Pertamina Dorong Sertifikasi UMKM untuk Perluas Pasar

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 30 Mei 2026 07:46 WIB 2
Pertamina Dorong Sertifikasi UMKM untuk Perluas Pasar

Pertamina memperkuat langkah pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM melalui fasilitasi sertifikasi usaha pada Maret 2026. Program ini mencakup Nomor Induk Berusaha, sertifikat halal, hak kekayaan intelektual, hingga dokumen lingkungan SPPL, sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas.

Inisiatif tersebut diarahkan untuk membantu UMKM naik kelas dan memenuhi standar yang dibutuhkan pasar modern. Pertamina menilai sertifikasi bukan sekadar administrasi, melainkan fondasi penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing usaha.

Sertifikasi UMKM dan Pasar

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa sertifikasi menjadi salah satu syarat penting bagi UMKM untuk menembus pasar yang lebih kompetitif. Menurut dia, konsumen saat ini semakin selektif dalam memilih produk, sehingga legalitas dan kualitas dokumen usaha menjadi penentu.

Pertamina memandang fasilitasi sertifikasi sebagai bagian dari pendampingan yang komprehensif. Langkah ini diharapkan membuat UMKM memiliki pijakan yang lebih kuat saat masuk ke ritel modern maupun kanal distribusi lain.

Baron menyebut sertifikasi bukan hanya formalitas, tetapi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan penjualan. Dengan begitu, UMKM dapat memperkuat posisi di tengah persaingan pasar yang makin ketat.

Dukungan Pertamina untuk UMKM

Pertamina berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui pendampingan yang berkelanjutan. Fasilitasi sertifikasi menjadi salah satu bentuk dukungan konkret yang diberikan perusahaan kepada pelaku usaha binaan.

Program tersebut dirancang agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara lebih terstruktur. Melalui sertifikasi, pelaku usaha diharapkan lebih siap memenuhi standar pasar dan kebutuhan konsumen.

Baron menambahkan, pendampingan yang komprehensif diperlukan agar UMKM mampu bersaing dalam jangka panjang. Ia menilai akses terhadap sertifikasi dapat mempercepat transformasi usaha kecil menjadi lebih profesional.

MiniesQ Raih Sertifikat Halal

Salah satu UMKM yang memperoleh manfaat dari program ini adalah Inovasi Mitra Sudjarwo atau MiniesQ dari Pondok Aren, Tangerang Selatan. Usaha ini bergerak di bidang makanan sehat dan telah mengantongi sertifikat halal untuk sejumlah produknya.

Produk yang disertifikasi antara lain healthy cookies, brownies, dan camilan berbasis oat. Sertifikasi tersebut menjadi modal penting bagi MiniesQ untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pemilik usaha menilai pengakuan halal membantu produknya lebih mudah diterima pasar. Dalam industri pangan, kejelasan status produk menjadi faktor yang semakin diperhatikan konsumen.

Peluang Usaha Makanan Sehat

Pendiri MiniesQ, Minie Sudjarwo, mengatakan tren gaya hidup sehat menjadi peluang besar bagi pengembangan usahanya. Namun, peluang itu juga dibarengi tantangan karena konsumen kini menuntut produk yang sehat sekaligus enak.

Ia menilai masyarakat semakin sadar terhadap pola hidup sehat dan mulai mencari alternatif camilan yang lebih baik. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam rasa, kemasan, dan kualitas produk.

Minie berharap produknya dapat menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan makanan praktis tanpa mengorbankan kualitas. Menurut dia, kombinasi sehat dan nikmat menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan bisnis di pasar yang kompetitif.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!