Industri laundry di Indonesia sedang menapak momentum pertumbuhan yang strategis, didorong permintaan layanan penatu yang praktis dan efisien.
CEO Apique Group, Apik Primadya, menjadi narasumber dalam Laundry Innovation Day 2025 untuk membahas tren serta peluang pasar.
Acara ini mengangkat tema 'Laundry Business Outlook 2026' dan menyoroti prospek sektor laundry di Asia Tenggara.
Pertumbuhan pasar laundry
Apik menjelaskan bahwa fokus bisnisnya mengusung pendekatan green ocean strategy sebagai perpaduan antara inovasi dan tanggung jawab lingkungan.
Strategi ini menekankan kolaborasi antara pelaku industri, pemangku kepentingan teknologi, dan konsumen untuk mempercepat adopsi solusi laundry.
Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang tidak hanya kompetitif secara biaya, tetapi juga berkelanjutan dari segi lingkungan.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| CAGR 2025-2030 | 9,1% |
| Outlet laundromat Asia Pasifik (2024) | 18.000 |
| Kenaikan empat tahun | +60% |
Strategi hijau
Konsep green ocean strategy menekankan perpaduan inovasi bisnis dengan tanggung jawab lingkungan.
Apik meyakini kolaborasi, digitalisasi, dan efisiensi energi adalah pilar utama implementasinya.
Pendekatan ini dirancang untuk menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan sambil mengurangi dampak lingkungan.
| Pilar | Deskripsi singkat |
|---|---|
| Kolaborasi | Kemitraan lintas sektor |
| Digitalisasi | Pelacakan, layanan, operasional |
| Efisiensi Energi | Pengurangan jejak karbon |
Kegiatan acara
Acara Laundry Innovation Day with Expo Laundry 2025 diselenggarakan pada 31 Oktober hingga 1 November 2025.
Kali ini konsepnya dibuat lebih interaktif dibandingkan edisi sebelumnya, dengan sesi langsung dan demonstrasi solusi.
Apik Primadya menjadi narasumber utama yang membahas potensi pasar serta strategi berkelanjutan.
Temanya adalah 'Laundry Business Outlook 2026', dengan fokus pada peluang dan tantangan industri.
Pemaparan menekankan pertumbuhan sektor laundry di kawasan Asia Tenggara serta peran Indonesia dalam peta regional.
Acara ini juga menampilkan dialog panel, pameran solusi, dan sesi tanya jawab untuk menambah literasi pasar.
Jumlah tiket dibatasi hingga 300 buah dan langsung ludes terjual dalam waktu satu bulan sebelum acara.
Pembatasan tiket mencerminkan tingginya minat peserta dan nilai konten yang ditawarkan.
Keberhasilan pendaftaran ini dipandang sebagai indikasi ekosistem industri yang sedang berkembang.
