ke Gunung Kawi berawal dari rasa penasaran dan dorongan pertanyaan dari netizen. Menurut dia, banyak orang ingin tahu siapa saja tokoh publik yang pernah datang ke lokasi itu.

Ia menuturkan, pertanyaan tersebut mendorongnya membuat konten yang kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Bagi Marcel, informasi dari lapangan lebih penting agar publik tidak hanya menerima kabar dari potongan video.

Dalam perjalanannya, ia mengaku berinteraksi langsung dengan kuncen setempat. Dari percakapan itu, Marcel menilai sang kuncen berbicara tanpa inisial dan cukup terbuka.

Percakapan dengan kuncen

Marcel menyebut, kuncen Gunung Kawi menyampaikan sejumlah nama selebriti dengan jelas saat ditanya. Ia menegaskan, jawaban yang diterima bukan berasal dari dugaan pribadi, melainkan dari obrolan langsung.

Setelah video diunggah, Marcel kembali menelusuri informasi tersebut. Dari penelusuran itu, ia menemukan bahwa kuncen yang sama juga telah menyebut nama-nama serupa dalam wawancara lain.

Ia mengatakan, nama yang muncul dalam videonya ternyata konsisten dengan pernyataan yang pernah disampaikan sebelumnya. Karena itu, Marcel menilai informasi tersebut bukan hal baru bagi mereka yang mengikuti percakapan tentang Gunung Kawi.

Soal ritual kejawen

Marcel menilai praktik yang ada di Gunung Kawi lebih dekat dengan tradisi kepercayaan Kejawen. Ia menegaskan, ritual itu menurut pemahamannya bukan ritual pemanggilan makhluk gaib seperti yang sering diasosiasikan publik.

Ia menjelaskan, persepsi masyarakat kerap berbeda ketika mendengar istilah pesugihan. Namun, bagi Marcel, konteks yang ditemuinya di lapangan lebih banyak berkaitan dengan kepercayaan lokal.

Meski demikian, ia tetap menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menilai sebuah tradisi. Menurut dia, publik perlu membedakan antara kepercayaan budaya dan praktik yang bertentangan dengan keyakinan masing-masing.

Pandangan Marcel sebagai muslim

Sebagai seorang muslim, Marcel mengaku tidak membenarkan praktik yang dinilai tidak sejalan dengan ajaran Islam. Ia menyebut ada cara yang lebih sesuai untuk memohon kelancaran rezeki.

Ia mencontohkan sedekah, kurban, umrah, dan haji sebagai amalan yang dianjurkan dalam Islam. Bagi Marcel, upaya mencari rezeki seharusnya tetap berada dalam koridor ibadah yang benar.

Marcel menambahkan, pertanyaannya soal Gunung Kawi murni berangkat dari rasa ingin tahu. Ia juga ingin mengetahui lebih jauh siapa saja tokoh publik yang pernah datang ke tempat tersebut, termasuk dari kalangan artis dan politikus.

Ketika ditanya soal munculnya nama-nama figur publik, Marcel mengatakan semuanya berasal dari jawaban kuncen saat ditanya langsung. Ia bahkan menyebut ada pula nama politikus yang ikut diungkap dalam obrolan itu.

Menurut Marcel, nama-nama tersebut kerap muncul ketika mendekati momen pemilihan. Ia menyebut, hal itu menunjukkan bahwa Gunung Kawi terus menjadi ruang yang menarik perhatian publik, baik dari sisi budaya maupun kontroversi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!