Pertamina Dukung UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 27 Mei 2026 07:02 WIB 3
Pertamina Dukung UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM agar naik kelas. Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Nasional, saat perusahaan menyoroti peran sektor ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dukungan tersebut dijalankan melalui pembiayaan, pelatihan, hingga akses pasar yang lebih luas.

Saat ini, lebih dari 30.000 UMKM telah menjadi Mitra Binaan Pertamina dan tersebar di berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, fashion, pertanian, hingga industri kreatif. Sejak awal 2025, sebanyak 2.500 UMKM binaan tercatat mengalami kenaikan omzet rata-rata 35 persen per tahun. Mereka juga telah menciptakan lebih dari 5.200 lapangan kerja baru dan menembus pasar ekspor ke tujuh negara.

Penguatan UMKM binaan Pertamina

Pertamina Patra Niaga memberikan pendampingan yang mencakup akses permodalan, pelatihan digital marketing, dan pengembangan produk. Perusahaan juga membantu proses sertifikasi agar produk binaan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar domestik maupun luar negeri. Fasilitasi pameran berskala nasional dan internasional turut diberikan untuk memperluas jangkauan penjualan.

Langkah tersebut dirancang agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh secara berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan penguatan kapasitas usaha sebagai bagian penting dari ekosistem bisnis yang sehat. Dengan dukungan yang terukur, UMKM diharapkan lebih siap menghadapi perubahan pasar yang semakin cepat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marchelino Verieza, menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi penting dalam perekonomian nasional. Menurut dia, UMKM bukan hanya tulang punggung ekonomi, tetapi juga wujud nyata kemandirian masyarakat. Ia menambahkan, perusahaan ingin hadir tidak sebatas memberi modal, melainkan membangun ekosistem yang tangguh dan berdaya saing di era digital.

Dukungan terhadap UMKM juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga memperkuat kontribusi ekonomi daerah. Perusahaan menilai pelaku usaha kecil memiliki potensi besar untuk menciptakan nilai tambah di berbagai wilayah. Karena itu, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya terasa lebih luas bagi masyarakat.

Kisah sukses produk Sasagu

Salah satu contoh keberhasilan datang dari Papua melalui produk pangan lokal berbasis sagu bernama Sasagu. Produk ini menawarkan pangan yang sehat, praktis, dan tetap mengangkat kekuatan bahan baku lokal. Di sisi lain, kehadirannya ikut memberdayakan petani serta membuka lapangan kerja di daerah.

Sasagu juga menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang besar untuk menembus pasar yang lebih luas. Produk tersebut telah diekspor ke Papua Nugini, Jerman, dan Jepang. Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi berbasis kearifan lokal dapat diterima di pasar internasional.

Herlinda, Founder dan Owner Sasagu, menyebut produknya bukan sekadar usaha, melainkan sebuah gerakan. Ia mengatakan Sasagu dikembangkan untuk menghadirkan pangan lokal berbasis sagu Papua yang sehat, praktis, dan nikmat. Melalui UMK Akademi Pertamina, pihaknya ingin memperkuat kapasitas bisnis dan memperluas jaringan.

Herlinda menambahkan, ambisi mereka adalah membawa sagu Papua mendunia melalui produk yang konsisten dan berdaya saing. Pesan itu sekaligus memperlihatkan bagaimana pendampingan yang tepat dapat mengubah usaha kecil menjadi merek yang berpotensi global. Dukungan ekosistem menjadi kunci agar pelaku usaha mampu menjaga kualitas dan memperluas pasar.

Festival UMKM di lima kota

Dalam rangka Hari UMKM Nasional, Pertamina Patra Niaga juga menggelar Festival UMKM Binaan di lima kota besar. Kota yang menjadi lokasi kegiatan tersebut adalah Jakarta, Surabaya, Medan, Balikpapan, dan Makassar. Ajang ini dirancang sebagai ruang promosi sekaligus sarana mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra.

Melalui festival itu, UMKM mendapat kesempatan untuk memasarkan produk secara lebih luas. Mereka juga dapat memperkuat jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama lintas sektor. Kehadiran festival ini diharapkan memberi dorongan nyata terhadap peningkatan penjualan dan eksposur merek.

Pertamina Patra Niaga menilai perlu ada lebih banyak ruang yang mempertemukan UMKM dengan pasar yang lebih besar. Kegiatan seperti festival dinilai efektif karena menghadirkan interaksi langsung antara produsen, konsumen, dan pelaku usaha lainnya. Dengan begitu, UMKM tidak hanya mendapatkan panggung promosi, tetapi juga peluang pembelajaran pasar.

Perusahaan berharap rangkaian inisiatif tersebut mampu memperkuat kapasitas UMKM secara menyeluruh. Dampak yang diharapkan tidak hanya berupa peningkatan omzet, tetapi juga kontribusi ekonomi daerah yang lebih kuat. Pada akhirnya, produk lokal diharapkan mampu bersaing lebih percaya diri di pasar internasional.

Target daya saing global

Perkembangan UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa pendampingan yang konsisten dapat menghasilkan pertumbuhan yang nyata. Data kenaikan omzet, penciptaan lapangan kerja, dan ekspor ke sejumlah negara menjadi indikator bahwa strategi penguatan usaha berjalan di jalur yang tepat. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam struktur ekonomi nasional.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, akses terhadap pembiayaan dan pasar menjadi kebutuhan utama pelaku UMKM. Pertamina Patra Niaga berupaya menjawab kebutuhan itu melalui program pendampingan yang berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan membuat lebih banyak pelaku usaha siap naik kelas dan beradaptasi dengan ekonomi digital.

Dengan dukungan yang lebih terarah, UMKM berpeluang menjadi motor pertumbuhan di tingkat lokal maupun nasional. Keberhasilan produk seperti Sasagu menunjukkan bahwa inovasi, pendampingan, dan keberpihakan pada produk lokal dapat menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan. Model penguatan ini menjadi contoh bahwa usaha kecil dapat tumbuh menjadi pemain yang diperhitungkan di pasar global.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan ekosistem UMKM di Indonesia. Fokusnya tidak hanya pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga pada penciptaan nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. Dengan langkah tersebut, produk lokal diharapkan semakin kuat bersaing di dalam negeri dan di pasar internasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!