Pertamina Perkuat UMKM Lewat Program Academy

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 31 Mei 2026 23:28 WIB 2
Pertamina Perkuat UMKM Lewat Program Academy

PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan dan kemandirian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Indonesia. Dukungan itu dijalankan melalui program UMKM Academy yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha dari berbagai daerah. Melalui program tersebut, Pertamina ingin membantu UMKM menjadi lebih profesional, meningkatkan mutu produk, dan memperluas akses pasar. Upaya ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyebut program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan omzet. Menurut dia, pembinaan yang tepat dapat mendorong UMKM naik kelas dan menciptakan efek berganda bagi lingkungan sekitarnya. Efek itu mencakup penyerapan tenaga kerja dan kenaikan pendapatan warga. Pertamina menilai pendampingan UMKM merupakan bagian penting dari kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional.

UMKM Pertamina

Program UMKM Academy menjadi salah satu instrumen Pertamina untuk menghadirkan pembinaan yang lebih terarah. Peserta mendapat pendampingan yang berkaitan dengan manajemen usaha, kualitas produk, hingga strategi pemasaran. Dengan pendekatan tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu mengelola bisnis secara lebih efisien. Pertamina juga ingin memastikan UMKM mitra binaan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Fadjar menjelaskan bahwa penguatan kapasitas usaha menjadi fokus utama dalam setiap tahapan pendampingan. Pelaku UMKM diajak memahami kebutuhan pasar dan menyesuaikan produk dengan permintaan konsumen. Pendekatan itu diharapkan membuat bisnis mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Dalam jangka panjang, Pertamina menargetkan terciptanya UMKM yang mandiri dan berkelanjutan.

Melalui berbagai program tersebut, Pertamina berharap dapat ikut memperluas manfaat ekonomi di tingkat lokal. Perusahaan menilai keberhasilan UMKM akan berdampak pada peningkatan aktivitas usaha di daerah. Jika usaha tumbuh, peluang kerja baru juga akan terbuka. Kondisi itu pada akhirnya dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Pendampingan dan Pemasaran

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan Pertamina adalah pelatihan untuk memperkuat pengelolaan usaha. Selain itu, perusahaan juga membantu pelaku UMKM dalam memahami cara memasarkan produk secara lebih efektif. Pendampingan ini penting agar produk binaan tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga dikenal lebih luas. Strategi pemasaran yang tepat dinilai menjadi kunci untuk memperbesar jangkauan pasar.

Fadjar menegaskan bahwa pendampingan pemasaran menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang sehat. Menurut dia, pelaku UMKM perlu memiliki kemampuan adaptasi agar mampu bersaing di tengah perubahan pasar. Pertamina mencoba hadir sebagai mitra yang tidak hanya memberi bantuan awal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan. Dengan demikian, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang.

Program ini juga dirancang untuk mendorong pelaku usaha mengelola bisnis dengan standar yang lebih profesional. Pembinaan yang berkesinambungan dinilai dapat membantu UMKM membangun identitas produk yang lebih kuat. Dalam prosesnya, kualitas, kemasan, dan distribusi menjadi perhatian penting. Seluruh aspek itu saling berkaitan untuk menciptakan usaha yang siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Dampak Bagi Mitra Binaan

Salah satu mitra binaan Pertamina, Inge Arina, pemilik Java Criollo, merasakan langsung manfaat program pendampingan tersebut. Usaha cokelat yang dijalankannya kini semakin dikenal luas berkat pelatihan dan arahan usaha dari Pertamina. Menurut Inge, dukungan itu membantu produk Java Criollo menjangkau konsumen yang lebih banyak. Perkembangan tersebut memberi dorongan baru bagi keberlanjutan usahanya.

Inge menilai manfaat program tidak berhenti pada pelaku usaha, tetapi juga menjalar ke rantai produksi yang lebih luas. Ia menyebut para petani yang terlibat ikut merasakan dampak positif dari pertumbuhan usaha. Kehadiran kelompok wanita tani juga membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi masyarakat desa. Dengan pola tersebut, manfaat ekonomi dapat tersebar lebih merata di lingkungan sekitar.

Hal serupa disampaikan Sri Wahyuni, pemilik usaha Sambal Ning Niniek, yang mengaku sangat terbantu sebagai UMKM mitra binaan Pertamina. Ia menilai dukungan perusahaan sangat berarti sejak usaha masih dirintis dari nol hingga dapat dipasarkan lebih luas. Bagi Sri, pembinaan itu memberi peluang bagi produknya untuk semakin dikenal di berbagai wilayah. Ia berharap kerja sama ini terus memberi ruang tumbuh bagi usaha yang dijalankannya.

Harapan Usaha Berkelanjutan

Para pelaku UMKM berharap dukungan Pertamina dapat terus berjalan secara konsisten. Keberlanjutan pembinaan dinilai penting agar pertumbuhan usaha tidak berhenti pada satu tahap saja. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, pelaku UMKM dapat memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas produksi. Kondisi tersebut juga membuka peluang bagi usaha untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Sri Wahyuni menyampaikan bahwa pemasaran yang lebih luas akan memberi manfaat langsung bagi warga sekitar. Jika usaha berkembang, kebutuhan operasional pun ikut meningkat dan menciptakan aktivitas ekonomi baru. Dampak itu dapat dirasakan oleh pekerja, pemasok, hingga masyarakat yang terlibat dalam ekosistem usaha. Karena itu, dukungan yang stabil dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan UMKM.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. Perusahaan berharap para mitra binaan mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh dan berdaya saing. Jika hal itu tercapai, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga masyarakat luas. Program pembinaan UMKM pun menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!